Re Life In Arlogia

Re Life In Arlogia
Bab 8 : Latihan Infinity Magic



Kemudian, makan siangku yang sudah disiapkan Ernha dan Nerhy adalah daging penyet yang digoreng dengan minyak Reshi bawang dan sambal hijau yang pedas. Ini terlihat seperti dendeng di kehidupanku sebelumnya hanya saja ini sepertinya tidak menggunakan daging sapi yang sama, hewan ini mirip seperti sapi tapi dengan ukuran 1,5 lebih besar dari sapi biasa ia punya satu mata dan tanduk di bawah telinganya warna kulitnya beragam, begitulah kata Nerhy yang pergi membeli dagingnya ke kota.


Lalu sambal hijau itu, itu jelas adalah cabai hijau. Ternyata tanaman cabai yang sama juga tumbuh di dunia ini.


Setelah makan aku pamit pada Nerhy dan pergi ke hutan bersama dengan pedang yang biasa kugunakan saat latihan bersama Kadhan.


Hutan ini, sudah tidak lagi menjadi tempat yang menakutkan bagiku. Monster laba-laba yang menyerangku dulu sekarang hanyalah target latihanku untukku. Meskipun berbahaya tidak ada lagi yang menakutkan bagiku setelah menjalani latihan bersama Kadhan di hutan ini, hutan Feronian timur. Ada barisan gunung batu raksasa di dalam hutan Feronian yang membuat monster ganas dari hutan Feronian tidak dapat ke sisi ini. Monster-monster yang ada di hutan ini sekarang adalah sebagian kecil monster dari hutan Feronian utama yang berhasil melewati barisan batu dan mendiami tempat ini untuk waktu yang lama.


Barisan gunung batu itu juga memisahkan tanah Folance dengan tanah kerajaan Airylia yang lain. Barisan gunung batu itu sekarang adalah bukit hijau yang berdiri diluar tembok kota Folance, hanya ada jalan sempit diantara batu-batu itu untuk keluar dari tanah Folance. Tanah Folance adalah tempat yang terisolasi oleh barisan gunung batu dan hutan Fenorian timur.


Saat ini di dalam hutan, aku sedang menuju tempat latihan. Dari sungai kecil yang mengalir dari atas gunung batu itu, sebuah air mancur jatuh dengan derasnya ke telaga di bawah. Di samping air terjun itu ada gua yang tercipta dari aliran air selama ratusan tahun. Di dekat telaga air mancur inilah tempat istirahatku selama aku latihan pedang bersama Kadhan di hutan.


“Jadi disini tempatnya.”


“Ya.”


Menurut analisis Alpha dari penggunaan keterampilan Appraisalku gua disini memiliki kosentrasi magis yang kuat. Sepertinya bertahun-tahun yang lalu gua ini menjadi sarang binatang sihir berbahaya. Kata Alpha, saat aku sudah menguasai Infinity magic, aku dapat mengetahui ketebalan kosentrasi magis lebih cepat dari menggunakan keterampilan Apraisal.


“Kalau begitu, ayo mulai latihannya.”


“Baik master.”


Hal pertama yang ditunjukan Alpha pada layar semi-transparan itu adalah penjelasan panjang dengan beberapa paragraf dan ilustrasi gambar disampingnya. Ia melayang di udara mengeluarkan tongkat tranparan entah dari mana dan menunjuk-nunjuk pada layar seperti seorang guru yang sedang mengajarkan anak muridnya di kelas.


“.... Maka, untuk dapat merasakan aliran energi magis master harus melakukan ini.”


Berdasarkan penjelasannya, latihan dasar untuk menggunakan infinity magic ada beberpa tahap. Tahap pertama untuk belajar Infinity magic adalah dengan merasakan aliran energi magis di luar tubuh, baik itu di udara tanah atau bahkan dalam mahluk hidup, untuk yang paling sederhananya adalah dapat merasakannya di udara.


Dilayar itu Alpha menampilkan video ilustrasi gerakan.


“Menurut informasi dari buku sihir yang pernah master baca di perpustakan yang terpenting bagi seseorang agar dapat menggunakan sihir adalah bermeditasi mengendalikan aliran sihir di tubuh mereka. Itu yang biasanya dilakukan orang-orang, tapi master berbeda... master harus merasakan aliran sihir di lingkungan.”


Sekarang aku jadi bingung, siapa yang sebenarnya master hari ini. Dia benar-benar menjelaskan padaku seperti guru di sekolah.


“Master harus mengikuti gerakan ini sambil terus berkonsentrasi di telapak tangan master untuk merasakan keberadaan sihir.”


