Perfect match

Perfect match
Licy sean di kota S IV



Tak membutuhkan waktu lama sean pun menghabiskan makanan nya.. ia merasa sangat senang.. pertama kali dapat berdekatan, bahkan di masak in secara khusus oleh org yang di sayang.. ini adalah sebuah keajaiban..


Sean pun telah selesai mencuci piringnya. Semua pekerjaan telah selesai.. tapi lucy tak kunjung datang juga. Hal ini membuat sean sedikit kecewa.. ia pergi ke kulkas dan mengeluarkan anggur dan meminumnya segelas..


ternyata benar saja.. lucy tak juga datang..


Ia pergi mengambil hp nya dan menelpon lucy


Tapi lucy tak juga menjawab.. ini membuat sean sedikit kesal. Dy memutuskan untuk datang mengetuk pintu kamar lucy.


Ting tong.. ting tong.. ting tong.. ting tong..


Berkali2 ia memencet bell kamar lucy.. ia tidak akan berhenti sampai lucy membukakan pintu kamar nya..


Lucy yang tertidur pun tiba2 terbangun.. dengan wajah lelah ia membuka pintu.


“Siapa?? Ucap nya dengan mata merah rambut masih basah dan juga lucy masih menggunakan jubah mandi..


Oh sean.. kamu berisik sekali.. ucapnya masih belum sadar akan keadaan yang dialaminya saat ini.


“Apa aku boleh masuk ? tanya sean..


“Ya masuk lah..


Perlahan lucy pun berjalan menuju tempat tidurnya.. sambil menggosok2 matanya.


karena tak memerhatikan jalan, sendalnya pun menyangkut di bawah karpet hingga membuat ia tersandung.


“Aaaaah triaknya


Hampir saja lucy terjatuh, sean yang melihat itu segera menarik lucy kepelukannya agar lucy tidak terjatuh.. seketika ngantuk yang melanda matanya tadi pun hilang.. ia segera tersadar bahwa ia ketiduran sebelum menggenakan pakaian.


“Astaga!!! Lucy segera mundur dan menutup dada nya.


Apa yang kamu lakukan disini? Cepat keluar!! Keluar!!! Triaknya


“Aku.. aku..


Lucy tak memberikan sean kesempatan untuk berbicara. Karena sesungguh nya ia merasa malu.. tubuhnya hanya tertutup oleh jubah mandi.. bahkan belahan dada nya pun telah kelihatan td.


“Ini sungguh memalukan.. ucap lucy dan ia pun segera memakai pakaian dan mengeringkan rambutnya..


Saat ia terduduk di depan cermin.. sambil mengeringkan rambutnya, bayangan sean yang menolong nya saat hampir terjatuh td membuat wajahnya memerah.. ia tersenyum dan sedikit merasa malu..


Ting.. bunyi chat masuk di hp lucy.. yang ternyata adalah pesan dari sean


Sean : lucy maaf kan aku.. aku tidak bermaksud apa2.. tadi aku kekamar mu karna khawatir knp km tidak kembali ke kamarku? Tidak mengangkat tlp ku, bahkan aku mengetuk pintu mu berkali2 juga kau tak membukakannya..


dan itu soal kejadian yang barusan.. aku minta maaf.. kalau tak bisa memalingkan wajah dari belahan dada mu itu.. maaf.. aku hanya ingin jujur saja.. tidak ingin kamu berfikir bahwa aku mencuri pandangan ke arah situ..


Lucy : cara bicara mu benar2 seperti bocah!!!


Ada hal yang harusnya kamu pilah dulu sebelum di ucapkan!!!


Keterangan maaf mu itu membuat aku tidak ingin bertemu dengan kamu lagi!!!


Kalau mau minta maaf, ya cukup bilang maaf saja!! Aku sudah mengerti maaf mu itu untuk apa!!!


Sean : lucy.. aku bersungguh-sungguh minta maaf.


Tolong maaf kan aku.


Ting tong.. tiba2 bunyi bell pintu sean terdengar..


Sean segera membuka kan pintu itu.


“Kamu disini ucap sean


“Ya kenapa? Apa kamu tidak mengharapkan kehadiranku? Tanya lucy


“Tidak tidak bukan begitu, silahkan duduk..


