My Girlfriend Is My Teacher

My Girlfriend Is My Teacher
Keributan di bar



Keesokan harinya, touma seperti biasa pergi ke sekolah, dan tidak terjadi apa apa selama beberapa hari terakhir.


Dan sampai lah pada hari Minggu, disini touma ada di rumah dan menelfon teman nya yang bernama Rudi, Rudi ini orangnya sedikit gemuk dan jujur, dia menjadi sahabat terbaik touma.


Kalau ada apa-apa touma selalu cerita pada Rudi, Rudi ini sudah bekerja dia bekerja di sebuah kafe/bar, hari ini adalah hari liburnya dan sebab itulah touma berani menelfon nya.


"kring kring " (suara telfon)


"halo Rudi, apakah kamu di rumah"


"Iyah, aku di rumah memangnya kenapa"jawab Rudi.


"gini, beberapa hari yang lalu aku diajak oleh romi pergi ke tempat karaoke ,dan setelah itu ada gadis yang mengajak aku untuk ke hotel, dan kami melakukannya"


"apaaaaaa" "kamu melakukan hal itu dengan gadis yang baru kamu kenal"


Rudi pun berteriak di telfon karena sangat terkejut dengan apa yang di katakan touma, dan sontak dia mengajak touma ke rumahnya untuk membicarakan apa yang terjadi dengan touma.


Setelah itu, touma pun bergegas kerumah Rudi untuk menjelaskan apa yang terjadi, setelah sampai touma pun di bawa masuk ke kamarnya Rudi dan menjelaskan apa yang terjadi dengan nya di hotel.


Setelah di jelaskan, Rudi pun faham dengan keadaan nya dan ber tanya kembali ke touma.


"terus, bagaimana hubungan mu dengan Bu guru Hina?". tanya Rudi.


touma pun menjawab dengan santai.


"tentusaja aku masih mencintai Bu guru hina, yang aku lakukan dengan Rui itu bukan karena cinta, tapi karena si Rui yang mengajakku".


"aku mengerti, tapi kan harusnya kamu menolaknya ".kata Rudi.


"mana mungkin aku menolak ajakan yang sangat menakjubkan itu".


Setelah itu touma dan Rudi saling berbicara dan bercerita sampai sampai Rudi keceplosan mengatakan sesuatu tentang Bu guru hina.


"kemarin aku melihat 2 pasangan muda di bar saling berbicara, dan sepertinya yang perempuan itu bernama hina, dan wajahnya persis seperti yang ada di dalam hp kamu?"


Rudi berbicara seperti itu dengan nada yang serius dan di respon oleh touma dengan serius juga.


"apa kamu bilang, dimana itu terjadi, di bar mana" jawab touma dengan terkejut.


"di barku yang ada di kota, belakangan ini mereka sering sekali ke bar, mungkin nanti malam mereka juga ke bar"


"oke, ayo kita selidiki apa yang terjadi nanti malam"


Touma dan Rudi pun akhirnya sepakat untuk ke bar nanti malam, malam pun tiba, touma dan Rudi menunggu di bar dan tidak ada orang yang seperti Bu guru Hina.


Malam berlalu mereka berdua selalu menunggu, satu hari, dua hari, tiga hari, dan akhirnya setelah lelah menunggu selama tiga hari, mereka pun menemukan Bu guru hina dan seorang laki laki.


Di ketahui nama laki laki tersebut adalah Natsu,


dia adalah seorang laki-laki yang mempunyai seorang istri dan punya pacar yaitu Bu guru Hina.


Touma pun mendekati mereka berdua yang tampaknya, sedang membahas sesuatu dan touma menguping pembicaraan nya.


"hina, kamu tunggulah sebentar lagi, aku dan istriku sudah hampir bercerai".


kata Natsu sambil memegang pundak hina.


"aku sudah menunggu sangat lama, tapi jawaban mu selalu sudah hampir bercerai"


buguru hina menjawab dengan nada yang sedikit marah.