Gerakan yang ditampilkan itu mirip seperti tarian beladiri tertentu di duniaku dulu, mungkin... dengan telapak tangan yang terbuka dan semua anggota gerak tubuh menari. Serius, aku akan belajar sihir sambil belajar gerakan beladiri?


“Cara tebaik untuk mempercepat reaksi tubuh master dengan aliran magis adalah dengan lebih banyak menampilkan kulit master.”


“Berarti apa aku harus buka baju? Baiklah.”


“Uuwa...”


Melihat bagaimana aku menanggapi sarannya dengan membuka bajuku, wajah kecil Alpha langsung memerah. Ia menutup wajah dengan kedua tangannya dan mengintip dari balik jari-jari kecilnya.


Kenapa ia mengintip tubuhku begitu lama? Apa mungkin ia terpesona dengan otot perutku?


“Aku sudah melatih ototku selama setahun, meskipun aku kurus ini cukup padat dan keras kau tau... lihat! ini bagus bukan?” kataku sambil memamerkan otot lenganku juga.


“Master Adel, mesum.” Dengan wajah memerah seperti itu, Alpha hilang, kembali ke alam bawah sadarku.


Karena jiwaku terhubung langsung dengannya jadi mungkin disitulah ia tinggal, di kepalaku, di pikiranku, di jiwaku, yang jelas di dalam diriku, itu kata dia.


Akhirnya aku dapat menguasainya setelah latihan maksimum 3 hari. Aku terus melakukan gerakan itu perlahan dan dengan lembut sambil menutup mata memfokuskan indraku pada indra perasa.


Rasa dari aliran energi magis itu hangat. Mereka mengalir di udara melewati kulitku seperti air hangat yang mengalir. Aku dapat merasakannya saat aku perlahan menepisnya dan menahan alirannya dengan kedua tanganku. Semakin lama aku melakukannya aku merasakan semua energi magis itu berkumpul di seluruh tubuhku. Terkadang aku sampai telanjang bulat di tepi telaga itu untuk benar-benar merasakan perasaan hangat dan nyamannya itu dengan tubuhku.


Aku serasa berendam di pemandian air panas. Dan tanpa kusadari, gerakan itu kukuasai dengan sempurna dan menciptakan beberapa gerakan baru.


“Sekali dayung dua tiga gunung terlampaui.”


Bukan hanya dapat menggunakan sihir aku juga bisa menggunakan beladiri lebih baik dan lebih halus melampaui apa yang di ajarkan Kadhan.


Tahap kedua adalah mengendalikan aliran energi magis. Energi magis dapat di kumpulkan pada satu titik atau mengendalikan arah alirannya sesuai kehendak atau gerakan tubuh. Aliran magis diudara yang bergerak secara acak akan dapat diatur arahnya.


“Ini tidak begitu sulit.”


Karena aku sudah memahami pergerakan dan perasaan hangat dari energi magis itu. aku dapat mengendalikannya dengan baik.


Bayanganku tentang bagaimana energi magis itu mengalir di udara adalah sama seperti air.


Sadikit demi sedikit aku dapat merasakan energi magis yang jauh jaraknya dari tubuhku dan aku juga dapat mengendalikannya. Energi magis di dalam tanah di bawah kakiku atau di dalam air telaga, aku juga mulai dapat merasakannya.


“Ini luar biasa, mereka indah, energi magis ada dimana-mana jangkauannya sangat luas..”


Ini baru hasil latihan setelah dua minggu.


“Master menguasainya dengan sangat cepat.” Komentar Alpha.


“Itu bagus bukan?”


“Ya, aku akui master Adel jenius.”


“Hehe...”


Lihatlah mastermu yang jenius di usia yang sangat muda ini.


“Memang, itu wajar untuk master yang berumur 24 tahun.”


“Oi.”


Tahap ketiga adalah mewujudkan energi magis yang telah dikendalikan, berdasarkan konsep dan bayangan yang sempurna di kepala. Ini adalah tahap yang paling sulit untuk di kuasai, karena itu untuk melatihnya dapat dilakukan dengan bantuan kata untuk memperoleh gambaran yang tepat.


Ada dua jenis sihir yang dapat di hasilkan dari tahap ini, pertama sihir langsung, yang di gunakan langsung oleh pengguna pada saat itu juga yang kedua sihir tidak langsung, yang disalurkan ke benda area atau katalis terlebih dahulu, baru di aktifkan seperti lingkaran sihir dan rune.


Yang harus kukuasai sudah jelas, itu adalah sihir langsung.


