
20 menit kemudian Alexa menghampiri ku dan mengucapkan terima kasih dan pamit.
Saat Alexa hendak berjalan aku memanggilnya.
"Alexa." Panggil ku.
Alexa, menoleh dan melihat.
"Ya uncle!!" Jawab Alexa.
"Masuk mobil, aku antar kamu pulang!!?" Ucap aku dingin karena Alexa memanggilku uncle
"Terima kasih uncle. Aku jalan kaki saja soalnya apartemen aku dekat!!!" Jawab Alexa berbalik dan melanjutkan jalan.
Aku yang tak percaya akan penolakan Alexa dan bersikeras untuk mengantar pulang Alexa. Aku pun mengikuti Alexa dan menggendong dan membawanya masuk ke dalam mobil.
"Uncle mesum apa yang kamu lakukan??? Alexa bertanya saat aku menggendongnya.
"Mesum???. Apa itu mesum??" Tanya ku penasaran karna tak mengerti.
"Masa uncle nggak tahu artinya mesum??"
"Ya. Karna aku nggak terlalu mengerti dan fasih bahasa Indonesia." Kata ku menjelasakan.
"Ya sudah kalau uncle nggak tahu. Turunkan aku?" Kata Alexa dingin.
"Ko jadi dia yang dingin." Kataku membatin.
"Diam lah atau kamu mau aku menciummu disini!!!?." Kata ku mengancam
Alexa yang mendengar ancaman itu langsung menutup mulutnya dan diam.
***
Author POV.
Cristian dan Alexa akhirnya sampai dilobi aparteman.
Alexa pun turun dari mobil menuju lift, tanpa sepatah kata meninggalkan Cristian.
"Dasar kucing kecil, pergi tanpa berterima kasih." Gumam Cristian disertai senyum miring, meninggalkan lokasi apartemen itu.
***
Apartemen Alexa.
Sesampainya didepan pintu apartemen Alexa menekan password dan masuk. Alexa menuju dapur membuka kulkas dan mengambil minum karna sedari tadi dia kehausan. Sehabis melepas dahaga, dia menuju kamar pribadinya dan masuk ke kamar mandi.
1 jam kemudian, Alexa keluar kamar mandi (karna kelelahan akan kejadian tadi Alexa ketiduran di bath) menuju ruang ganti.
10 menit kemudian, dia keluar menggunakan piyama bertali terusan. Dia pun tidur.
***
Tring tring tring.
"Hallo." Jawab Alexa parau.
"Alexa. Apa kamu nggak kuliah??." Tanya si penelpon yang tak lain adalah Cornalia.
"Emang sekarang jam berapa??" Tanya Alexa balik.
"Jam sembilan pagi Alexa.!!!!" Jawab Cornalia
"APA???" Jawab Alexa berteriak yang membuat Cornalia kaget dan menjauhkan ponsel dari telinganya. Panggilan pun terputus.
***
Tak terasa proses kuliah Alexa dioxford semester satu sudah selesai dan kampus meliburkan para mahasiswa.
Rencananya hari ini Alexa akan pulang ke Indonesia, tapi karena kemarin pagi orangtuanya menelfon kalau siang ini mereka akan tiba di London jadi Alexa batal pulang.
Tapi tetap ke bandara menjemput orangtuanya. Alexa pun mengajak Cornalia.
Sesampainya di bandara, ternyata pesawatnya belum lending jadi mereka menunggu diruang tunggu.
***
POV Alexa.
1 jam kemudian yang ditunggu akhirnya muncul. Aku langsung berlari menuju mama dan memeluknya tak lupa juga papa. Aku pun memperkenalkan Cornalia pada mama dan papa.
"Ayo kita pulang." Kataku menggandeng mama dan Cornalia."
"Ko papa nggak digandeng?" Ucap papa pura-pura cemburu.
"Ayolah papa jangan kaya anak kecil donk!!! ya udah aku kembaliin mama!!!." Kataku pada papa.
Aku, Cornalia dan orangtuaku menuju mobil.
Didalam mobil, papa mulai berbicara.
"Sayang. Kenapa kamu nggak beli mobil saja??" Ucap papa.
"Papa kan tahu aku nggak terlalu suka barang-barang kayak gitu, dan jarak kampus apartemen 20 menit jalan kaki saja udah sampai. Aku juga mendapatkan tempat makan yang dekat aparteman juga. Jadi buat apa mobil???."
"Astaga Alexa, Jadi selama ini kamu diam dalam apartemen dan nggak jalan-jalan gitu!!!!". Teriak mama yang membuat aku, Cornalia dan papa kaget menutup telinga.
"Apa untungnya jalan-jalan ma?"
Selamat membaca.
Like kalau suka, komen juga.
Dan kalau bisa vote ya.
Terima kasih.
GBU.
👃👃👃👃