
Saham vamontiarc
andre \=35%
Sasa \= 35%
arlan tan \= 15%
Presdir xin \= 10%
tuan A \= 1%
tuan B \= 1%
tuan C \= 1%
tuan D \= 1%
tuan E \= 1%
3hari yg dijanji kan sasa kepada para dewan sudah hampir habis. Selama 2 hr ini dihabiskannya hanya dengan mengomel saja.. karena lagi2 maria dan sean menuju kegagalan.
Ring🎶 muncul sebuah nama yg tak asing di layar hp sasa
Muncul sebuah ide, “mengapa tak memanfaat kn moment ini untuk mencari tahu kebenarannya” ucapny dalam hati
“Selamat siang tuan tan.. sudah aku katakan, aku akan menyelesaikan mslh2 yg ada di perusahaan dalam waktu 3 hari.. ini baru hari kedua, anda sudah menelpon ku tiba2..
“Hahaha anda salah paham padaku nona liu..
“Ehem.. mf tuan tan aku bukan nona liu lagi.. silahkan panggil aku nyonya andre.
“Oh.. maaf kan kelancangan ku nyonya andre.. tapi sebagai teman lama, tidak bisakah kita bertemu diluar jam kerja?? Ada hal yg ingin aku sampaikan..
“Mengapa tidak katakan sekarang saja??
“Apa anda tidak ingin tau kebenarannya??? Jika anda berminat, datanglah mlm ini ke resto n bar queen hotel, aku akan menunggumu jam 7mlm ini.
“Aku akan datang”ucap sasa mengakhiri pembicaraan mereka
*sejak sasa menjadi presdir utama di perusahaan keluarga xin ia merenovasi 1 lantai paling atas menjadi kantor nya bersama team nya. Ia merubah sususan kantor itu menjadi tak beruang kecuali kamar. Di lantai itu terdapat ruang kerja beni dan maria yg bekerja hampir 24 jam bergantian memantau cctv dan internet bahkan ia memanfaat kan sertifikat ny untuk mendapatkan informasi lebih dari pemerintah. Namun mereka masih belum menemukan kejelasan.. beberapa hal masih kekurangan bukti jelas.
Lalu terdapat juga 1 tempat khusus seprti dapur yg di buat untuk lucy bereksperiment dengan menu-menu sehatnya, agar ia tetap bisa menyeimbangkan kesehatan tmn2 nya walau mereka sedang dalam keadaan super sibuk.
Kemudian ruangan sean dan sasa yg berada di antara kedua nya. Sehingga jika ia marah maka dari penjuru manapun teman2 nya berada akan mengetahui itu.
Kini mereka telah menginap selama 2 hari 2 malam. Tak ada satu pun dari mereka yg menginjakkan kaki keluar dari ruangan tersebut. Namun seperti nya kini mereka harus mulai bekerja di luar ruangan. Karena mendapatkan tlp dari sang target, mereka mulai menyusun rencana..
🍎
🍎
*tiba akhirnya sasa di suatu hotel yg telah ditunjuk arlan tan.
Ia berdandan agak cantik hari ini dengan menggunakan dress mini berwarna peach.
Dengan menyilangkan kedua jari telunjuk dan jari tengah nya ia berucap dalam hati. “Ya tuhan, lancarkan semua urusan kami hari ini”
sebelum itu dy juga menelpon ibunya melalui panggilan vidio call agar dapat melihat suami tercinta. Memandang wajah nya dapat membuatnya menjadi tenang.. lalu meminta restu untuk menjalan kan rencana kali ini.
“Tuan andre xin.. aku kangen.. kapan kamu akan membuka matamu?? Aku lelah disini.. menyelesaikan masalah perusahaanmu.
Sebentar lagi aku harus bertemu arlan tan berharap rencana ini dapat berhasil.
Doa kan istri mu baik2 saja okey.. cepatlah bangun.. jika tidak.. ntah berapa laki2 lagi yg harus aku layani minum.. hehehe tertawa kecil..
waktu ku sudah habis.. aku tutup dulu yh tlp nya nnt selesai aku tlp kamu lagi.. bye cepatlah bangun.. mmmuuuuaachh
Sasa menutup tlp nya.
Ny besar liu dan xin melihat setitik air bening keluar di ujung sudut mata andre. Mereka yakin jika andre bisa mendengar semua yg dikatakan sasa td walaupun matanya masih tertutup rapat. Mereka pun mempunyai rencana memanas2i andre.
Kedua nyonya besar ini memang selalu mempunyai ide yg aneh2 untuk anak2nya. Kali ini mereka tak bisa berbicara langsung karena andre mendengarakan. Jd keduanya mulai mengetik pesan di hp mereka masing2. Menyusun rencana untuk memanasi andre agar segera bangun. Operasinya sudah berjalan baik, bahkan kondisinya bs dikatakan sudah lumayan baik.. hanya tinggal luka2 patah tulang lengan dan lecet2 saja.
Rencana pun dimulai..
“Jeng..” ny. Xin memulai percakapan
tadi sasa bilang ia akan bertemu dengan arlan? Coba mintain foto dirinya jeng.. jgn sampai ia mengenakan pakaian yg begitu minim hanya untuk kepentingan perusahaan.
“Oh iya benar..” lalu ny. Liu berpura2 mengetik pesan, dan beberapa saat mereka berpura2 sudah mendapatkan nitifikasi gambar.
Serentak”nah.. fotonya sudah masuk.”
“Astaga.. bagaimana bisa pakaian yg ia kenalan begitu sexy? Menampakkan sebagian dadanya.. bahkan lekukan tubuh nya begitu jelas dengan dress ketat itu. Laki2 mana yg tidak akan tergoda pada pesona nya??” Eluh nyonya xin
“Yah.. bagaimana lagi jeng.. anakmu meninggalkan begitu byk masalah besar bagi perusahaannya, kemudian dy tidur saja terus sepanjang hari. Sekarang ankku yg harus menyelesaikan masalh2 itu jika tidak, arlan tan yg memegang saham ke 2 terbesar disana akan mengambil alih perusahaan milik andre. Makanya ia terpaksa melakukan ide gila ini.. semua juga karena ia menyayangi anakmu jeng..
mereka pun menyelesaikan sandiwara diantara keduanya.. sebenarnya ingin memanasi andre, tp ternyata mereka sendiri lah yg terbawa emosi.
Ny. Xin seketika termenung melihat nasip anaknya, terlihat olehnya tangan andre yg mulai mengepal.. ia terperanjat kaget, mengelus lembut tangan anak nya dan menasehati..
“Ibu tau.. kamu cemburu.. tp saat ini kita tidak bisa berbuat apa2 lagi.. sebagian saham mu telah di curi oleh arlan tan.. istri mu hanya mencoba menyelamatkan perusahaanmu saat ini.. namun untuk meringankan bebannya.. berilah sedikit ia hadiah ketenangan batin, yaitu dengan kesadaran mu.. kamu harus segera bangun nak..