MY LOVE STORY IN LONDON

MY LOVE STORY IN LONDON
23. Puncak dan Panggilan Sayang



"Yuk. Jalan!" Kata Cristian menggandeng tangan Alexa.


Alexa tak mempermasalahkan gandengan itu, malahan dia tambah senang. Sesampainya mereka berdua di meja makan, membuat penghuni yang sudah duduk jadi gempar.


"Pa. kayak nya ada berita bagus ini.!" Bisik Lory pada Bryan.


"Iya ni ma." Balas Bryan menga-nggukan kepala.


Mereka berlima memulai sarapan dengan Alexa yang mengambil makanan untuk Cristian, dan untuk nya.


"Sua-pin.!" Ucap manja Cristian.


"Oke Baby uncle." Kata Alexa.


Uhuk Uhuk Uhuk.


Interaksi mereka berdua membuat Lory, Bryan dan Cornelia kompak batuk-batuk.


"Oh ya uncle, hari ini kita pergi ke mana?" Tanya Alexa.


"Habiskan makanan kalian dulu baru berbicara.!" Ujar Bryan mengingatkan Alexa.


"Pa Ma Lia. Aku pamit ya.!" Ucap Alexa melambaikan tangan, menuju mobil Cristian dan masuk.


"Pa. Alexa harus bahagia." Ucap Lory


"Iya ma. Papa yakin itu." Balas Bryan.


Mereka bertiga kembali masuk mansion.


Di Dalam Mobil.


"Uncle kita sebenarnya ke mana sih??" Tanya Alexa manja.


"Berlibur. berhubung di Indonesia jadi saya ngajak kamu ke vila aku yang ada di puncak." Jawab Cristian, mencium punggung tangan Alexa.


"Kan masih lama sampainya jadi aku tidur aja!." Ucap Alexa menutup mata.


"Alexa, Bisa nggak panggilan uncle di hilangkan. Panggil sayang, honey, baby gitu.!" Ujar Cristian yang membuat Alexa membuka mata.


"Oh jadi ceritanya ini mau menuntut panggilan sayang?" Ucap Alexa tajam.


"Kalau nggak mau juga nggak apa-apa." kata Cristian.


"Aku panggil baby uncle gimana? Ujar Alexa.


"Ko baby uncle? Kesan nya aku seperti paman yang kelakuan nya seperti baby.! Kata Cristian menolak.


"Iya juga sih. Ya sudah SAYANG aja gimana?" Ujar Alexa menekan kata sayang.


"Setuju baby." Ucap Cristian senang kayak anak kecil yang baru dapat mainan baru.


"Ko aku baby sih.? Aku kan bukan anak baby. !" Protes Alexa.


"Itu panggilan sayang saya ke kamu Lex. Kamu kan cantik, imut, ceria."


"Oke deh Uncle.!"


"Ko uncle lagi.? Sayang dong.!


"Iya sayang. aku tidur ya.!


"Oke baby.


Puncak Bogor.


Pukul 09.10


Sekitar 1 jam 50 menit Cristian dan Alexa sampai di vila. Mereka berdua di sambut oleh Grace dan Thomas penjaga vila.


"Tuan. selamat datang." Ujar Thomas dan Grace, kompak tapi tak di hiraukan Cristian.


"Terima kasih paman dan bibi.!" Jawab Alexa ramah menggantikan Cristian.


"Ayo, kita ke kamar dan mandi. habis itu kita jalan-jalan, saya mau menunjukan sesuatu.!" Kata Cristian lembut.


"Tuan bisa ya selembut itu.!" Kata Grace pada Thomas.


" Iya. Siapa yah gadis beruntung itu?" Ucap Thomas.


Di Kamar.


Karena perjalanan yang cukup jauh membuat Cristian dan Alexa seperti kehabisan tenaga. Mereka berdua pun membanting tubuh mereka di atas ranjang dan tidur.


Di luar kamar.


"Ayo ketuk pintu nya.!" kata Thomas.


"Kamu aja mas. Aku takut di marahi!"


"Oke. Biar mas saja, tapi kamu tetap di sini temani mas."


Tok Tok Tok.


"Masuk.!" Sahut Cristian dari dalam.


Suami dan istri itu masuk ke kamar.


"Kenapa?" Tanya Cristian ketus.


"Sayangku jaga sikap dan tingkah mu, hargai lah mereka yang sudah menjaga vila mu ini.!" Ujar Alexa lembut.


"Oke. kenapa kesini? Tanya Cristian lagi.


"Begini tuan dan nona...


belum habis kata-kata Thomas.


"Panggil dia nyonya. karena dia akan menjadi nyonya vila ini."


"I...i... ya tuan." Jawab Thomas gugup karena takut.


"Begini tuan dan nyonya. makan siang dan makan malam, mau di buatkan menu apa?" Tanya Grace mewakili suaminya.


"Untuk makan siang jangan masak, masak makan malam saja. Tunggu aku tanya menu! Ujar Cristian.


Bersambung.


Jangan lupa mampir ke **Yang TERNODA


Dukung author dengan like komen vote**