
Andre yang mendengar suara wanita itu tau, bahwa itu adalah suara sasa. Ia sangat terkejut ternyata sasa baru saja keluar dari bar tersebut. Dan ia pun segera melepaskan pegangannya pada tubuh belinda.
“Kenapa kamu disini? Tanya andre
“Kenapa? Kenapa aku tak boleh disini? Apa menurut mu aku akan sangat mengganggu moment romantis kalian?
Cih.. aku tak tertarik.. silahkan lanjutkan adegan romantis kalian. Aku tak akan mengganggu malam kalian.. selamat bersenang-senang.. aku pamit..
“Sasa berhenti.. dengarkan aku.. ini tidak seperti yang kau pikirkan.. biarkan aku memjelaskannya jelas andre
“Huh.. tadi nya ku pikir memang aku yang salah paham padamu.. tapi nampaknya tak ada kesalah pahaman sama sekali di sini. Aku sudah cukup melihat dengan mata kepala ku. Aku tak ingin mendengar 1 kata pun lagi dari mulut mu.
Silahkan lanjutkan adegan mesra-mesra an ini.. jangan fikirkan aku.. aku tak akan perduli.. ucap sasa, dan ia pun melangkah pergi.
Kali ini sasa benar-benar menuju ke kamarnya..
tadinya ia berada di bar hendak minum-minum untuk menghilangkan rasa sakit hati nya.
Namun setelah ia pikir-pikir mungkin ia yang salah menilai perbuatan andre padanya..
ia pun membatalkan niat nya untuk minum-minum dan berniat untuk meminta penjelasan dari andre.
Namun sungguh diluar dugaan, saat dy keluar dari bar tersebut, dy malah melihat andre sedang memeluk belinda..
dan terjadilah perdebatan antara sasa dan andre lagi. Dan berakhir dengan salah paham lagi.
Setelah sasa pergi, andre masih berdiri melamun di jembatan itu. Masih memikirkan mengapa semua malah menjadi seperti ini. Perjalanan bulan madu harapan nya hancur seketika. Semua hanya karena kesalah pahaman..
“Kau puas??? Ucap andre pada belinda
“Temprament nya buruk, bahkan dy tidak menghargai apa yang telah kamu lakukan untuk nya.. apa wanita seperi itu yang kau sukai?? Dy tidak pantas!!! Ucap belinda.
“Aku tak perduli pendapatmu!! Bagaimanapun dy apapun yang ia lakukan, sampai mati pun aku hanya akan mencintai dy. Jawab andre
“Mengapa??? Mengapa kau begitu menyukai nya?
Apa yang ada di dirinya aku bisa memberikan juga padamu.
Bahkan cinta saja ia tak punya untuk mu.
Lalu untuk apa kamu capek-capek mengejar orang yang sama sekali tidak mencintai mu? Ucap belinda
“Aku tak perduli ia tidak mencintaiku.. yang penting aku mencintainya.. hanya mencintai dy. Jadi berhentilah membuntuti ku. Aku tak akan pernah tertarik padamu.
bentak andre
Andre pun melangkah pergi meninggalkan belinda sendirian di jembatan tersebut. Ia masih tak habis pikir dengan jawaban andre.
“Apa yang telah wanita itu lakukan padanya? Mengapa andre bisa mencintai dy. Dan tidak bisa mencintai aku? Apa kekurangan ku dimata nya? Ucap belinda berfikir sendiri.
*****
Sementara itu di kamar sasa
Sasa menangis menahan sakit di dadanya.. ia tak menyangka di hari pernikahan nya andre berselingkuh..
di pikirannya andre menyembunyikan semua kejutan-kejutan itu hanya agar belinda tidak sakit hati saat mengetahui semua kejutan itu andre yang lakukan untuk sasa.
menurut sasa begitu lah alasan andre mengatakan semua kejutan itu ibunya yang mengatur pada sasa.
Sasa pun menelpon ke bagian receptionist.. Ia memesan 2 botol minuman keras agar diantarkan ke kamarnya segera.
Setelah menghabiskan botol pertama, sasa pun membuka botol ke 2. Ia mulai mabuk dan mengoceh-ngoceh sendiri.
andre yang berada di depan pintu kamarnya pun tak jadi membuka pintu tersebut. Ia mendengar sasa berteriak2 memaki-maki dirinya.
