
Aku menaiki tangga menuju kamar. Aku duduk di sofa kamar dan memainkan ponsel.
Tiba-tiba aku teringat Alexa.
"Jam begini pasti dia di kampus." Gumamku. Aku pun memutuskan untuk tidur.
***
Siang menjelang sore aku terbangun karena mendengar bunyi alaram dari smartphone ku.
(Sebelum tidur Cristian membuat alaram di smartphone nya.) Aku bangun dan duduk ditepi ranjang guna menerangkan mata. Ku rasa udah, aku bangun menuju kamar mandi guna mandi.
30 menit kemudian aku keluar kamar mandi, menuju changing room untuk memilih pakaian santai yang cocok.
Sekitar 30 menit akhirnya sang pangeran serigala keluar dari peradabannya untuk menemui sang putri kucing.
***
Aku sudah didalam mobil dan mengemudi mobil itu menuju tempat sang putri kucing.
Tiba-tiba!!!!
Kruyuk kruyuk
Suara perut aku mengingatkan ku kalau dari tadi siang aku belum makan apapun. Jadi aku memutuskan mampir ke restoran kemarin untuk mengisi perutku yang kosong.
Ketika hendak memakirkan mobil, aku melihat dari jauh Alexa dan temannya memasuki pintu restoran.
"Kucing kecil, aku hendak mencari mu ternyata dengan cepat takdir mempertemukan kita." Gumam aku tersenyum.
Aku turun dari mobil dengan memakai topi dan kacamata hitam, aku menyamar supaya bisa duduk dekat dengan si kucing kecil. Aku duduk tepat dibelakang Alexa dan temannya Cornalia (Saat hendak duduk tadi aku mendengar Alexa memanggil temannya Cornalia). Aku melambaikan tangan memanggil waitrees untuk memesan makanan.
"I want the best food here?"
(Aku mau makanan terbaik disini) Kata aku
"Yes sir. Please wait."
(Baik tuan, tolong tunggu?. Jawab waitrees itu.
Aku menunggu makanan sambil membuka smartphonen dan membalas pesan Roy.
Disisi belakang aku, Alexa dan Cornalia sedang menikmati makanan mereka sambil mengobrol ria.
Tak lama makanan aku pun tiba. Aku menyimpan smartphonen dan dengan lahap menyantap makanan itu habis tak tersisa.
Sehabis memakai black card, waitrees pun mengembalikannya.
Aku menoleh ke belakang untuk melihat Alexa, tapi yang dicari udah enggak ada disitu.
Aku pun buru-buru keluar dan mencari Alexa. Yang dicari ternyata berjalan kaki hendak menjauh? Aku memutuskan mengikuti Alexa.
Aku menaiki mobil dan mengikuti Alexa yang terus berjalan kaki??
Tiba-tiba, Alexa berhenti dan memutar badannya dan berlari kearah gang sempit yang terkenal berbahaya.
Aku, mengikuti Alexa kemanapun dia pergi. Sesampainya disana aku memakirkan mobil jauh dari tempat itu. Aku turun dari mobil dan berjalan kaki mengikuti jejak Alexa.
Dari jauh aku melihat adegan (di episode 4) dan berakhir pria itu di pukuli habis-habisan.
"Astaga ternyata ada cewek HULK?" Gumam ku terus menonton.
Ku rasa sudah cukup Alexa bermain, aku menghampiri dan menegur Alexa. Tapi tak hiraukan ucapan ku.
"Astaga cewek ini benaran HULK!!" Aku harus bersikap lembut kayak difilm HULK supaya dia kembali tenang." Gumamku membatin.
Ternyata dia merespon dan tenang. Tapi diluar dugaan. Dia!!!
"Ia. Biarkan aku membunuhnya, dia baji**** mesum yang mengatakan aku jal*** sama seperti Jefer." Katanya tenang tapi sinis.
"Jefer siapa ya??" Tanya aku dalam hati.
Tapi kenapa hatiku sakit ya, saat mendengar Alexa menyebut nama laki-laki itu dan seperti tercabik saat mendengar orang memaki Alexa jal***.
Akhirnya aku menyuruh Alexa melanjutkan aksi membunuhnya itu dan aku menunggu di mobil.
20 menit kemudian Alexa menghampiri ku dan mengucapkan terima kasih dan pamit.
Saat Alexa hendak berjalan aku memanggilnya.
Selamat membaca.
Like komen ya. Kalau bisa vote ya pake poin yang ada di pusat misi. Caranya masuk ke pusat misi.
Terima kasih.
GBU ALL
khamsamida.