
Author POV.
Hari ini tepat sudah 1 minggu Bryan dan Lory di London, dan tepat hari ini juga mereka akan pulang ke Indonesia. Dan karena kuliah Alexa dan Cornalia masih diliburkan maka Alexa dan Cornalia ikut pulang.
*****
Bandara.
Sesampainya mereka berempat dibandara, Bryan, Lory, Cornalia sibuk dengan mengangkat barang dari dalam taxi. Alexa yang tahu nya Bryan dan Lory mengikuti, dia berjalan sambil melihat ponsel membalas pesan Joel.
Tiba-tiba!!!
Bruk.
"Aaahhhh. Apa kamu jalan tak pakai mata.!! Kata seorang pria ketus.
"Maaf maaf maaf. Aku tadi membalas pesan teman aku jadi, nggak melihat.!!!" Balas Alexa langsung menunduk meminta maaf.
"Alexa." Kata pria itu yang tak lain Cristian.
"Iya." Jawab Alexa mengangkat kepala dan.
"Uncle.!!! Apa yang kamu lakukan disini?" Teriak Alexa
"Ini tempat umum jadi tak ada yang melarang.!! Kata Cristian dingin.
"Tuan Cristian." Sapa Bryan yang sampai ditempat Alexa.
"Mr. Bryan, kita bertemu lagi.!" Kata Cristian dingin.
"Maaf boleh bertanya?" Kata Bryan.
"Ya boleh Mr. bryan.!" Kata Cristian.
"Ada keperluan apa anda disini?" Tanya Bryan
"Oh. Hari ini aku akan ke Indonesia untuk melihat beberapa proyek.!" Jawab Cristian.
"Sebuah kebetulan, kami juga hari ini akan pulang ke Indonesia." Ucap Bryan basa basi.
.
.
.
"Yang mana putri anda Mr. Bryan? Tanya Cristian lagi seolah nggak tahu supaya Alexa nggak curiga.
"Ini tuan.!" Kata Bryan menarik tangan Alexa mendekat.
"Hallo nona. Salam kenal, Cristian Jonatan.!" Ucap Cristian dingin.
"Hallo uncle!!!" Ucap Alexa dingin.
Sesaat kemudian suasana hening. Tiba-tiba suasana mencair karena pemberitahuan penerbangan London ke Indonesia segera berangkat. Alexa mengajak Cornalia pergi menuju pesawat, Bryan dan Lory pun menyusul tak lupa juga Cristian dan asisten Roy.
******
Di dalam pesawat kelas bisnis.
"Emang kenapa sayang?" Tanya Lory penasaran.
"Aku nggak mau duduk sama uncle itu.!" Jawab Alexa memelas menunjuk ke arah Cristian.
"Ko gitu sih. Tuan Cristian baik ko sayang. Dia sudah... OoPS!!! Kata Lory menutup mulutnya yang hampir keceplosan.
"Dudah apa ma?" Tanya Alexa bingung.
"Maksud mama, tuan Cristian baik ko, masih muda lagi.!! Kata Lory mengganti topik pembicaraan.
"Oh, ok." Kata Alexa cepat.
Alexa pun menuju tempat duduknya dan dengan cepat dia menutup mata saat dia melihat Cristian menuju kearahnya.
"Udah tidur ya kucing kecil." Gumam Cristian yang didengar oleh Alexa.
Cup.
Alexa membuka mata saat Cristian dengan sengaja mencium kening Alexa. Karena Cristian tahu, Alexa sengaja tidur.
"Uncle, apa yang kamu lakukan.?" Tanya Alexa geram.
"Tadi aku lihat mata kamu kayak keli-lipan jadi saya mencoba membangunkan mu.!!" Kata Cristian cuek.
"Emang harus dicium ya.? Atau uncle mencari kesempatan dalam kesempitan?" Tanya Alexa.
Cristian tak menjawab, dia memposisikan tempat duduknya menjadi tempat tidur dan menutup mata dan tidur.
"Dasar pengganggu." Ucap Alexa yang kembali tidur tapi membelakangi Cristian.
Di rasa Alexa sudah tertidur, Cristian bangun dan mengecup Alexa lagi.
"Selamat tidur kucing kecil." Kata Cristian lembut.
Kegiatan itu tak luput lari penglihatan empat orang yang tak percaya akan perbuatan lembut yang dilakukan Cristian.
"Aku harap anak ku tak di sakiti lagi karena cinta, cukup Jefer saja yang menyakitinya. Tolong cintai dia dengan tulus." Ucap Bryan menuju ke arah Cristian, dan otomatis didengar oleh Cristian.
"Tenang Mr. Bryan aku bukan tipe laki-laki seperti itu, jadi anda tenang saja." Ucap Cristian serius.
"Terima kasih Tuan Cristian. Tapi anda harus berusaha untuk meluluhkan hatinya." Jawab Bryan senyum.
.
.
.
.
.
Selamat membaca.
Dukung author dengan like, komen.