
FLASBACK of.
"Stop stop stop!!!" Kata seseorang yang mencoba manyadarkan Alexa untuk berhenti memukuli pria itu. Tapi dia tak peduli, dia terus memberi pria itu pukulan angin ribut yang hampir saja membuatnya mati.
Tiba-tiba orang yang tadi menegur itu menahan tangannya dan berkata.
"Stop Alexa. Apa kamu mau memukulnya sampai mati!!" Katanya dengan nada yang lembut.
Nada lembut itu seperti sihir yang membuat Alexa sadar dan tenang.
Alexa menoleh dan melihat orang itu ternyata dia Cristian.
"Ia. Biarkan aku membunuhnya, dia baji**** mesum yang mengatakan aku jal*** sama seperti Jefer." Kata Alexa tenang tapi sinis.
"Jefer siapa ya??" Tanya Cristian dalam hati. tapi kenapa hatiku sakit ya, saat mendengar orang memaki Alexa jal***.
"Oke. Lakukan apapun yang kamu mau, aku menunggu di mobil." Kata cristian pada Alexa dan menuju mobil
***
Cristian POV.
Sejak kejadian tamparan semalam, aku mulai memikirkan dia dan sampai terbawa dalam mimpi. Pagi ini seperti biasa, aku bangun tidur, mandi sarapan dan pergi ke kantor.
"Tuan kita sudah sampai." Kata Roy menyadarkan aku dari lamunan.
"Oh ia." Jawabku singkat.
Roy adalah asisten pribadi yang aku pilih sendiri sejak aku menjabat sebagai CEO. Dia aku anggap Kaka karna selisih umur 2 tahun, dia orang kepercayaan sekaligus tangan kanan aku.
Aku masuk kedalam perusahaan diikuti Roy. Para karyawan membungkuk hormat dan menyapa aku. Tapi aku tak peduli akan mereka. Kami berdua menaiki lift khusus CEO, sesampainya di lantai atas aku berjalan menuju ruangan CEO tak lupa Roy mengikutiku. Aku duduk di kursi kebesaran dan mulai bertanya pada Roy.
"Bagaimana hasil penyelidikan??" Tanyaku pada Roy.
"Tuan. Nona Alexa Imanuela adalah anak tunggal seorang konglomerat asal Indonesia, dia datang ke London untuk kuliah tuan. Dia tinggal di apartemen mewah di dekat Oxford university tuan."
"Pantas saja saat aku mau minta rugi, dia nggak seperti orang miskin yang takut akan kehabisan uang. Malahan dia bertanya berapa biayanya." Kata ku membatin.
"Ok." Kataku singkat. Aku mengambil gagang telfon dan menempelkan ke telinga, dan menekan satu tombol untuk menelepon. Terdengar suara dari seberang sana.
"Hallo tuan." Jawab maria sekretaris aku.
"Keruanganku sekarang!!!!" Kataku tanpa basa-basi.
Tok tok tok.
Aku melihat Maria seperti biasa masuk dengan kepala tertunduk dan gemetar takut.
"Batalkan semua kegiatan aku hari ini." Kata ku pada Maria.
"Baik tuan." Jawabnya dengan nada getar seperti biasa dan keluar.
"Roy hari ini aku serahkan kendali perusahaan padamu, aku ada urusan kecil soalnya." Kataku lalu keluar dari ruangan menuju lift.
"Baik tuan." Ucapnya
"Tumben tuan meninggalkan perusahaan hanya karna urusan kecil!!! Apa ini karna nona Alexa.?" Roy bergumam kecil.
"Selamat jalan tuan." Ucap Maria saat aku melewatinya.
***
MANSION.
Cristian menuju mansion.
Sesampainya disana seperti biasa dia turun dari mobil dan menuju kamarnya. Saat melewati ruang tengah dia melihat doris sedang beres-beres, diapun berkata.
"Doris malam ini jangan masak." Katanya lembut pada doris. (Pasti kalian heran ya! Cristian bisa bicara lembut seperti itu, ya karna Doris pengasuh Cristian dari bayi sampai saat ini).
"Baiklah Cristian tampan." Jawab Doris lembut dan membelai rambut Cristian.
(Cristian bilang pada Doris supaya panggil namanya saja kalau dirumah)
Cristian menaiki tangga menuju kamar. Dia duduk di sofa kamar dan memainkan ponsel.
Tiba-tiba dia teringat Alexa.
"Jam begini pasti dia di kampus." Gumam Cristian.
Selamat membaca.
Like kalau suka dan komen ya kalau ada kritik dan saran.
Vote dengan juga ya.
Terima kasih.
GBU ALL