My Love Is Fate

My Love Is Fate
Episode 23



Pagi hari....



Kiness : Hoamm.. (menguap, dan duduk sambil meregangkan badan) Eh... (melihat kesamping) (dalam hati : Tenang sekali waktu dia sedang tidur, membuatku gemas dengannya)(sambil membelai wajah izha)



Setelah itu, kinessya bangun dan mulai mengerjakan perkerjaan rumah, seperti membereskan tempat tidur, baju kotor izha, membersihkan rumah, dan memasak.


Selesainya memasak, kinessya membangunkan izha untuk sarapan.



Kiness : Zha... Ayo bangun !!! (menepuk-nepuk pipi izha)


Izha : Hmmm... (memegang tangan kinessya dan bersikap seperti kucing yang sedang dibelai oleh tuannya)


Kiness : Izha... ayo bangun... (mencubit pipi izha)


Izha : Aaahh... (memeluk pinggang kinessya) nggak mau...


Kiness : Ayo bangun... siap-siap lalu sarapan...


Izha : Buat apa.. ? (suaranya lemas karena masih setengah tidur)


Kiness : Momi kan mau balik ke inggris.... kita harus antar momi ke bandara... (mengelus rambut izha)


Izha : Kamu dulu aja yang mandi... (bersikap manja) kamu pake baju yang sudah ku siapkan di ruang ganti...


Kiness : Oke.. tapi kalo aku selesai siap-siap tapi kamu masih belum bangun.. aku bakal siram kamu ya... (melepas tangan izha yang memeluk pinggang kinessya dan pergi ke kamar mandi)


Izha : Ugh... (membalikkan badan)



Waktu kinessya sedang mandi, izha mendapat telepon dari momi...



Kringgg... kringg...



Izha : Ugh.. (menggapai hp yang ada di meja lalu mengangkat telepon) Hallo... Kenapa,Ma ? (suara lemas karena masih mengantuk)



"...."



"Iya... aku bangun... abis itu mandi..." (bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju ruang tengah lalu menyalakan tv)



"..."



"Iya.. aku ntar sama kinessya datang jemput mama ke rumah.. "



"...."



"Ya udah ya, ma.. bye.." (mematikan telepon)



Selesai mandi, kinessya memakai baju yang sudah siapkan oleh izha. Lalu menghampiri izha.



Kiness : Bangun juga kamu... (duduk samping izha sambil mengeringkan rambut dengan handuk) Siapa yang telfon ?


Izha : Momi... sini aku bantu.. (mengambil handuk dan membantu kinesaya mengeringkan rambut)


Kiness : Mana remotnya ? aku mau melihat berita...


Izha : Itu ada di meja... (fokus mengeringkan rambut kinessya)


Kiness : Mandi sana ! Rambutku juga udah nggak basah lagi... habis kamu mandi kita makan trus jemput momi...


Izha : Iya... (pergi ke kamar mandi)


Kiness : Ugh... (menyender ke kursi)



*Berita terkini... perusahaan dari keluarga sie mengalami kebangkrutan dalam satu malam....



Kiness : Hah... (mematikan tv dan menelfon papi) Hallo, Pi...



"...."




"...."



Kiness : "Oke pi... makasih"



"..."



Kiness : "Ya udah ya, Pi. Aku tutup dulu. Bye papi..."



"..."



Kiness : "Iya.. aku juga menyayangimu, Dah ..." (mematikan telefon...)



Tiba-tiba dari belakang izha merebut telfon kinessya...



Izha : Telfon siapa kamu ? (ucap izha dengan kesal)


Kiness : Bukan siapa-siapa... (cuek) kembalikan hpku... (meraih hp yang ada di tangan izha)


Izha : Nggak... (menghindar)


Kiness : Hmmm... (mulai mendekat ke izha, lalu menjinjit dan menciumnya) Umm..


Izha : Ummm... (memeluk pinggang kinessya dengan erat)


Kiness : Uumm.. (melepas ciumannya dan memeluk balik izha) Itu bukan siapa-siapa... Itu Ayahku... aku dengan ayahku membicarakan tentang perusahaan sie... (menatap wajah izha dan membelainya)


Izha : Benar kah... (menggenggam tangan kinessya yang sedang membelainya) Kamu tidak bohong ?


Kiness : Iya... sayang... (sambil senyum manis) Ayo kita makan dulu... (menggandeng tangan izha)


Izha : Hmmm... (mengikuti kinessya)



Setelah makan, mereka berdua menuju rumah kinessya untuk menjemput momi dan mengantarkannya ke bandara.



Sesampainya di rumah kinessya, mereka turun dan masuk ke dalam.



Kiness : Momi... (menghampiri momi dan memeluknya)


Momi : Eh... sayang kamu sudah pulang ? (mengelus rambutnya) Kamu nggak papa kan ? (mengecek badan kinessya apakah ada yang terluka atau tidak)


Kiness : Iya momi... aku nggak papa (membelai lembut momi)


Kirana : Ehem... (memberi kode)


Kiness : Eh... ada kirana toh...


Kirana : Kemana aja kamu semalam ? (berpura-pura marah)


Kiness : Aku hanya tidur di tempat lain...


Kirana : Untung kamu nggak ikut, Jadi aku bisa makan kepitingnya dengan tenang tanpa ada yang minta... (mengeledek)


Kiness : Iihh... kok pada makan kepiting aku nggak di ajak... (sebal)


Momi : Kamunya tidur sih.. jadi momi suruh izha bawa kamu pergi...


Kiness : Ugh... (menyedekap kedua tangan sambil memanyunkan bibir)


Izha : Ar... barangnya udah di masukin semua ???


Arya : Udah.. zha..


Izha : Ayo berangkat, nanti ketinggalan pesawat lagi ...


Kirana : Iya... ayo mom..


Momi : Tuh kinessya lagi marah.. kamu bujuk gih... (membisikkan ke telinga izha) Kita ke mobil dulu ya (berjalan menuju mobil)


Izha : Kamu kenapa sih ? (mendekat dan menyenderkan kepala kinessya ke badan izha sambil mengelus)