
Pagi ini terlihat sangat cerah, burung berkicauan. Ayam berkokok yaelah kayak dikampung aja (bacot!). Seorang gadis cantik sudah rapih dengan pakaian sekolah nya, kuncir dua kuda, sudah menjadi fashion gaya rambut nya setiap hari.
Setelah acara sarapan pagi tadi, sekarang Kenya berangkat bersama ayahnya. Entah ada angin apa, ayah nya itu ingin menghantarkan putri kecil nya itu ya, walapun Kenya sudah dewasa. Tapi tetap saja ayah nya itu, menyebutnya putri kecil nya.
"Yah, Kenya masuk dulu ya. Assalamuallaikum"Pamit Kenya dan menyalami ayahnya.
"Iya, Wa'laikumsalam. Nanti langsung pulang jangan ngelantur kemana mana."ujar Dito, dan diangguki oleh Kenya.
Selepas kepergian Ayah nya dari sekolah, Kenya berjalan tenang di koridor, dengan earphon yang tersangkut ditelinga. Dan mengunyah permen karet. Kenya berjalan dengan santai tanpa ia sadari, Kenya menabrak punggung seseorang.
BRUKKK
"Awww...aduhh pala gue sakit banget" rintih Kenya sambil memegangi kepalanya.
Kenya mendongkak siapa yang menabrak ia, lebih tepatnya si. Kenya yang nabrak. Pas diliat, Kenya terkejut.
"Aihh lo lagi, kenapa musti lo sih? Emang gak bisa apa yang nabrak Justin Bieber kek, Shawn meands. Ya, walapun tampang lo lumayan lah." ujar Kenya kepada seorang cowok tinggi, berkulit putih dan tampang errr mengerikan, alias tanpa ekspresi.
Yang diajak bicara malah memasangkan tampang dingin, dan berlalu begitu saja What the hell. Gak ada niat minta maap nya sama sekali. Dasar manusia kutup.
Kenya yang melihat itu, hanya mendengus kesal. Baru kali ini ia menemukan cowok seperti dia. Songong. Idihhhh
Kenya memutuskan untuk berjalan ke kelas nya membuka pintu nya. Secara tiba tiba, sampai membuat semua murid kaget di buatnya.
"Gila lo! Maen masuk aja. Bikin kaget orang tau gak"omel Revan teman sekalas Kenya.
"Bacod!! Diem aja lo gak usah berisik!" bentak Kenya.
Kenya berjalan kearah bangku nya, dengan muka ditekuk. Membuat Lori, dan Fira yang melihat aneh. Kedua sahabat nya pun lagusung menghampiri Kenya.
"Woi! Lo kenapa? Pagi pagi gini udah cemberut aja" ucap Lori dan diangguki oleh Fira.
"Tau tumben amat lo, ada masalah?" tanya Fira.
"Gue kesel banget hari ini" ujar Kenya, kedua sahabatnya. Menyengrit heran.
"Kesel kenapa? Cobak cerita sama kita"ucap Lori. Dan diangguki Fira.
"Lo tau gak sih, gue lagi jalan tiba tiba ada yang nabrak cowok. Ihhh dan parah nya dia gak minta maaf, dan langsung pergi begitu aja. Pengen gue jenggut aja tuh rambutnya." cerocos Kenya panjang lebar.
Kedua sahabat nya hanya diem, mendengarkan Kenya berbicara. Kedua nya melongo heran, sejak kapan sahabatnya ini cerewet.
"Yang nabrak ganteng gak?" apa apan ini, kenapa Fira menanyakan hal yang seperti itu?
"Eh, kok lo malah nanyain dia ganteng apa enggak" sebal Kenya, bisa bisa nya Fira bicara seperti itu.
"Ye, siapa tau aja dia ganteng kan lumayan. Hahahah" ujar Fira tertawa renyah.
