
Jangan Lupa Like serta memberi Rate 5 bintang
Bagi Kalian Mau Vote silahkan tak memaksa
Ada 2 Orang terdampar di Pedalaman Hutan 1 wanita dan 1 pria
"Uhh Kepala Ku Pusing" Ucap astra
"Ini Dimana, Terakhir yang kuingat diatas langit muncul Lubang Raksasa dan menyedot para Player dan sepertinya Aku Juga terhisap kedalam" ucap astra
Sakura Pun Bangun Dari Tidurnya
"Astra, Kita Ada dimana" ucap sakura
"Sakura, Kau Baik Baik saja" ucap astra
"Ya, aku Baik Baik saja Hanya saja kepalaku pusing, aku akan Log Out dulu, kau berburu saja duluan" Ucap Sakura
Ketika Ingin Melakukan Log Out Sakura Sadar Tombol Log Out tidak ada, Mukanya pun menjadi Pucat
"A-Astra Apa ini, Kenapa bisa Hilang" ucap sakura
"Tombol Log Out? kah" Tanya Astra
"Benar bagaimana Kau Tau" Ucap Sakura
"karena Mukamu menjadi pucat, Kau tak jadi Log Out, Dan Kita pindah Kedunia lain" ucap astra
"Terus, Apakah Ada cara untuk Pulang Aku, Aku mengkhawatirkan Ayah Disana, Dia sendirian" ucap sakura
"Hah, Inilah Alasan Ku Terus ingin Menjadi Kuat, Beberapa waktu Aku terkadang Merasakan Perpindahan Ruang" ucap astra
"Kenapa kau tak memberi tau ku" ucap sakura dengan sedih
"Bodoh, kalau aku memberi taumu maka kau akan kehilangan nyawamu, ketika terjadi
perpindahan ruang Sama Seperti Berpindah
Dunia dan artinya Jiwamu Bisa tersesat dan tak bisa kembali, Sebenarnya Ketika Terjadi Perpindahan Ruang, Aku juga Merasakan Retakan Ruang Di Langit, Aku mempunyai kabar buruk dan baik yang mana kau mau tau" ucap astra
"Kabar Buruk saja" ucap sakura
"Kabar Buruknya Kita saat ini Didunia lain tanpa tau apapun, Kabar Baiknya Aku merasa Bahwa Kita Bisa Kembali Ke Bumi, Dengan Banyak Usaha, Pertama Menjadi Kuat, kedua Mencari Para dewa, ketiga Menjadi yang terkuat Hingga Bisa Pulang" ucap astra
"Hah, Menjadi Kuat Kira Kira level berapa itu?, Apakah Dewa itu ada?, Kalau menjadi yang terkuat Akan Lama tidak?"
"Level sekitar 1.892.157.292.282.292 Saja, Dewa Itu sepertinya ada kemungkinan karena ini dunia lain, Menjadinyang terkuat membutuhkan Jutaan Tahun" Ucap astra
"Hhahhahaaa, Sungguh Semuanya tidak ada yang mudah, Mungkin Ayahku Sudah Tidak ada ketika aku kembali" ucap sakura dengan sedih
"Bodoh, Jangan sedih Aku merasakan Waktu disini 1000 kali lebih lambat dari pada dibumi" ucap Astra
"Artinya Apa" ucap sakura
Dengan Kesal astra berkata
"Haish kau Ini belajar lah Yang benar Kau disekolah kerjaan mu apa Tidur, main Game, Makan, 10000 kali lebih lambat artinya 5 tahun disini bagai 1 detik dibumi"
"Oh Artinya Walaupun Kita 500 Tahun disini disana baru 100 detik kan" ucap sakura
"Benar Yosh Yosh Anak Pintar" Ucap astra sambil mengusap kepala Sakura
"Hehehe, kalau dapat elusin begini mungkin aku akan berfikir ulang tentang menjadi orang pintar" ucap Sakura
"Tentu, Ayo Kita akan Berjalan Lurus kedepan siapa tau ada desa atau Kota atau kerajaan" Ucap Astra
"Tapi Kenapa Tak Terbang saja, Kan lebih cepat" ucap sakura tapi dia sebenarnya malas jalan kaki
"Kita belum Tau Kalau Manusia Bisa terbang Itu Biasa atau tidak" ucap astra
"Kau kan bisa merasakan hingga puluhan kilometer jadi ketika ada manusia, kita tinggal jalan saja" ucap sakura
"hmm Baiklah Kita akan terbang" ucap astra mengalah
"Oh Ya karena sekarang bukan Game Aku akan memanggil Mu Ryo/Ryota saja" ucap Sakura
"Kalau begitu aku juga Akan Memanggilmu Umia/Lumia" ucap Ryota
"Tentu Ryo" Ucap Lumia
Mereka pun Terbang Dengan Lancar tanpa bertemu Dengan Manusia dan hanya bertemu Monster Monster Lemah
"Lumia Kita turun, Didepan Ada Semacam Kota" ucap Ryota
"Baik Ryo"
"Kota yang aneh Seperti peradapan" ucap astra
"Udah Lah Ryo, Kita masuk saja aku melihat seseorang membeli baju, bajunya sangat bagus" ucap Lumia
"Uang Dalam Game belum tentu berguna Disini" ucap Ryota
