My Girlfriend Is My Teacher

My Girlfriend Is My Teacher
#7, di kamar mandi



Malam pun tiba, disana terlihat touma yang sedang berganti baju dan bersiap untuk mandi.


touma melepas pakaiannya dan berkata.


"yang jelas syukur deh, aku agak khawatir dengan gadis yang tak berhati-hati dalam berbicara sepertinya " kata touma dalam hati.


"oh ya, lalu di sekolahnya dulu gimana yh?" kata touma yang sudah melepas semua pakaiannya.


touma pun menuju ke kamar mandi sambil membawa handuk di tangan nya.


setelah sampai di kamar mandi, touma bergegas masuk ke kamar mandi tanpa menghiraukan apapun.


"kriiet" (pintu kamar mandi dibuka)


terlihat touma membuka pintu kamar mandinya.


disana touma terkejut melihat pemandangan yang ada di kamar mandinya.


yah, disana terlihat Rui yang sedang berendam di air sambil membaca buku.


sontak rasa terkejut touma pun membuatnya dengan sigap menutup pintu nya lagi.


"wahhh maaf" kata touma terkejut dan menutup pintu.


terdengar suara dari dalam kamar mandi setelah touma menutup pintu.


"nggak apa-apa, lagian kamu sudah pernah melihatnya" kata Rui di dalam.


perkataan Rui Lang sung di jawab touma dengan cepat.


"tidak tidak tidak, bukan itu masalahnya!" kata touma yang membelakangi pintu kamar mandi.


setelahnya terlihat Rui menenggelamkan semua badan nya dan tersisa kepalanya yang tidak masuk ke dalam air dan berkata sambil malu-malu.


"untuk hari ini, terimakasih"


touma yang mendengarnya pun tersenyum dan berkata "yah oke, aku beneran minta maaf, aku mandi nanti saja."


setelah itu touma pun meninggalkan kamar mandi, dan setelah beberapa langkah, di selat oleh Rui.


"kenapa nggak masuk aja." kata Rui menyuruh touma untuk masuk.


"heh, apa." jawab touma dengan terkejut sambil membalikkan badannya.


"nggak apa-apa, masuk saja." kata Rui lagi


suasana menjadi hening beberapa saat setelah touma mendengar ucapan Rui.


" bicara apasih kamu itu." kata touma panik.


"kamu sudah telanjang, gitu" jawab Rui.


"kamu itu yah.....meski saudara, kita itu....." kata touma.


saat touma hendak melanjutkan perkataannya, terdengar pintu di buka oleh rui, dan membuat touma terkejut dan melihatnya.


touma terkejut melihat Rui keluar dari kamar mandi dengan telanjang.


"kumohon...maukah kamu sekali lagi..." kata Rui dengan malu-malu.


sempat sesaat touma tergoda oleh keindahan tubuh Rui, dan beberapa saat setelahnya touma pun tersadar dan menggelengkan kepalanya.


"ada sesuatu yang ingin ku tanyakan kepadamu ." kata Rui sambil masuk kembali ke kamar mandi.


"mengenai yang kemarin malam." kata Rui yang membuat touma terkejut.


"sulit buat membahasnya, kan?"kata Rui lagi.


setelah Rui mengatakan itu, touma pun masuk ke kamar mandi dan touma duduk di sebelah kanan Rui.


disana terlihat ada sebuah tempat untuk berendam dan sebelahnya ada tempat duduk kecil untuk berkeramas, disana juga ada sebuah shower dan sebuah kaca yang ada di depan touma duduk.


"apa." tanya touma.


"apa alasanmu sampai mau mencium kak hina?" kata Rui yang membuat touma semapt terkejut.


" kamu itu cowok kurang ajar yang nafsuan sama semua cewek, awalnya kupikir begitu, tapi.... setelah melihatmu hari ini, kurasa kamu bukan orang seperti itu."


" jangan-jangan kamu ingin...... menghiburnya?" kata Rui sambil menatap ke arah touma.


" hah" jawab touma sambil menatap ke arah Rui dan membuat touma dan Rui saling berpaling .


