My Bodyguard My Wife

My Bodyguard My Wife
ketegaranku



Carla hanya diam ,menghindar dari Satria.


Carla kecewa,setelah beberapa tahun menikah,ternyata rumahtangga yang dia bina dengan Satria tidaklah sekuat yang dia pikirkan.Satria masih tidak mempercayainya,kecemburuannya menutupi akal sehatnya.


Carla sudah berkonsultasi dengan beberapa dokter,tentang kesembuhan kaki Nathan.


Kesembuhan kaki Nathan sangat lambat,rasa frustasi mendera Carla,membuat Carla sering termenung dan diam dalam pemikirannya.


"satria memeluk Carla dari belakang,Carla bangkit dan Satria tidak melepaskan Carla.Menggendong Carla walaupun Carla meronta ronta.Menuju kamar mereka.


"Sat......turunkan ujar Carla"


Setelah mengunci kamar,Satria pun menurunkan Carla.Kunci kamar Satria simpan.


"Kita harus bicara Car,ujar Satria"


"Mau bicara apa lagi?ujar Carla"


"Maaf,kecemburuanku menyakitimu sayang,aku gak bisa hidup tanpamu ,Satria menunduk"


"Mas....kita selalu banyak masalah.Aku lelah,ujar Carla".


"Setiap rumah tangga ,akan selalu ada riaknya.Kita harus bisa mampu melaluinya.


Mas tanya ,kenapa dia bisa datang ke kantormu Car?jawabla dan beri mas penjelasan."


"Harusnya ini yang mas katakan pada Car,tapi mas tidak mempercayai Car."


"Baikla Carla akan jelaskan"


Carla menatap mata Satria.


"Maaf selama ini dia selalu datang mengganggu,membuntuti Carla mas,Carla tau kita akhir akhir ini sangat mencemaskan Nathan,kita lebih sensitif dan mudah marah.Makanya Carla, gak mau cerita".


"Dia datang ,selalu mengganggu Carla.Carla gak pernah acuhkan.


Tetapi, dia tidak pernah berhenti.Tetap datang,Carla pun mau nanya ,apa maunya.Makanya ijinkan dia masuk ke ruangan.Dan dia memaksa mencium Carla".


"Tiba -tiba mas masuk ruangan,ujar Carla"


"Mas.....apa kamu mempercayaiku?"tanya Carla.


"Mas selalu percaya padamu Car,maaf mas terpancing cemburu.Mas sudah menyelesaikan masalah ini ,dengannya.Satria mengusap perut Carla, yang sedikit membuncit karena masa kandungannya, sudah memasuki 3bulan.


"Mas sudah melaporkan ke pihak kepolisian atas gangguan yang dia berikan.Dan sudah selesai, dia menandatangani surat perjanjian dengan kuasa hukum mas."


"Dia tidak akan mengganggumu lagi,ujar Satria."


"Mas kita harus saling percaya,kita harus saling menguatkan".


Kalau kamu tidak mempercayai ku,bagaimana kita bisa kuat menjalani rumah tangga kita ketika orang lain ingin menghancurkan rumah tangga kita,ujar Carla"


"Mas akan selalu mempercayaimu"ujar Satria mengecup puncak kepala Carla,sambil mendekap Carla.


"Carla juga akan mempercayai mas,kesalahan mas yang lampau akan menjadi pembelajaran bagi mas"


"Satria mengangguk dan ******* bibir Carla.Mereka,saling berpelukan."


"Car....mas akan bawa Nathan ke Swiss.Disana ada seorang dokter senior bagian tulang.Mas akan menghabiskan 1 atau 2 bulan.Nathan akan diterapi disana,bagaimana menurutmu Car?""tanya Satria.


"Kita harus mengupayakan segala macam buat kesembuhan Natahan.Mas sangat tersiksa dengan semua ini. Ujar Satria karena Carla hanya diam saja".


"Carla menangis dan memeluk suaminya.


Mas....Carla juga sangat mencemaskan Nathan. Carla meluapkan kegalauan nya dan diapun menangis dalam pelukan Satria."


