MY LOVE STORY IN LONDON

MY LOVE STORY IN LONDON
25. Nggak Ada Yang Cocok Buat Aku



##Happy Reading##


"Ya sudah, pulang dari sini kita nikah." Ucap Cristian mengusap wajah kasar dan melepaskan Alexa.


"Cristian, kamu sudah gila. Alexa masih polos dan awam akan hal itu jadi sabar." batin Cristian frustasi.


Cristian pun memutuskan mandi ketika Alexa keluar kamar mandi.


.


.


.


.


.


.


.


*******


Alexa POV.


Sehabis kejadian di kamar mandi, aku memutuskan untuk memakai kembali bekas pakaian ku dan keluar kamar. Aku menelusuri tiap anak tangga, dan melewati ruang tengah vila. Ku buka pintu dan keluar menuju taman depan vila. dari jauh mata memandang aku melihat ada sebuah bangku panjang yang di kelilingi oleh ribuan jenis bunga dan Pohan Cemara yang menjulang tinggi. Aku pun berjalan menuju bangku itu dan duduk.


Haaaaaah huff.


Aku merentangkan tangan dan menarik nafas panjang, merasakan aroma bunga yang segar dan aroma Cemara yang menyejukkan.


Tiba-tiba!!!


Sepasang tangan kokoh memeluk ku dari belakang dan mencium kepala ku dengan lembut. dan berkata


"Maaf, tadi aku khilaf." Kata seseorang yang tak lain adalah sayang ku Cristian.


"Nggak apa sayang, aku menolak untuk kebaikan kita berdua.!" Kata ku menarik tangan nya untuk duduk bersama.


"I L U." Kata Cristian singkat dan mencium kening ku.


"I L U to sayang ku." Ucap ku mengecup pipi nya.


Kami berdua mengobrol banyak hal dan tak lupa Cristian menghubungi Thomas dan Grace untuk membawa kan makanan ringan dan minuman.


"Bagaimana pernikahan kita?" Tanya nya.


"Bisa tidak kita tunda sampai aku habis kuliah?" Jawab ku memelas.


"Oke. Terserah!" Ucap nya dingin.


"Ya sudah. Apa salah nya di coba.!" Kata kataku


"Pernikahan bukan untuk di coba-coba tapi mengikat kita menjadi satu dan sehidup semati." Ucap nya serius.


"Tapi aku mau lamaran yang romantis sayang nggak kayak gini, Tiba-tiba ngajak nikah.!" Ujar ku memberi syarat.


"Tenang saja bebs. aku udah siapin semuanya. Tapi sebelum itu kita pergi ke MOL yang dekat sini buat beli baju kamu." Ujar nya menggenggam tangan ku menuju mobil.


.


.


.


.


.


.


******


Beberapa menit kemudian aku dan Cristian sampai di sebuah MOL yang cukup besar. Aku turun duluan dan menunggu karna Cristian masih memakirkan mobil.


"Yuk masuk.!" Kata Cristian menggandeng tangan aku.


"Oke." Balas ku.


Kami menuju sebuah toko pakaian di MOL itu yang terkenal akan barang desainer nya yang super mahal.


"Tolong panggilkan Direktur dan Manager kalian ke sini.!" Kata Cristian dingin.


"Anda siapa tuan? Dan perlu anda ketahui mereka adalah orang penting MOL ini jadi tak sembarang menerima tamu.!" Kata seorang pelayan pria.


"Bilang padanya Cristian Jonatan ingin di temui!" Ucap Cristian ku menatap tajam pelayan pria itu.


"Baik tuan." Jawab pelayan pria itu takut dan gemetar.


"Siapa pria dingin ini, aura nya sangat menakutkan." Batin pelayan pria itu.


20 menit kemudian Direktur dan Manager datang dengan tergesa-gesa seraya membungkuk hormat.


"Maaf kan kami tuan, kami tidak mengetahui kedatangan anda.!" Ucap Direktur gemetar takut.


"Apa kalian berdua sibuk?" Tanya Cristian ku lagi.


"Tidak tuan." Jawab Direktur yang di angguki manager.


"Kalian berdua bantu calon istri ku mencari pakaian desainer terbaik.!" Ucap Cristian menatap ku lembut.


"Astaga. Calon istri?? Apa Tuan yang di kenal dingin dan bengis bisa selembut itu.!" Batin Direktur dan Manager kompak.


"Baik tuan." Jawab mereka berdua kompak.


"Mari nyonya, sebelah sini." Kata Direktur mengajak ku melihat pakaian desainer yang bagus.


1 Jam Kemudian.


Aku menghampiri Cristian.


"Sayang nggak ada yang cocok buat aku.!" Kataku manja dan duduk di samping nya,


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa mampir juga ke; Yang Ternoda


Dan


Dukung author dengan like komen favorit dan vote yang banyak.


Khamsamida.