" kamu sudah dengar kalau kak hina punya pacar kan." kata Rui.


dan touma pun mengigat kejadian di atap sekolah dan berkata "apa Bu guru sedang mengalami masalah?"


" kalau belum dengar yasudah! lupakan saja pembicaraan ini." kata Rui


"tungg..." kata touma yang di hentikan karena Rui keluar dari tempat berendam dan touma melihatnya dari cermin yang ada di depannya.


melihat itu touma jadi malu-malu.


"mana mungkin aku bisa melupakannya, coba?"


kata touma dan touma pun keluar dari kamar mandi.


################


malam pun berlalu dan pagi pun tiba, tampak touma Rui dan ayah touma berada di meja makan dan ibu angkat touma yang sedang di dapur.


"pagi" kata kak Hina sambil berjalan ke arah meja makan.


"ya pagi " jawab ayah touma.


"pagi " jawab ibu touma yang menoleh ke arah Hina.


" sup miso dengan lobak, ya! beruntung nih." kata kak Hina sambil memegang kursi yang kosong di meja makan dan bersiap untuk duduk.


" huh" kata kak Hina yang melihat ke arah touma, touma pun malu-malu.


" kami ada pengumuman buat kalian, sih" kata ayah touma.


" hari ini kami akan pergi ke KUA untuk mendaftarkan pernikahan" kata ayah dan terlihat ibu angkat touma menghampirinya.


" akhirnya resmi jadi pasutri, ya?" kata kak Hina


"kalau begitu, hari ini akan jadi hari ulang tahun pernikahan kalian, ya?."


"ibu, selamat." kata kak Hina tersenyum.


"terimakasih" jawab Bu Tsukiko.


lalu, pulangnya kami ingin makan berdua saja sih, apa kalian keberatan?." tanya ayah touma menyelat.


"tentu saja boleh, yah kan ." kata kak Hina meminta pendapat touma dan Rui.


mereka berdua pun mengangguk tanda mereka setuju.


"kalian bertiga nanti bagaima?." tanya Bu Tsukiko khawatir.


"tenang saja, karena masih ada orang dewasa."kata kak hina sok tegas sambil menunjuk dirinya sendiri.


"meski bilang begitu, kamu nggak akan mabuk lagi, 'kan? canda Bu Tsukiko.


"akan aku usahakan " jawab kak Hina sedikit tertawa.


"baiklah makan malam hari ini aku yang buatin yh!" kata kak Hina semangat.


"menghawatirkan, yh. " jawab Bu Tsukiko sambil jalan kembali ke dapur.


"jahat" kata kak Hina.


"Rui, bantu kakak mu yh" kata Bu Tsukiko di tengah jalannya menuju dapur.


"ya." jawab Rui.


touma pun terpikirkan oleh perkataan yang tadi dan berbicara di dalam hatinya.


" masakan Bu guru, yah?" kata touma bergumam.


setelah selesai makan touma pun bergegas ke kamarnya untuk tidur, begitu juga dengan kak hina.


Rui membantu ibunya mencuci piring dan ayah touma pergi ke sofa untuk menonton tv.


tak terasa malam pun berlalu hari berganti siang dan ada masalah besar apa yang menunggu touma di depan.


di sekolah


terlihat sebuah kelas dan touma duduk di bangku yang di sediakan kelas.


terlihat pak guru sedang menjelaskan materi pelajaran di depan.


touma tidak fokus belajar dan mengingat kejadian tadi malam.


"masakan Bu guru enak nggak yh?." kata touma dalam hati dan tersenyum sambil mengerjakan tugas yang di berikan guru.


########## ## #


masakan Bu guru hina enak nggak yah? nantikan jawabannya di chapter berikutnya.


semoga kalian suka!.


______________-_________________________________


terimakasih kalian yang sudah mau membaca novel ini, semoga menghibur.


jangan lupa like kalau kalian suka dan jangan lupa untuk follow/ subscribe agar kalian mendapatkan pemberitahuan kalau novel ini update lagi.


jangan lupa kalau ada saran, boleh taruh di komentar.


siu next time Bai bai.