My Majesty

My Majesty
Bentrok 2



"Bau, Anjing! Berani sekali kalian mengantarkan nyawa kesini?!" nada sinis itu mampu mencuri atensi kelima serigala bertubuh besar itu.


"Heh nyamuk jadi-jadian! Jangan coba-coba mengganggu rencana kita ya!" cetus Jack yang membalas kata cibiran barusan.


"Banyak bacot!" sarkas gadis itu yang tak lain adalah Freya, segera setelah mengumpat Freya mengerahkan kekuatannya dan angin bertiup kencang, sama seperti saat ia menerbangkan Lovie hingga gadis serigala itu terhempas hingga membentur pepohonan.


Wuuuuussssssa!!!


"Siaga! Jangan lengah!" teriak Aldo yang memimpin keempat temannya.


Hanya mampu memundurkan langkah kaki kelima serigala itu, Freya perlahan meredakan anginnya.


"Sudah?" tanya Jack dengan senyum seringai nya. Sedikit kehilangan kepercayaan diri yang tadinya menjulang tinggi, Freya lengah, dan saat ini tubuh kekar Jack sudah berdiri tepat di sampingnya.


"Cantik, tapi sayang sekali makanan mu menjijikkan!" cibir Jack yang sengaja memancing amarah gadis yang ada di sampingnya itu.


"Aku tidak pernah mengganggu kalian! Mau apa kalian kemari?" tanya Freya yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk tidak meledakkan amarah.


"Kita tidak ada urusan dengan mu! Kita hanya menginginkan pemuda yang ada didalam kastil tua itu!" cetus Jack tanpa basa-basi, bahkan untuk berbohong saja dia tak sempat memikirkannya.


"Kastil ini milik ku! Jadi semua yang ada didalamnya, juga milikku! Kalian mau mengambilnya? Tidak bisa tanpa ijin dari ku!" bernada santai tapi tatapan tajam seolah menusuk jantung, begitulah Freya saat berhadapan dengan musuhnya.


"Sombong..." Jack mengangkat tangannya berniat untuk memukul gadis yang ada dihadapannya itu, namun...


Tap!!


Lengan kekar milik Jack ditangkap oleh tangan dingin yang begitu kuat mencengkeramnya.


"Tidakkah kau malu untuk menyerang seorang gadis?" cetusnya dengan nada yang datar dan dingin, sedingin permukaan kulitnya yang masih menahan pergelangan tangan Jack.


"Alan? Kau datang?" terkejut Freya kala melihat sang kakak melindungi dirinya.


"Mereka pasti tidak hanya sendiri! Sebelum yang lain bermunculan, mari kita habiskan mereka di sini!" titah Aldo dengan suara lantangnya. Setelah titah itu menggema Kelima pria berotot itu berubah menjadi serigala yang begitu besar.


Taring-taring runcing yang panjang dan besar terlihat kala serigala itu menyeringai, tanpa tunggu kata nanti mereka berlari dan menyerang Freya dan Alan yang masih stay berdiri ditempatnya.


Set!!!


Freya melompat menghindar, begitu juga dengan Alan, berhasil menghindar dari serangan Jack dan Aldo, lengah Freya malah jatuh dan ditangkap oleh Maxentius.


Tubuh kekar Maxentius mampu menopang tubuh kecil Freya, digendong ala bridal style Freya melongo mendapati dirinya yang disentuh oleh tangan laki-laki lain.


"Lepas!" teriak Freya, namun bukan di lepaskan Maxentius malah membawa Freya minggir dan hendak mengikatnya.


"Fe!" teriak Alan yang kini sudah dicekal oleh Jack yang sudah berubah menjadi tubuh manusia, tetap berontak hingga terjadi pergulatan yang begitu sengit diantara Jack dan Alan.


"Hey! Lepaskan mereka!" teriak suara laki-laki dari arah pintu masuk kastil tua itu.


Spontan semua mata tertuju kepada daun pintu yang sudah terbuka, dan ditengahnya ambang pintu itu, ia melihat sosok pemuda yang terlihat hanya siluetnya saja di tengah-tengah ambang pintu di sini. .


"Siapa kau! Beraninya menghentikan rencana kita?!" teriak Aldo dengan berkacak pinggang.


"Aku? Memangnya sepenting itu kah identitasku?...