
Pagi hari ini aku berangkat sekolah dengan berjalan kaki memang dekat dari rumah nenek tidak perlu menggunakan alat transportasi.
Dan aku juga tidak memiliki teman satu pun karena mereka tidak mau berteman dengan ku karena aku aneh. Aku duduk di bangku kelas 1 SMP
Sesampai di sekolah bel sudah berbunyi, guru pun masuk kekelas ku dan menjelaskan materi hari ini, aku tidak fokus dengan pelajarannya tetapi aku memikirkan tentang naina, aku pun berinisiatif untuk izin ke WC dengan guru
"Ibu, izin ke WC"
" ya silahkan"
Aku pun berjalan di koridor sekolah, memang sepi karena seluruh siswa sedang belajar. Sesampainya di Wc aku pun mencuci muka dan melihat cermin.
Tiba-tiba lampunya mati, aku heran akhirnya aku berjalan menyusuri koridor sekolah, nampak ada yang berjalan di dari tangga dan berbunyi
Tek,, tek,, tek
Aku sudah menebak pasti itu naina ternyata dia mengikuti ku selama ini. Dengan keberanian ku aku pun memanggil dia
"Naina aku tau itu kau, kenapa kau mengikuti ku. Kumohon berdamailah dengan ku dan berteman lah dengan ku"
Tak lama kemudian lampu hidup kembali dan aku melihat sosok perempuan yang telah mengikuti ku itu. Yap dia naina sosok yang membuat ku ketakutan.
Melihat dia aku semakin takut, tetapi aku beranikan diri untuk berbicara dengannya
"Naina, Kumohon berdamailah dengan ku dan berteman lah dengan ku. Ceritakan tentang hidup mu kepada ku" ucap ku
Setelah mengucap itu, dia pun tidak berbicara apa pun. Beberapa menit berlalu dia pun akhirnya berbicara
" aku akan menemui mu lagi di rumah nenek"
Dengan kata-katanya itu membuat ku semakin penasaran, apa yang akan dilakukannya apakah dia mau berteman dengan ku?
Kata-kata itu selalu terngiang di kepala ku.
Bel pulang pun berbunyi aku bergegas pulang ke rumah dan melihat nenek sudah ada di sana.
Aku bersalaman dengan nenek dan masuk ke kamar ku untuk ganti baju dan makan siang.
Setelah itu aku pun masuk lagi ke kamar ku dan berguling sambil memikirkan maksud dari kata-kata naina.
"Dewi kamu di mana, kenapa aku tidak melihat mu?"
"Kau tak perlu tau aku di mana enza, ini semua karena naina"
"Kenapa naina?"
"Nanti kau tau sendiri"
"Apa maksud nya"
"Dia akan menceritakan semua kepada mu enza, dia tidak mau kau melihat yang lain selain dia"
"Kenapa seperti itu?"
"Sudah lah nanti kau tau sendiri"
Akhirnya suara dewi menghilang. Aku semakin bingung ada apa ini, apa maksud semuanya?
Setelah itu aku mendapatkan sosok naina dengan mainan khas yang ada di tangannya
"Naina apa maksud semuanya aku bingung?"
Tanya ku to the poin
"Kau ingin tau tentang ku kan, baiklah aku akan menceritakan semuanya kepadamu"
Jawabnya tanpa mengubah ekspresinya. Aku hanya mengangguk
"Jadi..."
Naina Prov
Perkenalkan namaku Han Naina biasa dipanggil nana, aku merupakan anak ke 2 dari 3 bersaudara.
Aku memiliki saudara yang pertama laki-laki bernama tian, dia adalah koko yang sangat perhatian dan menyayangi kami dengan baik. Tapi sangat di sayangkan dia memiliki penyakit gagal jantung sehingga membuat dia tidak bisa terlalu lelah dan tidak boleh di kejutkan. Dia juga sering masuk rumah sakit dan choi adik perempuanku. Dia adik yang paling aku sayangi dia lah yang membuat seluruh keluarga itu bahagia dikala kita sedih.
Orang tua ku bukan lah seorang pengusaha yang sukses ibu yang bernama liling dan juga papa ku bernama samy, ya ayah ku merupakan keturunan Indonesia tetapi menetap di cina.