My Love Is Fate

My Love Is Fate
Episode 30



*Sorry😔... jarang banget UP. Aku sibuk dengan tugasku, jadi maap banget... Maap juga kalau ceritanya bosenin... Sekali lagi maap🙇🙇🙇



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



♡Selamat membaca...



*Waktu Istirahat...



Izha langsung mencari Kinessya, dia mencari di kelas, di lorong sekolah, di kantin, di lobi dan akhirnya Izha menemukannya di taman.


Kinessya sedang duduk di bawah pohon sendirian, sambil merenungkan sesuatu.



Kiness : Aku sudah milik orang, apa aku masih bisa seperti dulu... (gumamnya sambil bersender di pohon)



Izha perlahan mendekat dan duduk samping Kinessya.



Izha : Tentu saja, aku tidak akan melarangmu... (sambil membelai rambut kinessya)



Kinessya terkejud akan kedatangan Izha.



Kiness : Kenapa kamu ...



Izha : Sssttt... (menutup mulut Kinessya dengan jari telunjuk) Aku akan terus mencarimu sampai aku menemukanmu... Jadi jangan heran kalau ada aku di sisimu... (menatap mata kinessya)



Kiness : (memalingkan wajah) Oh... kamu bangun juga toh... (kesal)



Izha : Okok.. aku ngaku aku salah... Sorry, tadi aku nggak dengerin perkataanmu... kamu bisa hukum aku, kamu boleh minta apa saja yang kamu mau...



Kiness : Benarkah ?



Izha : Iya... kita sudah kenal kurang lebih 5 bulan, apa kau masih meragukanku ?



Kiness : Mmm... Apa kita bisa pindah ke inggris ?



Izha : Tentu, kalau itu maumu kita akan pindah... kamu ingin pindah kapan ?



Kiness : Kenaikkan kelas...



Izha : Baiklah... Tapi kenapa kau ingin pindah ?



Kiness : Aku membangun bisnis di sana dan aku ingin mengusurnya...



Izha : Owh... Lalu apa lagi permintaanmu ?



Kiness : Aku ingin seperti dulu... Aku ingin ikut Balapan lagi...



Izha : Itu... butuh pertimbangan... (dengan ragu-ragu)



Kiness : Ayolah... Sebagai balasannya, aku kasih kau jatah setiap kau mau... (muka iba)



Izha : ... (berpikir) Benarkah ? Aku akan mendapat jatah ?



Kiness : He'eh... (mengangguk)



Izha : Baiklah... aku mau jatahku sekarang... (mendekatkan wajah)



Kiness : Eh... (mendorong badan izha dengan pelan)



Izha : Kenapa ?



Kiness : Ini di sekolah... apa lagi di taman, banyak orang...



Izha : Mmmm... Baiklah... (Berdiri dan mengulurkan tangan) Ayo... nanti kita jalan-jalan...



.


.


.


*Pulang sekolah...



Kinessya menunggu izha di belakang sekolah, sesuai dengan perjanjiannya.



Izha : Sorry... Lama ya?(mencium kedua pipi kinessya), tadi abis ngurusin Arya dulu... (melepas jas sekolah)



Kiness : Iya... Ini kuncinya... (menyerahkan kunci motor)



Izha : Ok... (mengambil kunci motor dan menyerahkan jasnya pada Kinessya.) Mau kemana ?



Kiness : Aku mau makan... laper... (memasang muka kekanak-kanakan dan memegang perut)



Izha : Kamu lapar ya, sayang...



Kiness : Iya... aku mau makan seafood...



Izha : Ok... Ayo...



Izha menyalakan motor dan kinessya naik, setelah itu mereka pergi.


Sepanjang jalan Kinessya memeluk Izha dengan erat.



Kiness : Kenapa kamu bolehin aku balapan ? (dengan suara samar samar)



Izha : Karena aku dapet jatah, and.. sebenernya aku juga balapan sih...



Kiness : Yeee... denger dapet jatah aja... mau...



Izha : Hehehe....


.


.


.


*Resto Seafood...



^Kinessya^



Aku dan Izha sampai di sebuah resto langganan, aku sering sekali datang kesini berdua dengan izha, selain rasanya enak dan porsinya banyak, di resto ini juga terdapat discon untuk pasangan serasi, jadi maksudnya jika pasangan itu paling romantis maka semakin besar juga diskon yg di dapatkannya.


Aku turun dari motor dan menunggu izha.



Izha : Ayo masuk... (sambil mengapit tangan kiri kinessya di lengan kekarnya)



Kiness : Iya... (tangan kanannya membawa jas)



Mereka masuk kedalam dan di sambut oleh pelayan.



"Selamat datang... silakan duduk" sambil menunjuk tempat duduk.



Izha menarikkan kursi untuk kinessya duduk lalu duduk di depannya.



"Selamat sore semua... selamat datang di resto XX... ya seperti biasa, kita akan mencari pasangan yang paling serasi, jika semakin mereka mesra semakin besar bonus yang mereka dapatkan... Ayo untuk para pasangan silakan maju ke atas panggung.." MC.



Para pasangan maju ke atas panggung, begitu juga dengan aku dan Izha. Kami maju dengan aku menyelipkan tanganku lengan kekar Izha.


Setelah itu aku mengambil kartu giliran. Ooohh... aku mendapat giliran kesepuluh.


Satu persatu pasangan memperlihatkan keromantisan mereka, berbagai macam cara mereka tunjukkan dan sekarang sudah waktunya giliran Aku dan Izha.


Kira-kira apa yang akan di lakukan Izha agar kami dapat hadiah itu ya...