“Terserah.. intinya aku kesini hanya untuk sebuah penjelasan yang tertunda selama 5th lebih. Aku langsung saja yah.. aku punya 3 pertanyaan untukmu.



Aku ingin kamu menceritakan masalah Penculikan waktu itu. Sampai akhirnya km kembali malah berubah menjadi playboy kelas kakap


Katamu kamu mempunyai alasan mengapa mendekati wanita2 itu kan? Ceritakan juga soal itu


Apa alasanmu menguntitku?


karena aku tidak punya banyak waktu, Jadi kamu bisa mulai. Ucap lucy



“Masalah penculikan itu benar.. hari itu aku memang diculik.. tp yang menculikku adalah keluarga ku sendiri.. 2 org itu adalah bodyguard yang di tugaskan oleh tante ku untuk menculikku..


setelah mereka mendapat kan aku hari itu, mereka segera mengirimku ke inggris, di inggris aku sekolah di skolah khusus para keturunan raja2. Ajaran mereka sungguh menyiksaku. Ku pikir aku akan mati disitu dan tidak akan bertemu denganmu lagi.


Tapi kuputuskan untuk tidak menyerah.. karena aku ingin mengembalikan gelangmu.. pikiran ku tentang mu selalu membuat aku merasa kuat. Yah sampai akhirnya aku lulus skolah, lalu berlanjut ke universitas terkenal di inggris..


saat aku mendengar akan diadakan pertukaran siswa ke kota M aku langsung mendaftarkan diri. Dan tentu saja.. aku mendapatkan kesempatan itu.


Untuk jawaban ke 2 Di hari pertama memasuki kampus aku ingin bertemu denganmu.. tp setiap kali aku ingin mendekat.. jantungku membuat ku lemah.. aku tak bisa mendekatimu.. perlahan aku mencoba mendekati wanita lain.. satu persatu aku belajar mendekati wanita2 itu hanya untuk menghilangkan fobia ku saja.. agar aku bisa mendekati kamu. Tidak kah kamu melihat persamaan dari gadis2 itu? Aku hanya mendekati gadis2 yang mempunyai warna rambut dan kulit putih sepertimu..selain itu aku juga 1x seminggu selalu mengunjungi psikiatris.. untuk mengobati fobia ku akan perempuan.


Akhirnya skrg aku rasa aku tidak takut lagi padamu.. aku bs menyentuhmu bahkan menciummu.


“Jangan bercanda.. lanjutkan!!!Ucap lucy sambil menyeruput anggurnya dalam 1 tegukan


“Alasan ku no 3 soal menguntit itu..


Aku ingin mendekatimu.. berkali-kali ingin berkenalan secara sah denganmu.


Sejak masalah cerdas cermat itu.. aku cukup menyesal karena tidak menerima tanganmu saat km mengajak ku berkenalan. Sebenarnya itu karena fobia sialan ini. Sampai akhirnya kamu tidak hadir saat kita final. Aku rasa kamu mulai membenciku disitu.


Lucy ku katakan padamu. Aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu.. tp waktu itu aku tak punya cukup kemampuan untuk mendekati mu..


aku mendekati wanita2 itu hanya agar aku bisa berani duduk berhadapan dengan mu seperti saat ini. Hanya begitu caranya agar aku bisa sembuh dari fobia sialan itu.


“Kenapa km bisa mendapatkan fobia itu?


Tanya lucy..


“Ceritanya panjang.. suatu saat akan ku ceritakan kepadamu.. intinya ini semua karena kesalahan tante ku. Aku sangat takut dan membecinya. Suatu hari akan ku ceritakan kepadamu..


Lucy tak menjawab sean ia hanya mengangguk pelan. Tanda meng iya kan apa yang andre katakan.


“Sekarang katakan padaku.. apa kamu bisa memaaf kan aku lucy? Bisakah kita memulai semua dari awal? Tanya sean


“Hmmm jika suatu saat nanti penyakitmu kambuh, akankah kamu mendekati wanita2 lain lagi?? Tanya lucy balik


“Tentu saja tidak.. mulai saat ini dan kedepan, aku hanya akan mendekati mu saja.. kemanapun kau pergi, kemanapun kau lari, aku hanya akan mencari mu saja.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Akankah lucy menerima sean?


A. Tidak


B. Ya


C. Terserah author sajalah mau gimana


D. Menurutmu...........


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


To be continue