Perfect match

Perfect match
Ruang rapat



Gumam orang-orang ketika sasa akan memasuki ruang meeting


”siapa dy?


”bagaimana bisa orang luar menghadiri rapat penting kita hari ini


Dengan hembusan nafas beberapa kali, kemudian ia kembali melangkah dengan mantap keruang meeting tersebut diikuti sean, dan lucy, sedangkan beni dan maria masih duduk di ruang kerja nya memantau menggali dan mencari dalang dari hacker yang perlahan lahan ingin menghancurkan perusahaan ini.


Sasa menduduki bangku utama tempat para pemimpin perusahaan berada.


“Hey nona anda siapa? Ucap salah satu pemegang saham di perusahaan ini.


“Saya yang akan memimpin rapat ini. Saya juga pemimpin baru disini sementara sampai suami saya membaik.


“Apa?!! Tidak bisa begitu nona, walau pun anda istri tuan andre, namun anda tidak bisa menggantikannya begitu saja. Aturan di peRusahaan mengatakan Hanya orang-orang yang mempunyai saham disini yang berhak jadi pemimpin!” Ucap pemegang saham lainnya


“Huh!!! Kalian pikir saya datang tanpa persiapan?! sean bagikan!!


“Siap boss,” sean pun membagikan hasil daftar pemegang saham di perusahaan vamontiarc


Seluruh petinggi di ruang rapat mulai membaca kertas yang di bagikan itu. Dan semua nya mulai terdiam.


“Sean jelaskan!!” Sasa memberi perintah


“Sekarang sudah jelas?? Tuan Andre memegang terbesar 70% saham di perusahaan ini, dan 50% nya adalah milik nyonya sasa!!


Jadi pemegang saham terbesar saat ini adalah milik nyonya dan tuan andre masing2 sebesar 35%!!


30%nya lagi terbagi atas 6 orang.


Dengan kata lain jika tuan andre sedang tidak ada, berarti nyonya dapat menggantikan beliau” ucap sean menjelaskan


“Jika ada yang keberatan silahkan angkat kaki dari perusahaan ini!!!!” Bentak sasa lagi..


Tok tok tok, permisi boss ada tuan dari firma tan mengatakan ingin menghadiri rapat ini.


“Apa?!! Firma tan?” Sasa termenung sebentar. “Ada perlu apa?”


“Beliau mengatakan memiliki saham kedua terbesar di perusahaan ini boss.


“Apa!!!


Kemudian maria nampak terengah-engah berlari menuju sasa dengan memegang sebuah kertas.


“Sasa gawat!!! Coba liat ini.”sambil menyodorkan kertas yang di pegangnya.


“Sasa mulai membaca. Sean.. sejak kapan kamu terkecoh begini!!! Coba liat ini!!! Sasa melemparkan kertas itu ke wajah sean


Sean mulai membaca kertas itu yang berisi revisi pemegang saham. Tertulis bahwa firma tan memiliki 15%saham di perusahaan ini. Dan 5 orang petinggi yang hadir hanya memiliki 1% nya dan ayah andre memiliki 10% saham


“Sial!!!” Kutuk sean.


“Silahkan suruh dy masuk” ucap sasa memerintahkan nona lift tadi.


Laki-laki sombong dan ambisius itu mulai melangkahkan kaki nya mantap memasuki ruang meeting itu.


Kemudian seorang asisten nya menarik kursi yang berada di samping tempat duduk sasa.


Sasa sungguh mengumpat di dalam hati. Ia tak menyangka akan bertemu lagi dengan laki-laki brengsek ini. Dapat dy pastikan kini, bahwa dalang di belakang ini adalah dy!!!!


Pengeboom an, pasar saham, dan mundur nya bbrp perusahaan yang akan bekerjasama pasti semua ulahnya.


sasa masih mengepalkan tangannya. Mata nya mulai memerah menahan amarah.. lucy yang mengerti kepribadian sasa mulai memegang punggung tangannya dan mengusapnya..


“Tenanglah.. pikirkan saja suamimu..” Ucap lucy dengan lembut


Dengan tarikan nafas pertama sasa langsung merubah mimik wajahnya.


“Maaf atas keterlambatan saya nona” ucap lelaki itu


“Bukan masalah.. 2 poin telah anda lewati, kalau begitu kami anggap anda setuju.


