Perfect match

Perfect match
Kesepian..



Sean mulai terbiasa tinggal di kantornya.. semenjak sasa merenovasi lantai atas gedung perkantoran ini dan membuat seluruh isinya yg tadinya begitu bergaya classic modern, kini semua telah berubah, terasa seperti sebuah rumah..


semenjak kepergian sasa dan teman2 nya yg tiba2 saja menghilang tanpa kabar berita itu sean mulai sibuk dengan urusan perusahaan. Andre yg masih belum terjaga sejak kejadian boom 3 bulan yg lalu,, kini teman-temannya raib tak berbekas.. semua kejadian yg begitu tiba-tiba itu membuat nya sedikit di landa frustasi.. bahkan jenggot dan kumisnya kini telah panjang menutupi lesung pipinya yg tampak kelihatan jika ia tersenyum.


Waktu telah menunjukan pukul 10 malam.. namun sean masih sibuk di depan laptop nya mengutak ngatik berbagai kerjaan dan proyek yg sedang kejar target di karenakan pengerjaan nya yg sempat tertunda oleh kelicikan arland tempo hari.


Tak tak tak bunyi hentakan sepatu highill seseorang dari arah lift


“Siapa yang mengizinkan mu untuk menginjakkan kaki di lantai ini.!!!


Sean berbicara masih tetap menatap kearah laptopnya..


“Jangan terlalu galak sean..


Sean menghentikan aktifitas nya dari laptop itu dan memalingkan matanya ke arah suara seorang wanita yang berbicara padanya tadi.


“Maaf bibi..” ucapnya


Ya yg datang adalah mecca.. tentu saja kedatangannya tak akan ada yg berani menghalangi apalagi mengusirnya. Bisa dijahit nanti tu mulut yg berani membantah ucapannya.


“Sudah kah kau menemukan kabar sean?


“Tidak bibi.. aku benar-benar tidak bisa mememukan mereka.. maaf kan ketidak sanggupan ku bibi..


“Jangan terlalu bersedih.. pergilah bercukur.. kau sudah sperti orang tua saja..


“Kenapa bibi begitu santai?? Apa.. bibi sudah mendapatkan info mengenai keberadaan mereka?


Mecca pun menggangguk tanda meng iyakan ucapan sean.


Sean pun tanpa sadar langsung menyunggingkan senyumnya.. “baguslah.. baguslah.. katakan mereka dimana bibi?? Kemana mereka pergi?? Kapan mereka akan kembali??”


“Hmmm kenapa kau begitu antusias sean?? Kau benar-benar merindukan semua nya atau hanya salah 1 nya?? Tidak mungkin kan kau merindukan si beni?? Apa kau laki-laki yg seperti itu?? Ya ampuun... jika ia, pantas saja kau belum juga menikah hingga saat ini..”


“Tentu saja tidak bibi.. siapa yg merindukan si beni?? Aku tidak..— sean menggantung ucapannya karena tiba-tiba dipotong oleh mecca


“Oh iya.. gak mungkin kan kamu gay.. jelas2 beberapa bulan yg lalu aku melihatmu di bar Z memasuki ruangan VVIP bersama seorang VR. Aku kira kau mabuk dan di manfaat kan oleh gadis itu... jd aku mengikuti kalian.. namun ternyata.... kau.... cukup nakal sean.. hahahaha


Wajah sean memerah seketika. mecca semakin menguatkan gelak tawanya.. “kau... apa kau tersipu malu sean???” Wahahahaha


“Bibi... rasanya tidak pantas anda tertawa terlalu keras seperti itu dalam keadaan yg seperti ini bibi..”


“Ups.. aku tak tahan sean.. hahaha maaf kan bibi mu ini.. aku hanya menghilangkan ketegangan yg ada di kepalaku..


Oh iya, hampir saja aku melupakan tujuan ku kemari..


“Katakan dulu apa yg terjadi pada teman-teman ku bi? Apa mereka baik-baik saja? Kapan mereka pulang?


“Lagi-lagi kau menanyakan hal yg sama.. baru saja kau menanyakan pertanyaan itu tadi padaku..


