My Bodyguard My Wife

My Bodyguard My Wife
ternyata cintanya tulus



Sebenarnya ,aku minder ketika menikah dengan nya.setelah kami mengabulkan permintaan terakhir almarhum suamiku.


dia belum pernah menikah,dia sosok yang baik dan perhatian dari sebelum menjadi istrinya.


aku merasa,aku orang yang paling beruntung,tapi keberuntungan ini,bukan yang ku mau.


ketika aku memilih suamiku,dia menjadikan aku dunianya,dan aku pun mengabdikan seluruh hidupku padanya.ketidak keberuntunganku ,kenapa kami harus dengan cara tragis terpisah.


sampai sekarang,membayangkannya aku tak mampu.


setiap malam,dia selalu tersenyum,menemaniku dan mengantarku kerja,memberi yang terbaik padaku.


dia sangat memanjakanku,dan teramat manja.


siapa yang mau punya nasib sepertiku,pasti tak ada.sangat sakit saat harus menerima,saat suami kita,merelakan nyawa nya buat kita dan anak yang kita kandung😭😭😭😭😫😫😫😫


tapi akupun punya kewajiban baru,ruang untuk nya ada di dalam hatiku,ruang buat ayah dari anakku,disitulah aku bersujud berdoa,agar semua bisa ku jalani tanpa melukai satria.dan aku harus kembali menciptakan ruang buat pria pengganti suamiku,dan aku harus mampu membuka ruang yang berbeda.


kehamilanku sudah memasuki lima bulan,terkadang aku pingin makan apa,mama chris ataupun mama satria memasakkannya.


kami kembali tinggal di rumah orangtua chris.dan orangtua satria di rumah yang chris belikan buat mereka tempati,sesuai permintaan chris.


halaman belakang sudah di renovasi,keadaannya sudah sangat berbeda.


tapi walau pun berbeda,trauma itu selalu ada,aku tak punya nyali untuk ke halaman belakang.


kalau aku ingin menghirup udara malam ataupun pagi,selalu di rumah chris yang di tempati orangtua satria.


sewaktu chris pergi,rumah itu belum rampung pengerjaannya,satria mendesain dan merancang halaman belakangnya,memilih tanaman nya dan semua bunga disana adalah bunga kesukaanku.


kadang ku bertanya,kenapa chris sangat mengenalku.


siang itu,satria pulang makan seperti biasanya, kami berkumpul di meja makan,nafsu makannku sudah lumayan,tidak muntah lagi.


selesai makan,aku kembali ke kamar,satria mengikutiku.udara siang itu sangat gerah,diapun mandi.


aku melakukan tugas ku sebagai istri,selalu menyiapkan baju dan keperluan suamiku satria.


perutku sedikit tak nyaman,aku mencoba minum air putih,tapi masih terasa gak nyaman.


keringatku memenuhi dahi,sakit perut ini,membuatku meringis menahan rasa sakit.


satria sudah memakai baju di ruang tempat simpan pakaian.


dia menatapku......


"car...ucapnya cemas"


"kenapa,car.....tanya satria.


"kenapa,ada yang sakit,cerita sama mas ujar satria."


"sa...aakit...ujar carla,memegang perutnya,sambil air matanya mengalir di pipi".


maaf car,aku harus mencek perutmu,chris memegang area kehamilan carla,perut carla ,kontraksi hebat.


satria pun berlari ke bawah,menuju mobilnya.mengambil stetoskopnya dan beberapa stok obat,terkadang ada pasien khusus yang di datangi ke rumah,satria menjadi dokter pribadi beberpa keluarga.


mama chris ,yang melihat satria berlari,menjadi heran.


nak....ada apa,tanya mama chris.


"apa?????kandungannya baru 5bulan nak"


satria pun berlari,disusul mama aggata.


"pa.....ujarnya."


"car pa.....aku takut,ujar mama satria."


satria memberi suntikan penguat untuk carla,memasukkan sejenis obat ke dalam "V" carla,


agar kontraksi berkurang.


carla meminta sang mertua memeluknya.


"ma.....carla takut"


"jangan takut nak,kami ada.jangan banyak pikiran."


"ma...tolong tukar baju carla yah,ujar satria,mama pun menukar baju sang menantu,karena carla berkeringat."


carla tertidur karena pengaruh obat.


satria memberi secangkir air putih buat mama chris.


mama satria yang baru mendapat kabar dari suaminya,pun bergegas menuju rumah orangtua chris.


"terlihat wajah sang mama maria cemas"


"car gak apa apa ma,sudah aman ma,ujar chris"


"makasih ya ma,mama mengkhawatirkan carla"


mama memang,mama yang terbaik.satria,beruntung punya mama dan papa yang baik.


"kamu juga anak yang baik sat,ujar mama chris.kamu selalu menemani kami,sehingga kami tidak kesepian.


"Bermain catur dengan papa,makasih nak.sosokmu memang tidak dapat menggantikan chris.tapi kau menjadi anak dan bagian dari kami,seperti punya anak dua,ujar aggata /mamanya chris tersenyum."


"satria gak balik lagi ma ke rumah sakit,satria mau lihat kondisi car."


satria menyuap carla,memujuk carla makan beberapa suap.


"nak....tadi mama ada beli siomay,carla mama liat suka makan."


"mama tau dari mana?tanya carla pada nyonya maria ibu satria"


"dari besanku ini,ujar mama satria tersenyum pada mama aggata."


"carla mau mas,carla memandang satria"


mau makan di bawah aja mas,satria menggendong carla ala bridal style.


"mas...jangan....carla bisa jalan sendiri"ujar carla .


"gak apa apa,ujar satria menatap carla dengan penuh kasih sayang"


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


jangan kupa like,vote dan komentnya guysss.