“Jika yang anda maksud anda adalah pemimpin nya sekarang, ya... saya tak masalah... senang bertemu dengan anda..


lalu.... asisten!!!!” Lelaki itu menyuruh asisten nya untuk menjelaskan.


“Ini mengenai proyek bersama perusahaan BNV corp, proyek kerja sama kita dengan mereka telah berjalan 85%, namun beliau memutus kan kontrak kerja sama begitu saja.


Jadi perusahaan mengalami banyak kerugian, bgitu juga dengan 2 proyek lainnya, mereka menghentikan kerja sama ketika proyek sudah berjalan.


“Aku tau kamu akan menyampaikan ini.” Gumam sasa dan memberikan senyuman menyeringai


“Anda tersenyum? Apa saya tidak salah liat? Ucap lelaki itu.


“Untuk masalah yang anda tanyakan ini.. akan saya beri jawaban 3 hari lagi.. hari itu saya akan mengungkap kan siapa dalang dan motif di balik masalah yang menimpa perusahaan ini.


Dan mengenai masalah kerugian, saya sudah menutup nya dengan kerja sama bersama Liu group dan techno group(perusahaan software milik andre)


“Liu group? Apa anda yakin???” Tanya seorang petinggi di ruangan itu.


Brak!!! Terbuka pintu dengan tergesa-gesa.


“Tentu saja!!! Ucap presiden utama liu group. Perusahaan terbesar ke dua di negara M.


Kemudian tuan liu berjalan masuk di dampingi dengan sahabat karib nya tuan xin.


“Selamat datang presiden.. ucap seluruh anggota rapat sambil sedikit membungkuk untuk memberikan hormat.


“Dalam 1 bulan kedepan perusahaan liu group akan bergabung bersama vamontiarc dan beberapa perusahaan milik xin group lainnya. Seminggu lagi kita akan mengadakan rapat besar lainnya. Silah kan yang tidak setuju dengan keputusan ini, segera angkat kaki dari kantor ini hari ini juga. Bentak presiden xin.


“Hasil rapat hari ini cukup sampai disini sampai berjumpa lagi 3 hari kemudian, untuk membahas mengenai kerugian, kerjasama proyek baru dll. “Sean memutuskan hasilnrapat pada hari itu.


Para petinggi lain pun telah mulai mundur satu persatu dan meninggalkan lelaki dari firma tan itu yang masih terduduk dan memandangi sasa terus menurus.


“Ada masalah apa!!! Mengapa anda menatap saya terus!!!


“Jangan galak-galak beibh.. bagaimanapun juga kita pernah mempunyai hubungan yang istimewa..” ucapnya


Ia mengulurkan tangan dan mengatakan “senang bertemu dengan kamu lagi beibh..


“Aku merasa sial, setiap berjumpa dengan mu arlan tan!!! Ucap sasa yang tak tertahan lagi emosinya.


“Aku tersentuh.. ternyata aku masih berada di hatimu walau kamu membenciku..


“Berhentilah bersikap percaya diri begitu. Aku akan menyingkir kan mu dari perusahaan ini.


Sasa pun melangkah kan kaki nya keluar ruang meeting yang diikuti orang-orang kepercayaannya yang berjalan beriringan di belakang nya..


“Huffff kepala ku...” ucap nya sambil memegang kepalanya, beruntung ruang kerja andre besar, bahkan 1 pintu khusus untuk istirahat pribadi nya. Dalam ruangan itu terdapat sebuah lemari dengan berbagai macam stelan jas dan kemeja andre, serta kasur dan album foto pernikahan nya.


Sasa membuang jas nya kesegala arah.. dan lucy memungut jas itu sama persis ketika mereka kecil dulu. Sasa menghempaskan tubuh nya diatas kasur empuk itu. Dan menghirup wangi suaminya yang masih menempel pada sarung bantal dan sprei ruangan itu.


“Aku merindukan mu.. gumamnya pada bantal itu.


Lucy hanya menggeleng lalu menggantung jas sasa dan pergi menutup pintu kamar itu.


“Bagaimana keadaan nya?”tanya ayah dan ayah mertuanya.


“Dy masih tertekan paman.. nampak wajah gusarnya.. untuk sekarang biarkan dy istirahat dan menenang kan pikiran..