Perfect match

Perfect match
Rumah sakit



Sasa dan andre kini sama-sama terbaring di rumah sakit..


beruntung nyawa andre masih bisa di selamatkan, jantung nya mulai bisa berdetak lagi.. namun kondisinya kini masih dalam keadaan koma. Retakan dikepalanya yang membuatnya koma.


Sasa pun masih dalam keadaan tak sadarkan diri. Ibunya sudah yakin, suatu saat hal ini akan terjadi. Dan dy dengan terpaksa harus terbang ke negera S untuk mengambil formula penawar agar dapat meminimalisir kegiatan otaknya. Agar ia bisa bangun kembali..


jika sasa tetap tak bisa mengendalikan laju otaknya, ia akan membutuh kan formula penawar ini seumur hidup. Namun sayang.. formula ini hanya ada 5 di dunia dan sasa telah memakai nya 2x kini tersisa 3. Formula ini dapat bertahan 5 tahun jika sasa dapat mengendalikan dirinya. Jika tidak, bisa berakibat menggila.


Ibu sasa telah menyamar menjadi manager artis.. ia berjalan beriringan dengan pamela robinson, artis yang sedang naik daun, sesungguhnya ia juga seorang mata2 dari negara M. Hingga pamela bersedia membantu nyonya liu untuk memasuki negara S.


Negara S adalah rival dari negara M mereka adalah musuh bubuyutan sejak nyonya liu masih menjabat di bagian inteligent negara. Negara S adalah tempat tinggalnya para boss mafia dan koruptor. Tidak sembarang orang bisa memasuki negara tersebut. Namun, bagi nyonya liu tak ada tempat yang lebih aman dari sarangnya musuh. untuk menyimpan formula-formula rahasia nya. Untuk itulah ia kembali lagi memasuki sarang musuh nya.


Kini nyonya liu berjalan memasuki kereta listrik..


ia duduk di kursi tunggu, menunggu sepi. Karna ia datang kesini bukan untuk naik kereta, melainkan menuju labolatorium mininya.


Labor itu berada di tengah2 rel kereta, berjalan sekitar 40m dan akan menemukan sebuah tombol rahasia disitu. Yang akan membuka pintu menuju labor rahasianya.


Formula tersebut telah berada di tangan nyonya liu. Ia berharap bisa segera kembali ke kota A dimana sasa berada saat ini.


***


Sementara itu di kota A. Sasa mulai kejang2. Dilihat dari hasil CT scan ternyata racun akibat formula X yang nyonya liu suntikan ke kepalanya mulai mengeluarkan racur.. dy butuh segera formula penawar itu. Beruntung nyonya liu sampai tepat waktu.


Kemudian penawar itu segera di suntikkan ditangannya.. agar bekerja maximal.. harus melewati aliran darah..


Keadaan sasa pun kembali normal. Tubuhnya tidak kejang-kejang lagi. Detak jantungnya kembali normal.


***


Di negara M


Sean dan beni masih mangamankan perusahaan software yang di bangun andre. Tak banyak orang yang mengetahui perusahaan sofware ini milik andre xin. Mereka hanya tau andre pewaris tunggal keluarga xin dan pewaris dari seluruh group Vamontiarc yang secara garis besar, bergerak di bagian pembangunan kota. Di sini lah berkumpulnya para arsitech arsitech terbaik.


Perusahaan sofware nya masih dalam keadaan baik-baik saja karena sean. Sedangkan beni masih menyelidiki siapa dalang dibalik semua kejadian ini. Bahkan virus software yang andre dan beni kembangkan pun tak dapat ia ketahui keberadaan ny. Karena itu ia mendapatkan sedikit kesulitan untuk memecah kn teka teki ini


Namun lain hal dengan perushaan keluarga xin.. group vamontiarc dan liu group mengalami penurunan, terkhusus hari ini. Seluruh pemegang saham terbesar telah membatalkan kontrak kerja sama mereka. Yang tersisa kini hanya kerjasama dengan perusahaan-perusahaan kecil saja.


Ditambah dengan kabar koma nya pewaris tunggal keluarga xin. Kini perusahaan diambang kebangkrutan,


***


Kembali ke kota A


1 jam telah berlalu setelah sasa diberikan formula penawar itu.


