
Satria mengobati luka Carla.Dia menatap istrinya.Beberapa minggu lalu,mereka sudah menikah secara sipil,pencatatan pernikahan mereka kembali,karena pernikahan pertama Carla tidak melaporkannya.
Pagi itu,Carla kembali gak gitu selera makan.
"Car....apa kamu sakit?tanya mama Aggata"
"Enggak ma,mungkin agak tertekan aja ma,karena lagi banyak pikiran"ujar Carla.
"Apa yang kamu pikirkan nak,tanya mama Aggata"
"Satria dan Carla kembali betengkar ma,persoalan yang sama,Satria gak mau Carla menjadi bodyguard lagi,dia bilang terlalu beresiko buat Carla dan juga buat kita sekeluarga".
"Icapan Satria benar nak,kamu harus memikirkannya".
"Tidak sedikit seorang agen ,keluarganya disekap,atau di culik"ujar mama Aggata.
"Walau pekerjaanmu sangat dilindungi negara,tapi celah itu selalu ada bagi pelaku kejahatan"ujar papa Chris.
"Sumpah Carla saat pelantikan selalu Carla ingat ma....p......Karena mencapai posisi ini,bukan hal yang gampang,menghilangkannya juga bukan hal mudah,Carla masih dalam usia produktif,mereka juga butuh skill dan keahlian Carla"
Di lain pihak,ada Satria dan Nathan.
"Satria sangat menyayangimu nak,ingatla itu"ujar mama Aggata.
Satria dan Nathan pun menuju meja makan,mereka makan.
Carla menyuapi putra nya.
"Kakimu terluka Car,ujar satria"
"hmmmm....ujar Carla."
"Dan kamu membuang celanamu di tong sampah depan kan,ujar Satria"
"Carla hanya diam"
"Koyakannya sangat besar,kamu masih beruntung kakimu tidak putus,dengan nada marah Satria menahan suaranya karena masih ada Nathan dan mama papa Chris"
"Carla hanya diam"
"Aku pakai perlindung kaki,ujar Carla.Jadi resiko sedikit berkurang".
"Sampai kapan kamu membiarkan kami mencemaskanmu?tanya Satria memandang tajam ke mata Carla"
"Sudahlah Sat,kamu terlalu membatasi ruang gerakku.
Chris tak pernah melakukan ini semua.Bukan aku membandingkanmu dengannya".Beri aku udara bebas,aku gak kerja seperti dulu ,dalam hitungan bulan atau tahun.hanya beberapa hari saja".ujar Carla.
"Sebenarnya ada hal yang tidak kamu ketahui Car,ujar mama Aggata."
"Dulu ,kalau kamu tugas.mama selalu tau,papamu juga.
Chris akan gelisah,memandang handphone nya,duduk termenung,berjalan mondar mandiri,bahkan di kantornya dia hanya menatap berkas berkasnya.Dia gak berani melarangmu,dia meredamnya sendiri.Takut kalian kembali bertengkar,dia tak ingin pisah denganmu".ujar amam Aggata.
"Dia mengikatmu jadi tim bodyguardnya,sambil melindungimu bertugas,dimana dia berada disitu kamu ada,daripada bertugas di tempat lain.dan dia mengeluarkan semua biaya dengan kontrak exklusif yang sangat mahal.dia tidak peduli."
"Dia benar benar ingin bersamamu,ujar mama Aggata sambil air matanya mengalir".
"Cara orang beda- beda dalam menyayangi orang yang dicintainya."ujar mama Aggata.Mungkin Satria pun sangat beda memperlakukanmu nak."๐ข๐ข
"Badan Carla beberapa hari kurang nyaman.Carla meminum air putih".
"Satria masih menatapnya".
"Nathan sudah selesai Carla suap.Carla membawa Nathan mencuci tangan dan mulutnya di westafel"
"Papa berharap,Carla cepat hamil,jadi dia gak kemana mana lagi,buat mengikatnya dengan kita."ujar papa Chris.
"Karena dia kalau hamil,sangat parah,sangat lemah,ujar mama Aggata".
"Satria juga berharap begitu ma,melihat celana itu,satria membuka nya.Sampai mengorek sampah.Sampai tulang terasa lunak,pikirannya gak bisa Satria mengerti".
"Nathan sama oma yah,mainnya,ujar mama aggata"
Nathan pun mengangguk.
Carla kembali ke lantai 2,masuk ke kamar dan
berbaring di ranjang.
Satria juga melakukan hal demikian.
Satria membelai wajah Carla.
mencium Carla dengan rakusnya.Seperti menumpahkan kekesalannya pada Carla.
"Car...ujar Satria".
"Aku menginginkannya car....,ujar Satria parau".
"Merekapun saling bertarung,melepaskan semua rasa yang ada".
"Pelan sat...ujar Carla.
aku sangat tidak nyaman,ujar Carla"
"Satria pun mengurangi kecepatannya dan lebih lembut"
"Carla sangat kelelahan,beberapa kali mereka sampai puncaknya".
Satria membersihkan diri,mengambil baju baru memakainya.Dan mengambil handuk basah,membersihkan sekujur badan Carla.
Carla masih terlihat kecapekan.
"istirahatlah ,ujar Satria".
"Sat,kamu belum beli pil Kb nya,ujar Carla."
"Nathan sudah 1thn 2 bulan.Sudah saatnya kita punya bayi lagi Car,ujar Satria"
"Jangan dulu Sat,aku masih takut hamil,aku gak bisa apa apa,Nathan masih butuh aku,ujar Carla"
"Kalau kamu hamil,kami akan selalu ada.Nathan akan kami urus,mama Aggata,mama Maria,pengasuh ,pasti bantu,ujar Satria"
"Papa baru beli rumah di samping rumah ini,lagi di renovasi".
Papa mau pindah kemari,ujar Satria.
Mama Maria dan papa terlalu sepi ,tanpa Nathan.
"Rumah itu sangat mahal Sat,ujar Carla menutup mulutnya terkejut".
"Bagi papa,kebahagiaan mama Aggata yang utama,papa gak akan miskin dengan membeli itu semua,ujar Satria"
"Badanmu semakin kurus Car,ujar Satria".
"Kecapekan saja mas,ujar Carla"
------------------------------
Hari itu,satria sangat sibuk bekerja.
Carla dan Nathan sangat bosan.karena papa dan mama Aggata lagi mengunjungi teman mereka yang baru datang dari Belanda,di salah satu restoran.
"Carla pun berpikir,mengunjungi kantor Satria,Nathan sangat gembira."
Dengan dres putihnya,Carla terkihat sangat anggun,bekarisma,sangat cantik.
Rambut carla sudah lumayan panjang,sudah sebahu.
Mereka memasuki gedung besar itu,sejak di Swiss ,Satria lebih banyakan mengurus kantornya.Dia vakum sementara dari profesi kedokterannya.Setelahnpindah ke Jerman,Satria juga memegang perusahaan papanya.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
jangan lupa like,vote dan koment guyssss
happy readingโโโโโ