My Love Is Fate

My Love Is Fate
Episode 25



Izha : Tidak... (dengan nada dingin)


Kiness : Bohong... buktinya kamu tidak seperti biasanya... (sambil menatap muka izha)


Izha : Aku tidak berbohong, sayang. Kamu lepaskan pelukkannya ya... aku sedang mengemudi... (sambil mencium ujung kepala kinessya)


Kiness : Tidak... aku sudah nyaman begini... (kata kinessya dengan sikapnya yang manja sambil mengeluskan kepalanya di lengan izha)


Izha : Baiklah... kamu kayak gini aja, tapi kamu diem ya... jangan melakukan itu lagi... apalagi melihatkannya kepada orang lain... (ucap izha dengan tegas)


Kiness : Kenapa ? (sambil menatap izha)


Izha : Karena itu sangat menggoda, sayangku... dan kamu hanya milikku seorang... (ucap izha sambil mengelus rambut kinessya dan menyetir)


Kiness : Baiklah,sayangku. Aku hanya milikmu dan akan menjadi milikmu untuk selamanya... (sambil mencium pipi izha)


Izha : My Love... (ucap izha dengan senang saat mendengar ucapan kinessya. tangannya menarik pinggang ramping milik kinessya ke pelukannya)


Kiness : Tapi kalau aku lihat kamu sama cewe lain... aku bakal menghilang dari kehidupanmu dan lenyap ditelan bumi. (ucap kinessya memeluk izha dengan erat)


Izha : Itu tidak akan pernah terjadi. Aku akan melenyapkan semua wanita yang berani mendekatiku.. (ucap izha sambil menyetir dan memeluk kinessya)


Kiness : Hmmm....



Kinessya tidur dalam perjalanan dengan posisi memeluk izha. Izha hanya membiarkan kinessya tidur dalam pelukannya, walau dia merasa pegal.


.


.


.


Setelah, 2 jam mengendarai mobil, akhirnya mereka sampai juga di sebuah villa rahasia milik izha.



Villa itu terletak di pinggir kota, sehingga sepi, asri dan nyaman untuk menenangkan diri. Selain pemandangannya yang indah didekat villa juga terdapat danau, itu membuat pikiran menjadi lebih tenang.



Izha menggendong depan kinessya, dia tidak ingin membangunkan kinessya yang sedang tertidur pulas. Izha menaruh kinessya di ranjang dengan perlahan agar kinessya tidak terbangun.


Setelah membaringkkannya izha mencium kening kinessya dan pergi mandi. Selesai mandi izha tidur samping kinessya.


.


.


.


Sore hari, di rumah keluarga kinessya...



Momi : Huh... untung aja nggak ketawan kinessya, kalo aku tidak jadi pulang... (Ucap momi dengan terengah-engah)



Mami :Syukurlah kalian cepat datang... Ayo buruan siap-siap (Ucap mami yang sudah berdandan rapi dengan papi)



Pipi : Kalian mau kemana ? kita baru saja sampai...



Papi : Isszh... tentu saja kita akan melaksanakan rencananya, Arya dan Kirana sudah menunggu di danau dekat villa rahasia milik izha...



Momi : Oke... Ayo kita siap-siap kalian tunggu ya... (sambil menarik tangan pipi dan bersiap-siap)



Pipi : Pelan-pelan, mi... (ucap pipi yang terseret oleh momi)


.


.


.



Villa rahasia Izha, Danau



Arya : Kir, Tolong pegangin tangganya, biar seimbang... (sambil memegang tangga dan balon)



Kirana : Oke... (menghampiri arya dan memegangi tangganya) Pelan-pelan ya...




Brukkk...



Arya jatuh menindihi badan Kirana dan bibir mereka saling berciuman...



Uuummm...



Tak lama orang tua Arya, Kirana, Izha, dan Kinessya datang. Mereka melihat posisi Arya dan kirana yang agak seksual.



Mom Arya : Kris, sepertinya kita harus secepatnya mengurus pernikahan mereka... (ucap mami Arya kepada mami Kirana)



Mom Kirana : Sayang, ayo kita urus hari pernikahan anak kita... (ucap mami Kirana kepada Papinya)



Momi : Ehem... Kayaknya bakal ada pesta nyusul nich... (ucap momi menggoda orang tua arya dan kirana)



Mami : Mereka sudah bertunangan jadi kita tinggal tunggu pesta pernikahannya saja.. (sambung mami menggoda orang tua arya dan kirana)



Arya : (melepas ciumannya) Sayang, kamu terlihat sangat cantik... (goda arya sambil membelai rambut kirana)



Kirana : Ugh... cepat minggir dari tubuhku... (sambil berusaha mendorong arya tapi tenaganya seakan dihisap oleh Arya)



Arya : Baiklah... (Arya berdiri dan menggendong kirana untuk duduk di kursi)



All mom : Ugh... so sweet... (ucap mereka bersamaan sambil berpelukan)



Papi kirana : Sudah-sudah lebih baik kita lanjutkan lagi... (ucap papi kirana sambil merangkul mami kirana)



Papi Arya : Betul kata Rasya.. Ayo lanjutkan lagi... (sambil membantu kerusakan yang dibuat oleh Arya)



Pipi : Kalian para wanita pergi siapkan makanan yang kami semua sukain...



All mom : Kalian semua kan sama saja paling suka seafood dan ayam... (ucap para mami-mami membentak suaminya)



Kirana : Hihihi... (ketawa kecil) betul kata momi-momi, selera kita kan sama, tidak ada yang berbeda... hihihi.. (ledek kirana sambil merangkul arya)



HAHAHAA... *tawa semua orang



Arya : Aku bantu mereka dulu ya... (sambil membelai rambut kirana)



Mami : Tidak, lebih baik kamu bawa kirana ke pondok taman agar kalian bisa istirahat...



Mom kiran : Betul kata Christy kamu bawa kirana istirahat saja...



Arya : Ya sudah... kami pergi dulu ya.. (sambil menggendong kirana)