
Kiness : Ayo kita makan...
Izha : Hmmm... Lumayan juga
masakannya... (sambil makan)
Kiness : Iya lah... Oiya baju kamu yang tadi
kena darah tinggal aja di sini nanti
aku cuci.... (sambil melahap
makanan)
Izha : Hmmm...
Setelah makan dan beres-beres rumah... mereka pergi ke supermarket, untuk membeli persediaan makanan...
Kiness : Ayo...! kau bawa keranjang trolinya
Jangan pergi jauh-jauh dariku...
nanti nyasar lagi... kalau mau beli
sesuatu ambillah nanti aku yang
bayar...
Izha : Kau kira aku masih kecil apa nggak
tau jalan pulang... kau yang harusnya
jangan jauh-jauh dari ku...
Kiness : Huh... iya-iya, sudahlah jangan debat
di sini... (sambil berjalan)
Izha : Huh... (sambil mendorong troli dan
mengikuti kinessya)
All : Siapa cowo itu... tampan sekali...
Coba kau kesanan...! Apakau tak
liat? ada pacarnya di sampingnya
(Membicarakan kiness dan izha)
Kiness : Ayo kita beli daging dulu...
Izha : Hmmm..(sambil mendorong troli)
Kiness : (dalam hati : huh lagi-lagi jadi
sorotan. Emang nih izha selalu
jadi sorotan, sedangkan aku jadi
korban)(sambil memilih daging)
Izha : Sampai kapan kau akan memilih
daging? Kita juga harus beli
cemilan untuk arya dan kirana...
Kiness : Iya... sebentar, tapi kita beli
sayuran dulu... (menaruh ke
keranjang) Ayo...
Izha : Hmmm... (mengikuti dari
belakang)
Kiness : Aku akan beli tomat, wortel,
bawang, terus sama apa lagi ya
(suara kecil, sambil mengambil
sayuran)
Izha : Kin, aku mau makan spaghetti !
(Menunjuk mie)
Kiness : Hmmm.. ya sudah ambil...
Izha : (Mengambil mie...)
Kiness : Ayo kita ketempat cemilan...
Izha : Ayo... (sambil menggandeng
tangan kinessya)
Kiness : (dalam hati : Nih anak dah kayak
anjing kecil, kalo sudah di belikan
yang dia mau pasti nempel terus)
(Sambil menatap Izha)
Izha : Kenapa kau?
Kiness : Nggak... nggak apa-apa.(sambil
menggelengkan kepala)
Menurutmu mereka suka makan
apa ?
Izha : Apa saja...
Kiness : Kalau begitu.. apakah kau tidak
mau?
Izha : Kau sudah belanja banyak. kalau
aku tambahin, nanti bagaimana cara
membawanya... (dalam hati : kau
kira aku pembantumu apa? liat saja
nanti.. kau pasti akan mendapatkan
balasannya)
Kiness : Ya sudahlah terserah kau.. (sibuk
mengambil jajanan)
All : Liat cowo itu! Ganteng deh...
rasanya pengen gw gebet...
Tapi sayangnya dah ada
pacarnya... tapi mereka
keliatannya serasi banget...
Uuuhh.. jadi iri...
Pelayan : Totalnya jadi Rp. 347,000.-
Kiness : Iya ini uangnya (sambil
mengulurkan uang dan
mengambil barang belanjaan)
Izha : Ayo kita pergi... (sambil
merangkul dan membantu
membawakan barang belanjaan
kinessya)
Pelayan : Mba, ini kembaliannya... (sambil
memegang uang kembalian)
Izha : Ambil aja... (tak memperdulikan)
Kiness : Eh.. eh... kenapa sih ?
(Memandang izha)
Izha : Ayo kita makan ice cream...
Kiness : Ya udah... (sambil senyum)
(dalam hati: kenapa nih orang?)
Toko Ice cream....
Kiness : Ini ice cream mu... (menjulurkan ice
cream)
Izha : Hmmm...
Kiness : Kau tadi kenapa ? (sambil memakan
ice cream)
Izha : Apa kau tak liat tadi... orang-orang
membicarakan kita... (sambil
memakan ice cream)
Kiness : Itu juga kan karena kau... siapa suruh
kau sempurna...
Izha : Memang menurutmu aku ganteng?
Kiness : Uhuk... ayo kita pulang...
(mengalihkan pembicaraan dan
berjalan menuju motor)
Izha : Hei... tapi kau belum menjawab ku ?
Kiness : Cepat lah.... (dalam hati : pertanyaan
macam apa itu...)
Izha : Iya.. iya... (dalam hati : apa dia sedang
mengalihkan pembicaraan. tapi ya
sudahlah...)
Setelah makan Ice cream, mereka pulang ke rumah kinessya...
Kiness : Ya udah duduk dulu... (membawa
barang-barang ke belakang)
Izha : Hmm... (duduk)
Ting.. tong... ting... tong... (suara bel rumah)
Kiness : Izha... tolong bukain (sedang
berada di dapur)
Izha : Iya... (berjalan dan membuka
pintu)
Arya dan kirana : Hai... loh kok ada izha?
Kiness : Siapa zha? (Menghampiri) kok
nggak di suruh masuk ?
Izha : Kirana sama Arya.... biarin aja
suruh berdiri di depan pintu aja
Kirana : Ini bukannya rumahnya kinessya
ya? Kok ada kamu...
Arya : Iya... kok ada lu sih ...
Kiness : Eh... kalian dah dateng toh... ayo
masuk...
Arya dan Kirana: Tapi kita nggak di bolehin
masuk sama dia...
(Menunjuk ke arah izha)