ketika mereka ingin masuk mereka dihalangi oleh 2 orang
"Permisi Kartu Identitas Anda Kalau Boleh Biar Saya lihat" ucap penjaga 1
"Kartu iden - ucapan Lumia terhenti karena Ryota "Kartu Identitas kami hilang dikarena kan diserang monster yang kuat"
"Ikut kami" ucap penjaga 2
"taruh tangan kalian disini" ucap Penjaga 2
"Kau duluan Lumia" bisik Ryota
'Lumia pun menaruh tangannya diboleh tersebut dan Bola tersebut menjadi warna putih'
"Aman, Ini Kartu identitas sementara, kau bisa membuat lagi di guild Petualang, sekarang kau" ucap penjaga 2 ke Ryota
'Ryota pun menaruh tangannya diboleh tersebut dan Bola tersebut menjadi warna putih'
"baiklah kau boleh pergi" ucap penjaga 2
"Lumia Maaf menunggu, Sekarang ayo Kita makan, aku sudah lapar" ucap Ryota
"tapi kan Uangnya belum tentu bisa dipakai" ucap Lumia
"Disini sama saja seperti di Game, aku telah mendengar banyak informasi" ucap Ryota
"Sekarang kita ke Restoran mana" ucap Ryota
"Ah Yang Itu Saja" ucap lumia
'mereka pun masuk dan menemui ada banyak orang sedang makan maupun menunggu makan'
"Ayo duduk Di Dekat jendela disitu" ucap Ryota
"Hmm ok" sahut Lumia
Pelayan datang
"Permisi Tuan apa Yang Ingin Anda pesan" ucap pelayan
"Kalau Boleh saya ingin melihat daftar makananya dulu" ucap Ryota
"Ini, silakan Tuan" Ucap pelayan
setelah melihat daftar makanan dia bertanya pada lumia
"Umia Kau Makan Apa" ucap ryota
"Aku Ikut Ryo Aja" ucap sakura
"baiklah, Pelayan Aku pesan 2 Daging panggang serta 2 Jus Jeruk ini" ucap Ryota
"Apakah anda yakin ingin memesan ini" ucap pelayan
"ya aku yakin, ini bayaran nya 'memberi 1 god coin' jika kurang katakan yah" ucap Ryota
"Tentu tuan akan kami siapkan sekarang" ucap pelayan
dimeja sebelah
"Bos Ada Orang kayanih Bisa kita rampas uangnya dengan uang segitu selama 1 tahun makan minum bahkan Di rumah Bordir kita bisa bertahan 10 tahun bos" ucap bawahannya
"Heh Ayo kita datangi Dia" Ucap Bos
"Hei kawan, Kalo kau mau menyerahkan Uangmu dan wanita itu maka aku akan mempertimbangkan Untuk Tidak membunuhmu" ucapnya
Ryota Yang suasana Hatinya sedang Buruk karena berpindah dunia ditambah seseorang berani beebicara seperti itu membuat emosinya meledak
dan dalam sekejab Tangan, Kaki, Mata, Gigi, Dari Bos Tersebut Menghilang Dan Ryota menambah Kesakitan Pria tersebut dengan membuat sebagian tulangnya patah
"Eh ARGHHH SAKIT SIAPA SIAPA ITU ARGHTT AKU ADALAH ANAK DARI SEORANG DUKE SIAPA BERANI BERBUAT SEPERTI INI KATAKAN" ucap Pria tersebut
AKULAH YANG MEMBUAT MU BEGITU BAGAIMANA RASANYA SAKIT, ITU LAH AKIBAT MENGGANGU KU DAN UMIA KAU HARUS BERSYUKUR TAK MENDERITA KESAKITAN LUAR BIASA"
"kau akan kupastikan kau Menderita, Pengawal" ucapnya
"Siap Tuan, Tuan Apa yang terjadi tuan kenapa Tubuh anda" Ucap Pengawal
"cepat antar aku pulang, aku ingin melapor kepada ayah" ucapnya
"baik tuan" ucap pengawal
"RYo? bukan kah tadi sedikit berlebihan" ucap Lumia
"Oh jadi kalo bertemu Kejadian seperti ini aku akan menyerah kan dirimu ya?" Goda Ryota
"Bukan Begutu maksudku, Dasar Ryo Bodoh" ucap sakura
"Hahhaa wajahmu mirip kepiting rebut yang habis dimasak, Merah dan keluar asap" Goda Ryota
"Hmph, Sudahlah Ayo Kita Ke penginapan" ucap Lumia
"Baik Baik Nona" ucap Ryota
'mereka berjalan menuju penginapan melati'
"permisi aku memesan 2 kamar" ucap Ryota
"Maaf kamarnya hanya tersisa 1" ucapnya
"Hmm Kalau begitu aku per- ucapannya terhenti karena Lumia"
"Baik Ini kami pesan kamarnya" ucap lumia
"ini uangnya selama 1 tahun" ucap lumia
"baik ini kunci kamarnya" ucapnya
"Lumia Kau apa sudah Gila" ucap Ryota
"Hehehe, Kan kasurnya lebar kita bisa berbagi 2" ucap lumia
"Baiklah Kau menang" ucap Ryota
'karena banyak yang terjadi mereka pun tidur nyenyak'
Keesokan Harinya
Bersambung