Perfect match

Perfect match
Rumah sakit part 2



dokter itu membersihkan luka pada tangan sasa, memberikan plester untuk menutupi robekan kecil akibat infus yang di tarik paksa sasa. Kemudian membersihkan darah yang mengalir dari hidungnya..


setelah itu dokter mempersilahkan sasa memasuki ruangan ICU dimana suami nya terbaring tak berdaya kini.


Tak ada kata yang dapat ia ucapkan. Saat melihat suaminya terbaring, hanya isak tangisan saja yang keluar dari bibirnya. Begitu pedih begitu sakit yang kini sasa rasakan di dadanya.


Ia hanya duduk di samping tempat tidur nya sambil memegangi terus tangan kanan suaminya itu.. masih terlihat cin cin pernikahan melingkar di jarinya .


“Maaf nyonya, waktu berkunjung telah habis.. biarkan pasien istirahat sementara waktu ini.” Ucap suster yang berjaga.


“Tapi sus.. saya masih ingin bersama suami saya.. jangan pisahkan kami lagi sus..” pintanya


“Maaf nyonya.. jika ingin suaminya nyonya cepat sembuh.. biarkan dy sendiri.. percayakan pada kami.. kami akan menjaga suami anda dengan baik. Selain itu anda juga harus istirahat nyonya, kesehatan anda sedang kurang baik”jika nyonya tidak bisa menjaga diri nyonya baik2 bagaimana bisa menjaga suami nyonya?


“Suster benar... Baik sus.. saya permisi dulu.. tolong jga suami saya..


Sasa pun melangkahkan kaki nya keluar ruangan.. dengan tatapan kosong, ia berjalan menyusuri lorong rumah sakit. Tanpa ia sadari ia berhenti disuatu ruangan rumah sakit bertuliskan “kamar mayat”


Terdengar lirih tangisan dari dalam, ia memberanikan diri membuka pintu itu, mengintip di sela pintu, dapat dilihatnya seorang nenek memeluk lelaki tua yang sedang berada diatas kasur diruangan tersebut. Ya lelaki paruh baya yang di peluk nenek itu. Dapat di tebak, jika si kakek adalah suaminya..


“Akankah aku dapat merasakan cinta sebesar itu? Mencintai hingga tua bersama? Sampai maut menjemput


Ia kembali menyusuri lorong yang sepi itu.. sambil menundukkan kepala..


nampak sepasang sepatu berhenti di hadapannya, sasa pun menengadah kan kepala nya melihat seorang lelaki sedang berdiri dihadapannya.


“Kamu ga bisa begini terus. Kamu harus kuat.


Kamu juga harus menyelamatkan perusahaan andre.” Ucap lelaki tadi. Ya.. dy adalah sean


“Aku bisa apa? Aku bahkan tak punya hak bicara di perusahaan keluarga xin.


“Kamu lupa? Bukannya kamu sudah menanda tangani surat peralihan 50% saham milik andre ketika kalian menikah?


”hmmm?? Apa maksudmu? Aku hanya menandatangani syarat2 pernikahan saja hari itu..


“Hehehe kamu benar2 di bodohi secara nikmat oleh andre.. apakah kamu tidak curiga? Mengapa surat2 itu begitu banyak?


“Bagaimana aku tau.. ini kan pernikahan pertamaku..


“Ya seharus nya seseorang dengan IQ setinggi dirimu paling tidak tau sedikit mengenai pernikahan, hanya akan menandatangani buku nikah saja. Tidak akan perlu menandatangani surat2 sebanyak itu. Bahkan yang menjadi saksi mu adalah pengacara keluarga xin saja kamu tetap tidak curiga.


“Bagaimana aku bisa curiga? Mau baca surat itu saja andre selalu mengatakan cepat cepat.. selalu mengomeliku, mengatakan aku lamban.. mana ada waktu aku untuk mengecek-ngecek hal itu. apa kamu punya bukti, jika aku benar2 memiliki 50% saham andre ?


“Tentu” menyeringai senyum sambil menyerahkan amplop coklat di balik jas nya


Setelah sasa melihatnya


“Benar-benar suami licik.. Huh.. dy benar-benar mengerjaiku.. setelah menipu ku, kini dy mnyuruh ku bekerja untuknya.. hahaha tapi aku makin mencintainya. 😏


mari kembali ke negara M!!! Akan aku bereskan para cacing-cacing yang mengusik ketenangan ku.