"kalau kamu tidak sabar menunggu kita selesai sampai di sini saja ".kata Natsu lagi.


"tapi aku tidak rela melepaskan kamu begitu saja"


Nampaknya hubungan mereka sudah di ujung tanduk, dan tiba tiba touma pun pergi kearah mereka berdua dan berkata.


"kalau bapak tidak mau melepaskan istri bapak, lepaskan Bu guru Hina, kasian pak, dia sepertinya sudah menunggu untuk waktu yang lama".


kata touma sambil memegang tangan Bu hina


"kamu siapa" jawab pak Natsu yg marah


"saya muridnya Bu Guru hina, bapak kenapa begini, Bu guru Hina juga, kenapa mau hubungan yang seperti itu dengan bapak ini."


"apa lagi dia sudah berkeluarga".kata taouma


pak natsu pun berbicara kembali dengan Bu Hina.


"sepertinya pemuda yang tadi itu suka sama kamu ".


"sepertinya begitu" jawab Bu Hina.


"dan sepertinya kamu juga menyukainya" kata pak Natsu memastikan.


"Iyah" jawab Bu Hina.


"kejarlah, kamu tidak akan bahagia bersamaku, lagian aku mau bercerai dengan istriku bukan karena kamu,itu murni karena kesalahan istriku sendiri "


buguru hina yang tidak rela pun menangis dan disertai kebergian pak Natsu.


Setelah pak Natsu pergi touma pun nampak menenangkan Bu Hina dengan memberinya minum dan mengantarnya pulang.


Setelah sampai di tengah perjalana bu Hina pun bicara kepada touma.


"sudah, sampai di sini saja , rumahku Deket di sekitar sini kok".


Kata Bu hina yang nampaknya tidak ingin rumahnya di ketahui oleh touma, dan touma yang sadar pun mengiyakan nya dan kembali ke bar.


Dan Bu Hina kembali ke rumahnya beserta touma yang kembali ke bar.


Sesampainya di bar touma menceritakan apa yang terjadi ke sahabatnya yang bernama Rudi, dan kembali ke rumahnya.


Keesokan harinya sebelum touma berangkat,


seperti biasa touma turun dari kamarnya dan sarapan, dan disitu terlihat ayah touma ada di sana, tidak seperti biasanya ayah touma duduk di meja makan dan menunggu touma, sepertinya ayah touma ingin mengatakan sesuatu kepada touma,tapi tak sempat di katakan nya.


"touma, ada yang ingin aku katakan kepada mu!"


kata ayah touma yang terlihat malu malu mau mengatakan nya.


" menguatuakuan apua "


Touma berbicara sambil makan dan tidak tahu bahwa ayahnya sedang malu malu.


"anu.....begini......begini..........begini......!!!"


ucap ayah touma.


Sepertinya ayah touma dalam keadaan gugup untuk mengatakan sesuatu kepada anaknya.


" ha... kenapa ayah begitu gugup?"


"tidak......tidak ada apa-apa......... "ucap ayah touma.


"ah... sudah jam segini.... aku berangkat dulu yah......." kata touma sambil melihat jam tangannya.


Dalam perjalanan menuju sekolahnya touma kepikiran apa yang mau di katakan oleh ayahnya.


"apa yang mau dikatakan ayahku tadi yah...?"


"ah... lupakan saja ..... nanti saja aku menanyakan nya pada ayah ".kata touma sambil berlari menuju ke sekolah.


________________________________________________


bagaimana menurut kalian novel ini?


apa yang mau dikatakan ayah touma kepada touma yh... sampai wajah ayahnya touma memerah? nantikan jawabannya di chapter berikutnya !!


bagi kalian yang suka novel ini kalian bisa memberikan dukungan dengan cara:


{baca} √


{like} √


{komen} √


{share} √


{follow/subscribe} √


terimakasih atas dukungan nya.