"kita akan melaluinya Car......kita akan melaluinya.


Mas akan pulang ,selalu menemuimu seminggu atau beberapa hari ,dan akan di gantikan papa Chris,mas sudah bilang pada papa Chris dan mereka setuju.


"Aku ikut mas,ujar Carla"menatap kedua bola mata suaminya.


"Tidak...mas tidak ijinkan.Kamu sangat tertekan beberapa bulan ini,menemani Nathan menjalani terapi,itu mengganggu kandunganmu Car,ujar Satria"


"Proses penyembuhan Nathan butuh waktu dan kesabaran.Mas gak mau lihat kamu terpuruk seperti yang susah sudah.biarkan mas menemani Nathan.Percayakan dia sama mas,papa Chris dan mama Aggata".


"Carla hanya menangis dan Satria memeluknya kembali".


"Percayala Car.....,Nathan kita akan sembuh".


Papa Satria dan mama Maria akan menjagamu dan Haiden.


Jhon ,Alex ,Edward dan Jier akan tinggal di rumah ini,kamu akan tinggal di rumah mama Maria.


Mas sudah ngomong sama mereka.


"Baiklah mas,kapan mas akan berangkat?"


"2 hari lagi mas akan berangkat.Mama Aggata dan papa Chris sudah berkemas.Kita tidak bisa menundanya.Kita hanya bersyukur,Nathan masih kecil,pertumbuhan tulangnya akan lebih cepat dari orang dewasa.


"Mama Maria akan membantu mas mengemasi keperluan mas dan Nathan".


"Mas akan ngantor dari Swiss.Hp selalu aktif yah Car,Satria menyatukan keningnya dengan kening Carla.Mengusap air mata istrinya.


Jangan sedih.Grandfa akan menemanimu."


"Jaga kandunganmu sayang,jaga anak kita,ujar Satria ******* bibir Carla.Mas akan sangat merindukanmu".


"Carla mengangguk dan Satria memeluknya kembali".


Carla terbangun dari tidurnya,lalu Carla turun ke bawah.


Carla memasuki kamar Nathan.Mengusap wajah nathan,Carla menahan tangisnya.


Satria menyadari Carla terbangun,kemudian mengikuti carla .Carla tidak menyadari di belakangnya Satria memandangnya dari arah tangga.Sesudah Carla memasuki kamar Nathan, Satria pun melangkah mengikutinya,satria melihat Carla dari depan pintu kamar Nathan.


Carla menahan tangisannya,mengusap wajah nathan.


Satria menahan air matanya,mengusapnya,mencoba tegar dengan cobaan ini.


Dia sangat tau apa yang Carla rasakan.Hatinya sedih dan sangat sakit saat melihat wanita yang selama ini sangat kuat,bisa serapuh ini karena anak mereka".


"Jangan pernah terluka lagi sayang,mammy gak bisa tanpamu.Anakku yang sangat baik.....,anakku yang bijaksana,sudah cukup kesedihan ini nak,selepas ini kamu akan bahagia bukan,ujar Carla dalam tangisan yang tertahan,agar Nathan tidak terbangun."


"Mammy pasti meridukanmu nak,pulanglah dan sembuhlah,mamy selalu mendoakanmu,pulihlah seperti dulu lagi.Pengobatan itu akan sangat menyakitkan di usia mu sekecil ini,melalui itu semua.


Tapi kamu akan menjadi anak laki lakiku yang kuat,anak laki laki yang akan menjaga adik adiknya".


Satria memeluk Carla,mendekap Carla.Carla berdiri membenamkan wajahnya dalam dada Satria.Carla terlihat tidak berdaya.


"Kita tidur yah,kita akan selalu menguatkan.Tidak usah bekerja besok dan lusa.Agar bisa menghabiskan waktu dengan Nathan.


"Carla pun mengangguk".


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa like,vote dan komenya guysssss.


happy reading.


Baca juga karya saya lainnya:


1.Terbentuknya satu hati(end)


2.Ketika hati bertuan(end)


3.Suami yang terabaikan(novel terbaru)