
"Mia, Yuyu Ujian Murid dalam Dimulai Hari ini Jadi waktu Bermain selesai" Ucap Yota
"eh Sudah 1 Hari, Aku Sama sekali tidak sadar" Ucap Mia
"Sepertinya kita terlalu asik bermain hingga Lupa waktu" Ucap Yuyu
"Terlalu asik bermain, Yang kulihat hanya kalian bertiga duduk berbicara Itu kalian bilang Bermain" Pikir yota
"Ya Kalian terlalu Asik Bermain Hingga Lupa waktu" Ucap Yota
"Vin Buka Pintu Menuju dunia nya" Telepati Yota
"baik"Ucap Vin di dalam pikiran Yota
Syuuuu......muncul sebuah portal didepan Yota, Mereka bertiga Pun keluar dari Ruang pribadi Yota untuk menjalankan Ujian Murid dalam yang tak diperlukan oleh Mia, Yuyu, Bahkan Yota tetapi mereka tetap Mengikutinya karena beberapa alasan
"Hey Mia Kau Tau dimana Lokasi Ujian Murid dalam Aku Lupa" Ucap Yota
"Lain Kali Kau Harus melatih ingatanmu supaya bisa mengingat Sesuatu yang penting" Ucap Mia
"Lokasinya Di Aula Pertempuran, Tingkat 2 Ujian Kita pasti bertarung satu sama lain Untuk menentukan Yang terkuat" Ucap Mia
"Dari Dulu Dunia Ini Begitu, Yang lemah Menjadi budak yang kuat, Yang kuat menjadi tuan dari budak yang lemah, Sungguh konyol Kuharap aku tak perlu melakukan hal itu" Ucap Yuyu
Ryota menjawab Perkataan Yuyu, Dengan kepala menghadap Ke langit dia berkata
"Kita bertiga Tidak Jahat, Tidak Baik, Kita memperlakukan Orang sesuai Perlakuaan Asli mereka kepada kita, Jika mereka Baik Kita membalas Baik, Jika Buruk Membalas Buruk, Tapi Jika Kita memberi mereka 1 kesempatan kita beri, Jika Tak layak Langsung Hilangkan saja"
Mia Yang mendengar Perkataan Yota Tersadar, Dia Menghadapkan Kepalanya ke langit dan berkata dengan penuh Kehangatan Yang bahkan bisa membuat orang Sakit menjadi Sehat
"Benar Kita Tidak seperti Orang Orang Itu, Kita.....Memperlakukan Mereka seperti mereka memperlakukan Kita, Kuharap ini benar"
Yuyu Yang mendengar perkataan Yota dan Mia Terharu dan Memeluk Dua orang tersebut Berkata dengan Tenang
"Apa yang menurut kita benar Maka Kita lakukan Tidak perlu ragu sedikitpun, Karena Jika Ragu Kita Bisa membuat Kesalahan Yang Fatal, Kita bertiga Akan selalu bersama, Apapun yang terjadi, Bahkan Jika Surga menentang, Akan kita hancurkan"
Yota Membenarkan Perkataan Yuyu
"benar Jika Surga menentang kita bersama, Akan kita hancurkan, Apapun Yang menghalang kebersamaan kita akan Kita Hancurkan"
"Itu Baru Sahabat, Ayo Menuju Ruang pertempuran Aku merasakan Akan Ada Hal yang menarik terjadi ketika Final nanti" Ucap Mia
"Yah Aku juga mempunyai Firasat seperti itu aku penasaran apakah ini baik atau buruk" Ucap Yuyu
"Jika Terjadi sesuatu, Kita hanya akan melihat Hingga mereka Tersudut kita akan menolong mereka, Karena Pasti Ada para penghianat Di antara Para Peserta, Tetua, Murid dalam Luar inti, Mereka akan menghianati sekte Demi Keselamatan mereka" ucap Yota
"dan aku paling membenci penghianat" ucap yota
"Bersikap Keren Seperti pahlawan tidak buruk juga seleramu Yota" Ucap Yuyu
"Kita akan ketahuan Tanpa penyamaran ketika membantu mereka" Ucap Mia
"Yah kau tau, Aku Suka Sikap Para pahlawan yang suka menyembunyikan kekuatan, Dan Untuk penyamaran Aku sudah mempunyainya Penyamaran Jadi tenang saja" Ucap Yota
"Tunggu apa lagi, Ayo Berangkat" Ucap Mia
"Ya, Kita berangkat" Ucap Yota
Mereka Bertiga Pun Bergerak menuju Lokasi Ujian murid dalam, Mereka menyembunyikan Kultivasi hingga Qi Gathering 3 ketika sampai di Lokasi ujian Agar tak membuat kehebohan
"Kita Menuju Kursi Peserta, Disana tempat duduk khusus peserta, Ketika bertanding Nama Akan dipanggil, Dan yang dipanggil Haris maju ke arena karena jika telat akan di diskualifikasi" Ucap Yota
Mereka berdua membalas Anggukan
"Hmm, Benar benar khusus peserta yah Bahkan Pemandangan Pertarungan Terlihat jelas Dari sini" ucap Mia
"Ya dan Disini menyediakan Makanan, Minuman Ringan secara gratis" Ucap Yuyu
"Dia Ini" Pikir Mia, Karena kesal Mia memukul Kepala Yuyu dan berkata
"Otakmu terbuat dari makanan dan minuman Ringankah Hingga Begitu sukanya terhadap ini" Ucap Mia
"Aduduh, Itu terserah ku lah Lagi pula Tidak Apa apa juga memakannya" Ucap Yuyu
"Hah, Terserah Mu lah Yu" Mia
"Dari awal memang Serah serahku" Ucap Yuyu
"Diam, Bisa" Ucap Yota
Mereka berdua pun diam ketika Ryota Menyuruh mereka Diam, Mereka berdua diam bagai patung, Karena merasa Salah pengertian Ryota berkata
"Kalau ingin berbicara boleh tapi jangan berisik Bukan Berarti harus diam seperti patung"
Mereka Berdua Pun mengangguk Dan nerkata
"Baik, Kami tak akan berisik" Ucap Mia
"Tentu, Kami berdua tak akan terlalu berisik" Ucap Yuyu
Wasit pun Masuk Ke dalam Arena melihat Tempat duduk Khusus peserta Dan peserta disana lengkap
"Baiklah Karena Para peserta sudah lengkap Kita akan mulai, biar kujelaskan Ada 500 peserta, Di babak pertama Akan di Keluarkan sebanyak 250, babak kedua elminasi 50, Babak ke tiga eliminasi, 10, babak ke empat, eliminasi 9, Dan juara 1,2,3 Akan menjadi murid dalam"
"Aku Wasit di Pertarungan kali ini menyatakan, Ujian murid dalam Dimulai" ucap wasit
Seluruh orang Di Arena Baik penonton maupun peserta berteriak semangat
Beraambung
Like
koment
vote
Rate