Bawa kembali juga suamiku.. aku tak ingin dy jauh dariku.


Setelah memberikan perintah sasa menyodorkan amplop coklat itu ke dada sean dan melangkah mantap menegakkan kepala nya dan kembali ke ruang rawatnya tadi untuk mempersiap kan keberangkatannya.


Sasa yang mendengar berita baik itu pun tak menunda lagi rencana itu, ia berputar arah menjadi ke negara singa terlebih dahulu bersama dokter xemuel demi kesembuhan andre, sedangkan sean dan kedua nyonya telah kembali kenegara M.


3hari telah berlalu di negara singa. Selama menemani andre dirumah sakit, ia juga telah mempelajari beberapa hal mengenai perusahaan andre yg dikirim sean melalui emailny itu.


Waktunya sasa kembali kenegara M ibu dan ibu mertuanya juga telah sampai dirumah sakit untuk bergantian berjaga.


“Ibu..”menampakkan wajah datar, kemudian menatap mata ibu nya dengan mantap “kuserah kan suamiku pada ibu”


kini persiapan sasa menghadapi cacing-cacing itu telah siap. Ia bahkan meminta bantuan sepupu perempuan ny seorang hacker handal seperti beni.


“Maria, aku butuh bantuan mu.. kembalilah ke negara M, bantu aku membereskan cacing-cacing yang mengusik ketenangan ku.


Maria terkejut mendengar suara memerintah sasa. Ia tau sasa tidak dalam mood yang baik, jika ia sudah menyebutkan nama maria, maka ia tak akan mengampuni nya jika mengatakan tidak. Ia ingat kejadian ketika sasa berusia 7th dan ia berusia 9th


Flashback on


”darimana kau tau aku disini? Tanya maria kecil


“Kau tak perlu tau” jawab sasa kecil


“Aku tak akan pulang.. berhenti membujukku


“Meysya, ibu mu sangat khawatir.. pulang lah saat aku masih berkata baik-baik padamu


“Bocah ingusan!! Kau pikir kau siapa? Aku lebih tua dan lebih besar dari mu!! Jangan pernah memerintah ku!!!


Dan 1 lagi nama ku MARIA!! MARIA!!! bukan meysya, aku tak ingin nama pemberian wanita simpanan itu!!!


“Ku katakan sekali lagi Maria pulang lah!!!


“Kalauku katakan tidak, ya tidak!!!! Bentak nya


“Baik lah kau yang memaksaku.


Dug maria terjatuh, matanya masih terbuka, namun ia tak bisa menggerakkan tubuhnya sedikit pun. Dapat ia ingat jelas raut wajah mengerikan sasa kala itu. Dan itu ketika sasa berusia 7th. Apalagi kini. Sungguh membuat bulu kuduk nya merinding.


Flashback off


Selama ini maria bekerja sendiri, itu karena sasa melepaskannya..


sejak maria berusia 17tahun sasa membantunya pergi dari rumah orang tuanya, sasa yang membiayainya hingga ia berusia 20th dan sasa telah memastikan bahwa maria benar2 telah bisa mandiri.


Walau pun menurut maria ia telah berhasil mengecoh sasa, namun sebenarnya maria lah yang telah di kecoh oleh sasa. 😎


ayah nya yang menikah lagi membuat ia tak pernah merasa bahagia, apalagi sejak mengetahui bahwa wanita disamping ayahnya itulah yang telah membunuh ibunya. Jika bukan karena memikirkan adik tirinya yang masih kecil, tentu saja wanita simpanan itu sudah di jebloskan kepenjara.


saat sasa tiba2 mengontak nya, tentu saja maria terperanjat kaget!!! Ia sadar saat itu juga, ialah yang di kecoh sasa.


Setelah sasa mematikan hp nya, maria tersenyum menatap layar hp itu


“Kau makin hebat saja sepupu..😏


baiklah.. aku akan membantumu kali ini sebagai bentuk balas budi telah membantu ku menghilang beberapa tahun ini.. sampai ketemu di kota M sepupu ku 😎