“Aku bertanya lagi karena belum mendapat kan jawaban apapun dari mulut mu bi..


“Oh ya??


“Hahhaa kau semakin pintar memutar balikkan kata-kata.. menghinaku dengan begitu lembut... bagaimana aku bisa marah padamu... kau begitu sopan....” sambil menjewer telinga sean..


“Aouwww sean menggosok-gosok kupingnya yg merah


“baiklah.. aku rasa kita sudah impas.. mereka sengaja di arahkan untuk keluar dari kota ini demi keselamatan keluarga liu dan keluarga xin.


“Apa maksudmu bibi?


“Bukan kah kau sudah tau??? Apa yg terjadi antara aku dan bibi angkat mu??


Jd mereka sengaja di arahkan keluar kota oleh teman ku yg selalu menjaga ku dari jauh.. mereka baik-baik saja.. diperlakukan dengan baik pula.. soal kepulangan.. tentu saja mereka hanya bisa kembali jika para mavia itu telah kembali ke kota nya. Jd.. itulah tugasmu saat ini sean.. mengusir bibi tercinta mu itu dan sgerombolan mavia yg selalu melindungi nya.


“Jadi.. benar.. ternyata tujuan anda kemari bukan hanya untuk mengganggu ku.. aku sempat mengira anda begitu tak ada kerjaan bibi..


“Dasar anak durhaka.. berani menghina bibi mu ini. Plak!!!💥 lagi-lagi kepala sean menjadi sasaran murka mecca.


Baiklah hentikan omong kosong yg tak penting ini. Aku ada kabar baik.. dan kabar buruk.. katakan.. kau ingin mendengar kabar yang mana dulu..


huffff sean menghela nafasnya panjang..


“Baiklah.. aku rasa beban beberapa bulan ini sudah membuat ku sungguh merasa buruk.. aku rasa mendengar 1 kabar buruk lagi tak akan jadi masalah kan..


“Oke.. kalau begitu.. aku langsung saja.. mavia yg bersama bibi angkat mu itu sedang mencariku..


“Maksud bibi??


“Ada kebenaran yg tak bisa aku ungkapkan.. aku harap kau selalu brdiri di pihak ku sampai hari kejatuhan ku tiba.. suatu saat kau akan mengerti mengapa aku menjauhi lelaki itu, dan mengapa aku dan bibi mu bermusuhan..


Bibi angkat mu.. sedang ada disini bersama prianya.. aku rasa tak lama lagi ia akan menghubungi mu.. secara ia tau kau orang yg cukup berpengaruh dikota ini. Ingat sean.. jangan pernah memanggil ku dengan sebutan mecca di depan orang lain.. mulai hari ini, kita harus berhati-hati. Kota ini sudah tak seaman dulu.


aku harap kau bisa kembali fokus.. aku tau kami terlalu banyak menyusahkan mu.. tapi aku juga berharap kau tak akan semudah itu menghianati kami.


“Aku tau.. aku tak akan melakukan itu bi.. hanya anda lah satu-satunya bibi ku yg merawat ku penuh kasih sayang.. yg memberiku cinta dan saudara sebaik andre.


“Walau bibi angkat ku yg merawat dan membesar kan ku. Tapi aku tau kelicikan dan tujuan nya hanya untuk memanfaat kan aku karena masih terpaut darah dengan keluarga xin.


“Kau memang ponakan ku yg pintar.. memang tak salah aku menilai mu sejak melihatmu pertama kali..


“ini identitas ku yg baru.. mulai detik ini, biasakan dirimu memanggilku janita Song.” Berbicara sambil menunjukan identitas dan paspor baru nya.


“Song??? Jangan katakan..


“Ya.. firasat mu memang benar. song itu keluarga dari beni.. janita adalah bibi kecil beni yg telah meninggal.. karena kecelakaan saat mencari beni


“Jadi bibi.. apa kau sudah mengetahui asal usul beni??


“Hem..


“Kapan?? Baru saja.. “mecca mengingat kembali pertemuan nya dengan hadesh, mereka banyak menghabiskan waktu bersama dalam 3hari ini. salah satunya mencari keluarga kandung beni”