Perfect match

Perfect match
Pertemuan dengan J



“Permainan? Permainan apa yg anda maksud?” Kali ini maria mulai berbicara.. firasatnya mengatakan J yg dimaksud mbok min itu adalah kaki tangan hadesh yg misterius?? Si hacker yg suka memainkan trik.. semua teka teki hanya bisa diselesaikan dengan sebuah permainan yg telah ia rancang..


Mbok min langsung merubah ekspresi ramah nya menjadi serius seketika. Sudah seperti robot yg bisa merubah ekspresinya hanya dalam hitungan detik.


“Apa anda yakin ingin memulai permainan dulu dari pada makan??” Tanya mbok min dengan tatapan serius nya.


Lucy langsung memotong percakapan yg akan di lontarkan maria.


“Makan.. makan.. makan.. kami akan makan dulu mbok min..” jawab lucy cepat dengan melemparkan senyuman kakunya


“Anak baik.. tuan J benar.. wanita lemah dan tak mempunyai kemampuan sperti anda dapat mencairkan keras kepala ketiga teman2 anda.. hehehe” mbok min berbicara ramah dan tersenyum..


namun senyuman mbok min malah membuat mereka semakin bergidik ngeri..


“Tampaknya si J ini sudah menyelidiki kita semua.. dy tau siapa kau lucy.. apa kegunaan mu walau sebenarnya kau sm sekali tak berguna.


“Heiiii!!! Pria tua!!! Jaga mulutmu!!! Selama kau sibuk siapa yg memberi mu makan hah???? Masih berani bilang aku tak berguna???!!! Dasar tak punya etika lucy mulai merajuk..


Sasa nampak berpikir sejenak.. ntah apa yg ia pikirkan.. ia hanya menatap sekeliling villa tersebut.. “benar2 semua pergerakan kita sedang di pantau..” ucapnya dengan suara kecil..


Seketika perdebatan antara lucy dan beni pun berhenti. Dan mereka pun mulai melihat apa yg sasa lihat. Mereka terkejut dengan seluruh CCTV yg memantau pergerakan mereka di dalam villa itu.


“Makanan telah siap.. silahkan menuju ruang makan nona nona dan tuan..


“Terimakasih mbok min..” ucap lucy ramah..


yah hanya lucy lah yg masih santai.. sedangkan teman2 nya yg lain sedang memikirkan serius tujuan dari si mr.j ini.


mereka tampak puas dengan hasil masakan di hari ini.. sedang kan sasa hanya menatap piringnya dan memutar1 sendok di hadapannya.. ia memikirkan keadaan suaminya. Tak sesuap pun makanan dapat masuk melewati tenggorokannya.. Ntah apa yg terjadi pada suaminya. Ia takut kesehatan suaminya akan bertambah buruk.


Lucy memerhatikan sasa.. ia turut sedih dengan segala masalah yg tak henti-henti menimpa sahabatnya itu. Tapi ia juga tak mampu berbuat apa-apa..


Ia menatap sasa sendu dan menggenggam tangan sahabat nya itu.. sasa menatap lucy dengan tatapan yg tak dapat lucy ukur betapa dalam kesedihannya saat ini.


“Sasa jika ingin menangis.. menangis lah agar beban mu sedikit terangkat..”


Sasa tersenyum mendengar perkataan lucy, ia menjawab


“Aku ingin menangis.. tapi tak bisa.. sakit yang kurasakan teramat sakit hingga airmataku pun enggan untuk keluar..”


“Tenanglah.. aku yakin suami mu akan baik-baik saja.. mereka tak akan sehina itu untuk menyakiti orang yg sedang tak berdaya.. kini yg kita butuhkan adalah mengumpulkan energi.. agar semua dapat berjalan baik dan bisa menuntaskan permainan ini segera. Jadi makanlah sasa..” bujuk lucy


Sasa pun mulai memasukkan makanan nya satu persatu ke mulutnya.. beberapa menit berlalu mereka pun telah memyelesaikan makan..


mbok min kembali muncul di hadapan mereka.


silahkan nona nona dan tuan ikuti saya menuju ruangan permainan. Kalian akan menjumpai tuan J disana.


“Silahkan masuk mbok min” itu adalah suara robot yg otomatis membuka kan pintu untuk mbok min.


“Terimakasih.. R” ucap mbok min


Mbok min melangkah memasuki ruangan itu kemudian diikuti oleh sasa, lucy, matia, dan beni di belakangnya.


Semua tampak tercengang.. mereka seperti memasuki sebuah studio game.. bahkan layar tv nya hampir memenuhi seluruh tembok. Lalu di bagian Sisinya juga terdapat 4 buah speaker berukuran besar. Dan juga sebuah komputer, PS 1,2,3,4,5 dan juga nex box dan yg paling mengejutkan adalah Alat game virtual reality VR yg begitu lengkap dan canggih.. Benar2 seperti seorang pencinta game..


“Boleh saya meminta harddiskbyg telah di berikan pada anda nona..?” Tanya mbok min


“Sasa mengangguk dan mengeluarkan benda itu dari saku celana nya.


Mbok min memasang alat itu di alat VR lalu muncul lah sebuah gambar 3D yg menampilkan sesosok lelaki memakai stelah jas berwarna hitam dan juga memakai sebuah topeng tersenyum.


“Hai semua.. selamat datang di villa ku yg sederhana..


perkenalkan namaku “J” senang bisa berjumpa dengan kalian secara langsung. Baik, aku tak akan berlama-lama lagi.


jika kalian ingin mengetahui di mana keberadaan tuan muda keluarga Xin, maka kalian harus memainkan sebuah permainan untuk ku. Disini ada 5 part setiap part akan menampilkan sebuah foto atau klu yg akan menuntun kalian untuk menemukan dimana tuan muda keluarga xin terbaring saat ini.


“Jika kalian tertarik, silahkan percet tombol yes or no. untuk melanjutkan.


Jika yes maka aku akan menjelaskan peraturan dan syarat-syarat dalam permainan. Jika kalian mimilih no, silah kan keluar dari ruangan ini. Supir kami akan mengantar kalian langsung ke bandara.


Tapi.. kalian tidak akan menemukan dimanapun ANDRE XIN berada.


“Huh!!! Dasar brengsek!! Itu namanya bukan pilihan!!! Jelas2 ini adalah jebakan!!” Ucap lucy menghadap pada gambar 3D simulator tersebut.


“Benar!! Anda tak punya pilihan!! “ jawab gambar 3D tersebut.


Lucy kaget bukan main


“Apa!!!! Kau bisa menjawabku???


“Tentu saja.. bukankah mbok mim sudah mengatakan padamu bahwa akan menemui ku disini.


“Haaaa benar juga. Tp....


Belum sempat lucy melanjutkan ucapan nya sasa sudah menaruh jari telunjuknya di depan bibir lucy yg bawel itu.


“Lanjutkan!! Aku tak ingin berlama-lama, aku ingin mendengarkan intruksi selanjutnya.


“Bagus” ucap J si 3D