"Ganteng si, ihh tapi nakutin. Gue sih ogah." ucap Kenya, sambil mengedik kan bahunya merasa takut dengan tatapan cowok itu.
"Gak boleh gitu, nanti jodoh baru tau rasa lo!" kali ini Lori yang berbicara.
Kenya hanya menatap horor kedua sabahatnya, terutama Lori.
"Lo kenapa dah?" tanya Lori.
"Lo yang bener aja, gue jodoh sama manusia kek dia. Idih" ucap Kenya memasang muka jijik.
"Ah udah seterah lo, udah bel masuk ni." ujar Fira dan diangguki keduanya.
Setelah beberapa jam belajar, akhirnya bell istirahat berbunyi membuat seluruh murid berhamburan keluar. Dan mengisi perutnya di kantin, begitu juga dengan Kenya, Lori, dan Fira.
Ketiga nya sudah berada dikantin dan sudah memesan makanannya. Tiba tiba banyak suara yang terdengar ditelinga Kenya dan kedua sahabatnya.
"eh, liat deh Kevin ganteng banget kan."
"uhhh Kevin, cool banget dong!"
"Kevin aku padamu,"
"Astaga Kevin makin hari, makin gantengg uhhhh."
Dan masih banyak lagi, celotehan para siswi. Membuat Kenya jengah mendengarnya. "Memang nya seganteng apa sih Kevin Kevin itu," guam nya dalam hati.
"Eh, lo pada tau siapa itu Kevin?" tanya Kenya kepada kedua sahabat nya.
"Hah! Jadi lo sekolah disini 2 tahun gak tau siapa Kevin? Astaga. Ken lo kemana aja. Lori kasih tau dia." ucap Fira dan meminta Lori menjalskan kepada Kenya.
"Jadi gini loh Ken, Kevin itu cowok populer di SMA GARUDA. Walapun dia Dingin, tapi fans fans alay nya banyak banget, dan lo harus tau. Kalo Kevin itu bener bener ganteng pakek banget banget."jelas Lori, kepada Kenya dan diangguki oleh Fira.
"Masa? Seganteng itu, gue gak percaya" ujar Kenya kepada Lori dan Fira.
Lori dan Fira hanya memutar bola mata nya jengah, bagaimana bisa Kenya bicara seperti itu. Jika belum melihat secara langsung. Dasar Kenya.
Dan seketika ada Kevin ddk, yang duduk di samping Kenya ddk. Yang membuat Kenya kaget, "loh loh bukannya dia yang nabrak gue ya." Batin Kenya.
"Ppsttt...woi itu tu yang nabrak gue" ujar Kenya berbisik kepada kedua sahabat nya.
"Hah! Yang bener lo, dia itu Kevin. Gimana menurut lo? Ganteng kan" ucap Lori sambil menarik turunkan sebelah alisnya.
Kenya terbelak kaget, pasalnya ia tak pernah melihat Kevin sebelum nya. Kenya berdiri dan menghampiri ke meja Kevin ddk. Dan membuat Lori dan Fira bingung.
"eh, lo kan yang nabrak gue tadi. Bukan nya minta maaf, malah cabut begitu aja. Dasar." maki Kenya kepada cowok ganteng dan cool. Siapa lagi kalo bukan Kevin Bazaars.
"Wihh, bos lo kenal cewek ini?" tanya Jovan, Kevin hanya mengangkat bahu acuh. Dan berdiri dari tempat duduk dan berlalu pergi begitu saja.
"Eh manis, kita pergi dulu ya bye! Ayo Vero." pamit Jovan kepada Kenya. Jovan dan Vero pergi dari kantin untuk menyusul Kevin.
"Dasar batu bata!" umpat Kenya kepada Kevin. Kenya berjalan meninggalkan kantin, dan teman teman nya.
bersambung....
Jangan lupa Vote and komen,harusssss banget keritik cerita MICMH ini. Karena itu sangat penting buat Author.......
Seeu papai≥﹏≤