
Ring🎶🎵ring🎶🎵 panggilan tlp dari belinda
“Siapa? Tanya sasa
“Ini dari belinda.. jawab andre
“Kenapa kamu tak angkat?” Tanya sasa kembali
“Untuk apa? Untuk membuat masalah lagi dengan mu?? Lupakan, aku tak akan pernah berhubungan dengan siluman rubah itu lagi.” Ketus andre
“Siluman rubah?? Kamu mengganti panggilannya dengan siluman rubah?? Kata sasa
“Iya.. aku tau dy licik.. tapi tak terbayang bisa sampai selicik ini.. dy sama seperti rubah bukan??? Kata andre
“Apa kamu takut aku cemburu? “ tanya sasa
“Tentu saja.. aku tak ingin kamu berfikir yang macam-macam lagi tentang ku dengan dy.” Jawab andre
“Suamiku.. narsis mu masih belum hilang juga yah...
aku tak akan cemburu.. lagian, kita sudah berjanji untuk saling jujur dan terbuka kan??
Kamu juga mengatakan kalau belinda bukan siapa-siapa bagimu..
lalu apa yang perlu aku khawatirkan lagi???
Aku percaya padamu..
jadi angkat saja tlp itu.. siapa tau ada yang penting..
“Istri ku.. sejak kapan kamu menjadi dewasa begini?? Apa setelah kita ehem ehem..?? Tawa andre..
Sasa kemudian mencubit pinggang andre, andre yang kesakitan meminta ampun pada istrinya..
“Sekali lagi kamu godain aku.. aku akan beri kamu pelajaran yang lebih dari ini..” ancam sasa
“Kamu berani???” Ucap andre dy pun membalas istri nya dengan menggelitik.. sasa tertawa terpingkal-pingkal ia meminta ampun namun andre tak juga melepaskan gelitikannya hingga...
“Auuuwww tangan ku sakit infusnya..” ucap sasa
Andre pun berhenti seketika..
“Yang mana yang sakit sayang?? Maaf.. maaf.. maaf.. Maafkan aku..”andre khawatir dan mengelus-ngelus lembut tangan sasa yang di infus..
“Tapi boong... hahahahha hahahaha” sasa tertawa mengejek andre yang masuk jebakannya.
“Jadi ini hanya acting?? Kamu berani membohongi suamimu?? Kamu tak takut suami mu akan menghukum kamu yang nakal ini??” Ancam andre
“Suamiku.. sayang mu ini ingin istirahat.. bisakah kamu mengangkat tlp mu yang berisik itu?? Aku rasa dy tak akan berhenti hingga kiamat, jika kamu tak mengangkat tlp nya..” Ucap sasa
Ring🎶🎵 ring🎶🎵panggilan yang ke 10 baru diangkat oleh andre
“Apa lagi yang kamu ingin kan?” Andre berbicara dengan ketus pada belinda di tlp.
“Aku ingin meminta maaf.. besok pagi aku akan kembali ke kota M” kata belinda
“Bagus aku tak ingin istri ku merasa terganggu dengan kehadiran mu” kata andre.
“Kalau begitu izinkan aku mentraktir mu makan malam, malam ini, sebagai tanda permintaan maaf dan perpisahan kita bagaimana?” Ucap belinda
“Aku menolaknya! Aku tau kau merencanakan sesuatu. Kau pikir aku akan terkecoh lagi?” Jawab andre
“Tidak.. percayalah.. aku hanya ingin makan malam bersamu untuk yang terakhir kalinya.. jika kau memaafkan ku, kau pasti mempercayaiku kali ini.. karena aku benar-benar bersungguh-sungguh..” bujuk belinda
“Aku tak akan pergi tanpa istri ku” jawab andre
Kemudian sasa memegang tangan andre dan memberikan isyarat untuk mengatakan “pergi saja aku tak apa2”
Namun andre menjawab sasa dengan menggelengkan kepalanya..
“Jika kamu tidak menemaniku makan malam ini, maka aku tak akan pergi dari kota ini.” Ancam belinda
“Terserah.. kau tidak pergi, maka aku yang akan pergi” ucap andre.
Andre pun segera mematikan tlp nya.
Sementara itu di kamar andre dan sasa.
“Jadi kita akan pulang besok?? G jadi jalan-jalan dunk” ucap sasa..