“Andre!!! Brengsek!!! Kau mengatakan semua kejutan2 mu itu adalah ibumu yang lakukan untukku hanya agar belinda tidak sakit hati??? Dasar brengsek!!! Kau pengecut!!! Jika tidak menyukai ku jangan perlakukan aku sebaik itu!!!
Untung saja aku dapat melihat niat mu yang sesungguhnya.. jika saja aku tak mengetahui semuanya..
hampir saja aku menyerahkan hati ku padamu!!
Dasar lelaki brengsek!!!
Itu lah ucapan sasa yang di dengar andre!! Ia tau sasa sedang mabuk. Dan ia pun merasa sakit hati mendengarnya.
“Semua hanya salah paham.. ucap andre menyentuh pintu kamar yang memisah kan ia dan sasa saat ini
Andre ingin sekali masuk dan memeluk sasa saat ini.. tapi ia tau waktunya sedang tak tepat.. sasa sedang tak ingin bertemu dengan nya. Ia tak mau membuat sasa semakin membencinya.. ia ingin menunggu hingga sasa tenang agar bisa menjelaskan baik-baik semua pada sasa.
Prankk!!! terdengar suara pecahan kaca dari dalam kamar sasa.
Andre yang kaget mendengar pecahan itu, segera membuka pintu kamar nya dan melihat sasa ternyata telah terbaring di lantai.. tangannya mengeluarkan darah karena saat ia terjatuh, tangan nya masih memegang gelas kaca, dan pecahan gelas itu melukai tangannya.
Andre segera mengangkat sasa ke atas kasur, ia melihat sasa sangat mabuk.
“Sayang.. apa yang kamu lakukan? Tanya andre
“Andre.. sasa berbicara dengan suara lirih karena sedang mabuk berat.
“Kamu tidak bisa minum, bagaimana caramu menghabis kan 1 botol minuman itu? Andre merasa sangat khawatir
Melihat tangan sasa yang berdarah dan mengalami luka yang cukup dalam, akhirnya andre pergi mengambil kotak obat dan segera membersihkan sekaligus membalut luka itu agar tidak terkena infeksi..
“Kamu.. brengsek!!! Aku hampir saja menyerahkan hati ku padamu.. untung saja niat mu yang sesungguh nya dapat terbaca olehku.. hingga aku tak perlu kehilangan muka ku.. ucap sasa berkali-kali di tengah-tengah mabuk nya..
Andre yang mendengar ucapan sasa merasa hati nya tercabik-cabik.. ia menyembunyikan semua dari sasa bukan karena ingin melindungi perasaan belinda.. tapi ia hanya takut akan di tolak sasa.
“Sayang.. katakan kamu mencintai ku?? Katakan.. kamu begini karena mencintai ku bukan?? ucap andre penuh harap.
“Aku.. aku.. uuuu uuuueeeeekkk sasa pun muntah di tubuh andre.. kata2 yang ia harap dengar pagi-lagi terhalangi
“Kamu sudah tau tak bisa minum, masih juga paksa diri untuk minum.. lihat bajumu dan baju ku kotor.. udah penuh dengan muntahan mu... apa yang harus aku lakukan saat ini??
Ia pun segera membuka baju sasa, dan ternyata pakaian dalam nya pun telah terkena noda muntahan.. dengan terpaksa ia membuka bra dan celana dalam sasa.
Glek andre menelan saliva nya. Melihat bagian tubuh sasa yang sangat ingin ia sentuh. Tapi ia tetap berusaha fokus, dengan cepat ia menutup tubuh sasa menggunakan selimut. Di tarik nya nafas dalam2 agar tidak kehilangan kesadaran.
Namun ia berbisik di telinga sasa memberikan peringatan agar sasa tidak kabur dari pelukannya
“Sayang... Jangan salah kan aku mengambil kesempatan saat kamu mabuk.. ucap andre
Padahal ia tak ada minum minuman keras sama sekali, tapi
Hanya karena melihat tubuh istri nya tanpa sehelai benang itu pun bisa membuat ia mabuk kepayang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
To be continue..