“Agh!!! Triaknya. Sasa tiba-tiba terbangun dari tidurnya.


Kedua nyonya besar kaget melihat ekspresi sasa. Akankah ia mampu mengendalikan kerja otaknya.. banyak kemungkinan buruk yang dapat terjadi akibat formula tersebut.


Mata sasa masih memandang kosong berputar mengililingi ruangan. Seperti mencari seseorang.


Namun sasa tak menjawab. Ia berjalan menuruni tempat tidurnya, namun tangan nya terhalang oleh selang infus. Tanpa ekspresi ia mencabut selang infus itu.


Kedua nyonya kaget. Sasa benar-benar telah kembali seperti ketika ia berusia 6th. Mulai memiliki pandangan mengerikan. Tanpa rasa sakit dan ekspresi.


Sasa tak menghiraukan darah yang menetes dari tangannya. Ia hanya berjalan menyusuri lorong rumah sakit.. dan berhenti ketika melihat berita mengenai kebangkrutan perusahaan dan koma nya andre.


Ia dapat melihat sekelibat ingatan mengenai andre. Dan ia menangkap kerah seseorang yang memakai baju dokter sedang berjalan melewatinya.


Nyonya liu hendak mencegah anak nya menyakiti orang, namun di hentikan oleh nyonya xin.


“Kenapa kamu menggentikan ku?aku takut ia membunuh orang tak bersalah lagi. Aku harus segera menghipnotis nya untuk menekan kerja otak nya itu.” Ucap ibu sasa


“Tak perlu!!! Aku dapat melihat dari sorot matanya. Itu bukan sorot mata mematikan!! Kita perhatikan saja dulu. Jika sasa bertindak di luar batas, aku telah menyiapkan suntikan bius agar membuat tenang.” Jawab ibu andre.


Mereka pun akhirnya hanya memantau sasa.


“Dimana laki-laki yang koma itu berada? Diruangan berapa?” Tanya sasa pada dokter itu. Sambil menunjuk ke arah tv


“Dy di Masih di ICU lantai 1.” Jawab dokter itu.


Sasa pun berlari menuruni tangga untuk menuju lantai 1.


Saat jantung nya berpacu kencang, memori-memori yang ada di kepala nya muncul. Keahlian nya kejeniusan nya segela kemampuan yang ia miliki ketika kecil dapat teringat olehnya.


Tes.. tes.. darah di hidung sasa mulai menetes.. seakan tubuh nya memberontak atas memori-memori yang menghampirinya kini. Namun ia tak memerdulikan.


Sasa tetap berjalan menuruni tangga. Dan akhirnya ia sampai di ICU. Dokter yang melihatnya mengeluarkan darah dari hidung segera mendekatinya dan ingin mengobati. Namun sasa tak mau. Ia mendorong dokter tersebut. Ia hanya ingin melihat andre saat ini.


“Dimana suamiku??!” Triaknya


Dokter itu bertanya, “siapa nama suami nyonya?”


“Andre xin!! Dimana dy? Dimana ruangannya?”


Kedua nyonya terperanjat kaget, sasa belum dihipnotis.. namun matanya tak terpancar kan kebencian seperti dulu.


Dokter itu pun mengantar kan sasa menuju ruangan andre.


Namun masih tak memperbolehkan sasa masuk.


“Kenapa saya tak boleh masuk dok?” Sasa bertanya dengan baik-baik


Ibu nya benar-benar mengeluarkan air matanya kini. Melihat sasa dapat berkomunikasi dengan orang secara baik.. tidak seperti ketika ia berusia 6th, jangan kan untuk berkomunikasi, teman pun ia tak punya, bahkan lucy sering jadi incaran amarah olehnya. Namun lucy memang berhati baik.. apapun yang sasa lakukan padanya, ia tetap datang dan meminta berteman dengan sasa.. berharap bisa menjadi teman terbaiknya.


Dokter itu menjawab”ruangan ini harus steril.. demi kesembuhan pasien, nyonya bisa masuk, tapi biarkan saya mengobati nyonya terlebih dahulu. Baru nyonya bisa menemui suami nyonya di dalam.


“Oke” jawab sasa patuh..