“Aku hanya akan mengancamnya..”jawab andre
“Kalau dy masih disini, bagaimana bisa kita jalan-jalan dengan damai..
hmmm tadi dy sebenarnya menelpon kamu mau ngapain sih??” Tanya sasa
“Dy ingin mengajak ku makan malam. Bilangnya sih sebagai tanda perpisahan.”jawab andre
“Perpisahan?? Emangnya dy mau kemana?” Tanya sasa lagi
“Jadi begini.. dy mengatakan dy ingin meminta maaf dan keesokannya ia akan kembali ke kota M agar kita tak terganggu dengan ke hadirannya lagi. Tapi dy punya 1 syarat, yaitu aku harus makan malam dengan siluman rubah itu.”jelas andre
“Lalu?? Apa keputusanmu?”tanya sasa
“Tentu saja aku menolaknya.. bagaimana bisa aku meninggalkan istri ku yang sedang sakit karena ulah kejantanan ku seharian??? Aku tidak tega meninggalkan dy..” andre berbicara dengan nada menggoda lagi..
“Hey.. hey.. berhenti berbicara dengan nada menjijik kan itu.. jangan katakan kalau kamu sange’ lagi!!! Bentak sasa
“Ih sayang.. mulut mu tak bisa di rem kah??? Kenapa malah jadi tak tau malu begitu??” Kata andre
“Kamu tuuuu yang mulai.. udah tau aku masih sakit kamu malah pingin lagi.. aku tak sanggup melayani mu lagi. Dari Ujung kaki sampai ujung rambut, ku rasa udah patah-patah semua ini.” Kata sasa
Andre menutup mulut nya menahan tawa.. tapi ternyata ia tetap tak tahan, akhirnya tertawa juga ia sampai terbahak-bahak..
“Kamu puas menertawakan ku? Apa nya yang lucu?”tanya sasa
“Tidak.. tidak.. tidak.. tak ada yang lucu.. cuma.. kemampuan otak mu memang seimbang dengan ku.. tapi.. kemampuan ranjangmu sangat buruk.. selain gaya batu yang kamu punya.. ternyata stamina mu juga buruk..” andre berbicara
“Apa!!! Kamu ini ya.. ini kan pertama kalinya bagi aku.. emangnya kamu.. udh tidur dengan ratusan model-model itu..” kata sasa
“Hmmm?? Model?? Model yang mana??”tanya andre
“Kamu kalau sudah pertanyaan seperti ini kumat **** nya yah... kamu kira aku tak pernah melihat mu sama sekali selama ini??? Sebelumnya aku memang curiga bahwa pertemuan kita di cafe macca hari itu bukan untuk yang pertama kalinya.. karena.. aku seperti merasa familiar dengan wajahmu.. dan belum lama ini.. aku ingat..
kita selalu bertemu di dalam pesta.. aku melihat mu membawa model-model yang berbeda disetiap pesta.. karena itulah aku mengingat mu.. kamu playboy.. sudah pasti masalah ranjang kamu sangat berpengalaman” ucap sasa
“Kalau menurut kamu aku play boy.. trus kenapa kamu mau melakukan itu sama aku..??
“Yahhhh mau bagaimana lagi.. cuma kamu laki-laki yang ada di tempat ini saat aku sedang ingin..” sasa menjawab dengan cuek
“Kamu!!!!! Berani!!!!!” Andre mulai terpancing emosi
“Kamu saja berani.. bagaimana aku tidak..” lagi-lagi sasa menjawab dengan enteng..
“Baiklah kalau memang itu mau mu.. jangan sampai ketahuan aku, jika ketahuan, akan aku potong kecil-kecil laki-laki itu, dan akan aku jadi kan makanan anjing!!!”
kini andre benar-benar marah
Lalu ia mengambil hp nya dan menelpon belinda.
“Halo belinda!! Aku setuju dengan mu untuk makan malam bersama..” ia berbicara sambil menatap tajam mata sasa.
Tapi sasa tak melarang nya pergi.. bahkan ia tetap menunjukan sikap cuek dan tak perduli nya pada andre.
“Silahkan.. pergi saja sana.. aku tak perduli.. toh saat aku menikah dengan kamu juga kamu sudah bekas orang..” ucap sasa
“Kalau kamu tak bertanya.. bagaimana kamu bisa tau???” Tanya andre lagi
“Aku sudah mencoba keahlian mu.. tentu saja aku tau..”jawab sasa
“Kalau begitu.. selamat atas pikiran nakal mu sayang.. karena kamu sudah memutuskan sendiri masalah ini..
maka aku akan melakukan sesuai pikiranmu saja.. kamu lah produser nya..
jadi kamu jangan menyesal nanti.”ucap andre
”apa maksudnya aku yang memutuskan.. aku produser.. dasar aneh!!” Sasa berbisik-bisik sendiri..
“Aku pergi. Kamu jaga dirimu baik-baik.. karena kamu tidak perduli kedekatanku dengan wanita-wanita, maka aku tidak akan segan lagi..”Ucapnya masih merasa kesal