Kemudian tentang konsep dan bayangan atau gambaran. Pada konsep itu aku harus menetapkan bagaimana energi sihir itu akan aku ubah. Untuk mendapatkan hasil sempurna ini akan berhubungan dengan kimia dan fisika yang sudah pasti akan berada di luar akal sehat.


Contohnya saat akan mengubahnya menjadi bola air maka, perlu konsep dari mana air itu berasal dan apa yang mengikat air itu untuk dapat mempertahankan wujudnya sebagai bola.


Aku yakin, jika itu aku yang dulu otakku akan langsung terbakar memperhitungkan itu semua.


Air adalah senyawa dan unsurnya terdiri dari Hidrogen2 dan oksigen dan bagaimana partikel air dapat menyatu dan mengikat satu sama lain? Itu karena adanya Kohesi yang mengikat satu sama lain antar partikel air akan tetapi Kohesi air tidak sekuat sama seperti benda padat. Lalu bola air itu akan melayang maka grvitasi juga akan berpengaruh.


Jadi konsep yang perlu di letakan adalah mengubah energi sihir manjadi miliaran partikel air sampai menjadi sebesar bola, lalu memperkuat hukum kohesinya agar dapat saling mengikat dan menetapkan bentuk lalu gravitasi akan dihilangkan untuk dapat melayang beberapa meter dari tanah.


Itu benar-benar konsep yang rumit hanya untuk sebuah bola air.


“Master tenang saja, saya akan mencatat segalanya dan membantu master dalam berpikir konsep dari hukum kimia fisika di kehidupan master dulu akan aku gali untuk mempermudah master menciptakan konsep yang lebih kuat dan panjang.”


Lalu gambaran, ini hanyalah proses bagaimana bentuk dari konsep tersebut. Bola air akan dibentuk sesuai ukuran dan bentuk yang dibayangkan setelah merumuskan konsep. Itu akan menjadi bola air yang berbeda dengan bola air yang dihasilkan oleh sihir biasa yang hanya membayangkan sebuah air berbentuk bola. Jika dilemparkan sebagai serangan, bola air ini akan lebih padat, berkekuatan dan lebih menyakitkan.


“Ini tidak seperti yang kupikirkan dimana sihir akan keluar hanya dengan aku membayangkannya saja, apa yang akan keluar.”


“Tidak ada jalan pintas untuk menjadi kuat master, tenang saja.. saya Alpha sebagai asisten pikiran master, akan membantu master untuk merumuskan konsep dan mencari tentang dasar-dasarnya.”


Sekalipun konsep yang di buat tidak masuk akal jjika dihubungkan dengan sains kimia fisika, dengan energi magis semua yang sebelumnya terlihat mustahil akan dapat diubah sesuai kehendak. Hukum yang mustahil terjadi yang mirip dengan ilmu sains fisika kimia akan dapat diatur ulang dengan hasil yang jauh diluar akal sehat.


Itulah yang akan kulakukan sebagai Adel pengguna infinity magic, mulai sekarang.


Begitulah sihir langsung bekerja, lalu bagaimana dengan sihir tidak langsung? Tidak ada perbedaan yang sangat jauh hampir sama seperti sihir langsung, hanya saja konsep itu di tuliskan dalam rumus pada lingkaran sihir atau pun rune. Rumus yang dibuat harus lebih rinci dari pada konsep biasa.


Sihir tidak langsung, dapat digunakan berulang dan lebih efisian dari pada sihir langsung jika itu untuk penggunaan rutin.


Setelah mengorbankan kelelahan pikiran dan fisikku dengan ekstrem setiap hari, aku pun berhasil menguasai sampai ke tiga tahap itu setelah 3 bulan pelatihan. Itu bukan hal yang mudah untuk di lalui, butuh kesungguhan, fokus dan kerja keras untuk menyelesaikannya.


“Infinity magic, master tidak perlu latihan khusus untuk meningkatkan level dalam penguasaannya, master dapat melakukan latihan dimana pun dan kapan pun asalkan ada energi magis di tempat master berada.”


Aku dapat melakukannya dimana saja, tanah, air atau di udara lepas, aku dapat membuat sihir luar biasa yang mustahil untuk dilakukan, hanya jika energi magis ada disekitarku.


Ini memang kekuatan yang menakutkan, tapi ini diperlukan khususnya untuk bertahan hidup dan melindungi orang-orang yang ingin kulindungi.


Waktuku masih ada 3 tahun 9 bulan lagi sebelum aku pergi meninggalkan rumah ini. Ini tidak lama lagi.


***