
Apartemen.
"Aunty, uncle, Alexa thank ya udah traktir aku makan" Ucap Cornalia.
"Ah nak Lia jangan sungkan, anggap saja kami berterima kasih karena sudah membantu alexa menjemput kami di bandara." Kata papa.
"Oh ia uncle, aunty. Lia pamit pulang ya soalnya udah sore." Pamit Cornalia yang diangguki mama dan papa.
"Hati-hati ya Lia dan terima kasih untuk hari ini". Kataku
***
Pagi hari waktu London.
"Pa. Perusahaan kita di jakarta baik-baik saja kan"?? Tanyaku ke papa saat aku lihat papa sibuk Otak Atik leptopnya.
"Nggak sayang, papa cuman lagi balas email dari pak Bambang sekretaris papa tentang pengajuan kerja sama perusahaan kita dengan perusahaan MC.clan di london sini.
"Jadi bagaimana? Apa diterima"?? Tanyaku cepat.
"Kata pak Bambang perusahaan itu menerima pengajuan kerja sama kita tapi dengan 1 syarat". Jawab papa melihatku khawatir seakan bersedih.
"Syarat apa pa?? Dan kenapa papa melihatku seperti bersedih gitu"?? Tanyaku lagi bingung.
Ketika papa hendak menjawab, mama memanggil dari arah dapur untuk sarapan. Aku dan papa pun mengikuti mama menuju dapur. Kami bertiga pun memakan sarapan seperti biasa tanpa sepatah kata.
Selesai sarapan, aku membantu mama mencuci piring dan papa kembali ke ruang keluarga apartemen untuk melanjutkan kegiatan papa.
***
Dapur.
"Ma. Apa mama tau kalau papa lagi mengajukan proposal kerja sama dengan perusahaan MC.clan"??
"Oh itu, mama tau ko. Emang kenapa sayang"??
"Nggak ko ma, hanya tadi papa bilang perusahaan itu mengajukan syarat kerja sama ma!!!. Apa mama tahu apa syaratnya?"
"Ah itu, mama kurang tau sayang. Soalnya itu urusan papa mu".!
"Oh ok. Ma aku ke kamar dulu ya"??.
Di kamar.
"Ko aku ngerasa gelegat papa dan mama aneh ya"!!! Gumamku seraya menutup mata dan tidur
***
Ketika Alexa masuk dalam kamarnya, mama Lory (mama Alexa) menghampiri Bryan suaminya (ayah Alexa) dan berkata.
"Pa bagaimana ini, tadi mama hampir keceplosan saat Alexa bertanya tentang syarat itu"!!! Ucap Lory panik.
"Papa juga hampir keceplosan tadi, tapi untungnya mama memanggil sarapan tadi".
Kata Bryan tak kalah panik.
"Apa kita membatalkan saja kerja sama itu pa?? Mama takut seandainya Alexa tau syarat nya adalah dia. Bagaimana pa"?? Tanya Lory khawatir.
"Tapi ma, ini jalan satu-satunya untuk perusahaan kita terkenal di jagat Internasional ma" Jawab Bryan antusias.
"Ok. Tapi papa yang harus berbicara sama Alexa". Ucap Lory menegaskan.
"Ia ma. Papa juga lagi mikir ini, bagaimana caranya menjelaskan sama Alexa tentang masalah ini"!!. Kata Bryan frustasi.
Akhirnya perdebatan panjang yang melelahkan itu berakhir. Lory dan Bryan duduk bersantai di balkon apartemen tapi tiba-tiba
Kring kring.
Bunyi ponsel Bryan berbunyi dikantong celananya tanda ada panggilan masuk dari pak Bambang sekretarisnya. Bryan pun menjawab panggilan itu.
"Hallo Bambang". Jawab Bryan.
"Ya hallo tuan, maaf mengganggu. Saya ada kabar buruk tuan"?? Kata pak Bambang takut
"Apa itu"?. Tanya Bryan panik.
"Perusahaan MC.clan akan membatalkan kerja sama kita tuan kalau syarat yang diberikan belum kita penuhi". Kata pak Bambang.
"Oke, kamu urus semuanya disitu dan informasikan ke MC.clan kalau syaratnya akan kita penuhi dan minta mereka untuk bertemu besok diperusahaannya". Kata Bryan pada pak bambang.
"Baik tuan". Kata pak Bambang menutup panggilan.
"Ma entar alexa bangun, ajak dia ke salon dan ke MOL untuk berbelanja, pastikan penampilannya harus menarik untuk pertemuan besok" Kata Bryan.
"Oke pa". Jawab Lory.
Selamat membaca.
Like kalau suka, komen kalau ada kritik dan saran dan vote juga ya kalau ada poin, jangan lupa nilainya.
Terima kasih banyak.
GBU