MY LOVE STORY IN LONDON

MY LOVE STORY IN LONDON
8. Misi Selesai



"Aku harus bertemu dengan nya dan mengakhiri hubungan ini. Boleh minta bantuan lagi?" Tanyaku pada Joel dan Tamara.


"Kami siap membantu bos." Kata mereka kompak seraya membungkuk memberi hormat.


"Bagus." Kataku seraya meniru karakter bos besar.


Kami saling pandang dan tertawa bahak.


Mereka bertiga sepakat menjalankan rencana sehabis jam pulang sekolah.


***


KELAS


Author POV.


Mereka bertiga pun kembali ke kelas karna Plan A selesai. Sesampainya dikelas, ibu Rachel yang dikenal galak sudah mengajar didepan kelas. Mereka jadi takut untuk masuk, tiba-tiba mereka dikagetkan oleh ketua kelas yang hendak masuk kelas. Otomatis, mereka berteriak. Mereka pun dipanggil masuk oleh ibu Rachel dan beliau memarahi mereka.


Kenapa jam begini kalian bertiga masih berkeliaran diluar? Apa kalian tidak tahu kalau aku akan mengajar setelah jam istirahat?.


Apa kalian meremehkan saya?. Bentaknya yang membuat kami bertiga kaget.


"Tidak ibu, tadi aku pingsan dan mereka berdua membawa ke UKS." Jawab Alexa menunduk takut.


"Apa yang mereka katakan benar?" Tanya ibu Rachel pada teman-teman kelas.


"Iya ibu." Kata ketua kelas.


"Oke. Ibu percaya, kalian bertiga cepat duduk. kenapa masih berdiri?? Tanyanya.


"Ibu belum menyuruh kami duduk." Kata Alexa polos.


"Ok. Silakan duduk anak-anak." Katanya.


Aku, Joel, Tamara. Duduk di kursi masing-masing. Pelajaran pun berlanjut.


***


Ting tong Ting tong.


Bel pulang berbunyi. Semua orang meninggalkan kelas dan pulang, menyisahkan kami bertiga.


Kami pun mulai beraksi. Aku sengaja menyewa seorang pria dewasa, untuk berpura-pura menjadi pacar bo'ongan. Untuk membuat Jefer cemburu.


Joel dan Tamara, mulai menghubungi pria tersebut dan menjelaskan semua rencana.


***


Aku melihat Jefer dan Agnes akan pulang bersama, disitu aku mengedipkan mata pada Joel dan Tamara. Mereka pun paham dan salah satu dari mereka mengubungi pria itu yang sedari tadi menunggu didepan gerbang, untuk bersiap.


Aku menghampiri Jefer dan Agnes, dan bertepuk tangan seolah mengucapkan selamat atas hubungan mereka.


Hahaha aku tertawa bukan karena senang tapi mengejek mereka.


"Tak ada hubungannya dengan cewek jorok kayak kamu??." Kata Agnes sinis.


"Hahaha. Aku jorok, hahaha tapi terima kasih banyak. Karna dengan itu membuat aku sadar, kalau dia (menunjuk Jefer) tidak baik bagi aku." Tiba-tiba aku samar-samar mendengar suara langkah kaki menuju arahku.


"Tiba tepat waktu." Gumamku tersenyum.


"Sayang apa masih lama berurusan dengan pacarmu?? Tanyanya padaku sambil menggenggam tanganku mesra.


"Aktingnya sangat profesional." Kataku membatin.


"Ralat kata-kata mu sayang. Karna sekarang dia cuman laki-laki asing yang aku anggap seperti seekor lalat sampah bersama pasangannya." Kataku sinis melihat Jefer dan Agnes.


Jefer terdiam. Dan dia menatap tajam kearahku, saat tau dia menatap, aku berpura-pura manja dengan pria dewasa itu dan dia bertanya padaku.


"Apa Om ini pacarmu??" Tanyanya sinis kearahku.


"Ia. Aku pacarnya, emang kenapa??" Jawab Nate menyela.


"Alexa. Apa kamu menjual tubuhmu ke Om itu dengan berapa harga??" Tanyanya lagi sinis


Pertanyaan nya membuat hatiku sakit seakan seperti jarum yang menusuk. Aku menghampirinya dan berkata.


"Emang kenapa kalau aku menjual tubuhku padanya (Menunjuk om Nate)???."


"Dasar ******. Emang benar ya yang dikatakan Agnes, kamu cewek murahan yang menjual tubuhmu demi uang." Katanya sinis.


Plak, plak


Dua tamparan keras aku berikan pada Jefer (Pipi kiri kanan).


"Dengar ya, aku bukan ****** yang seperti itu. Ingat baik-baik dan jangan menyesal."


"Mulai detik ini. KITA PUTUS."



OM NATE.


********selamat membaca.


like dan komen ya..


vote juga ya guys..


terima kasih


GBU********