
Daddy......kemana aja,tanya Nathan.
kenapa daddy gak tinggal disini?Nathan merindukan daddy bermain,merindukan daddy memandikan Nathan.Ujar Uathan kecil.
Carla dan Satria ,terkejut dengan protesan Nathan.
Nathan belum genap 2tahun,tapi sangat pintar dari usianya.
"Car,apa sekolah Nathan sudah dapat yang baru?"
"Belum ,ujar Carla"
"Di sekitar daerah sini,ada beberapa sekolah,tapi apa gak mau nyari dekat rumah yang dulu?tanya satria".
"Kasihan mama Aggata,dan mama Maria,mereka sering termenung,tidak ada kegiatan,karena terbiasa berebut mengurus Nathan.
Kita pulang ya Car,ujar Satria"
"Mamy....Nathan juga rindu sama oma Maria,oma Aggata, opa juga,ucap Nathan,kemudian menangis terisak".
"Weekend oma Aggata dan opa akan datang nak,mereka akan tidur bersama Nathan,jangan nangis sayang,ujar Carla"menghapus air mata Nathan,lalu Carla meminta Satria memberikan Nathan,karena Carla mau menggendong Nathan."
"Jangan gendong Car.....kandungan mu lemah,Nathan bukan bayi,beratnya mempengaruhimu"ujar Satri.
"Nathan gak boleh minta gendong sama mammy yah sayang,ujar Satria.Dedek bayi dalam perut mammy,harus kita jaga ,ujar Satria.
Nathan pun mengangguk.
walaupun hamil ke 2,perut Carla tidak terlalu besar di usia kehamilan 5 bulan.Chris mengusap perut Carla."
"Sudah berapa lama,gak di periksa,ujar Satria"
"Biasanya setiap hari ,mas periksa."
carla hanya diam saja.
"kamu tunggu disini,ujar Satria,Satria meletakkan Nathan, kemudian beberapa saat mengambil sesuatu di mobil,lalu kembali ke kamar Carla.
"Mas periksa kandungan mu yah,ujar Satria"
"Gak usah,Carla menghindar."
Carla akan mengunjungi dokter kandungan dan akan memeriksakan diri.
"Car......tidak ada orang yang bisa memahami keadaanmu,dari kehamilan pertama,mas sudah merawatmu,anggap saja tugas mas,ujar Satria"
"Carla gak mau,ujar Carla."
"Bayi ini ,bayi kita Car.Jangan jadikan bahan pertengkaran kita,mas sudah berjanji ,akan menjaga kamu,dan anak anak".
"Mamy......biarkan deddy periksa yah,ujar Nathan.
"Nathan gak mau,mamy sakit lagi,Nathan pun menangis.Daddy kan dokter ujar Nathan"
(wajah carla berkerut.nathan kan anakku,kok memihak banget, bela daddynya dari pada aku🤔🤔🤔😤😤😤😤)
"Mamy juga dokter nath,ujar Satria.Mami dokter paru."Satria menjelaskan pada Nathan.
"Kalau Nathan besar,mau jadi apa nak?tanya Satria"
"Jadi pengusaha aja dad.....seperti om Jier.Nathan suka duduk di kursi om Jier di kantor"
"Carla dan Satria tertawa."
"hmmmm.....kecil -kecil dah menunjukkan dominan seperti sifat Chris,ujar Carla"
" Satria pun mengangguk."
"Darah pebisnis mengalir,ujar Satria.Jangan jadi pebisnis seperti monster itu,ujar Satria,kita harus baik baik membimbing Nathan,ujar Satria."
"Kamu sangat pintar son.....ujar Satria.
nanti Daddy akan ajari bisnis,om Jier,mammy juga jago,ujar Satria,besok daddy bawa yah ke kantor,mau kan?"
"Daddy sudah buat kamar di ruangan daddy,buat Nathan,dan mamy beristirahat,kalau lagi mau ikut ke kantor,ujar Satria."
"Membual deh,ujar Carla"
"Kamu kan ada pasang kamera disana,apa pernah kamu liat mas berbaring atau istirahat disana?
Memang benar,ketika Carla memasang kamera,Carla melihat baju Satria tertata rapi,beberapa kotak baju masih terlipat,belum di gantung.Carla ada buka,carla melihat ada baju untuk wanita dan juga baju anak,semulanya Carla mengira itu gak di gantung ,karena Satria mau berikan sama seseorang Wanita yang dia sukai,atau buat anak siapa?hati Carla saat itu galau memikirkan hal sangat jauh.
"Ruangan itu,belum selesai Car,Ac aja belum ada,kulkas mini juga belum ada.Ujar Satria."
"Baru selesai beberapa hari yang lalu,mas memang gak cerita,mau kasi surprise,tapi kamu anggap mas jadi negatif,ujar Satria menjelaskan".
"maaf,ujar Carla".
"apa ranjangnya kamu suka?bahannya bagus,ujar Satria."
"Mas milih dekor,milih desain dan ranjang,sama Catrin yah?tanya Carla"
" Semua yang milih mama Aggata dan mama Maria Car,mereka tau mas buat ruangan ini,buat kalian.Mama Maria juga,bilang sama mas,jangan pernah wanita manapun ,masuk ruangan itu,hanya kamu yang boleh,mas sudah janji sama mama."
Bahkan sekretaris mas yang sangat sopan pun ,mas tak iijinkan masuk,makanya baju mu dan Nathan masih belum ada waktu mas menyusunnya.ujar Satria"
"Berbaringla,biar kita keluar,bawa Nathan jalan jalan.Mas periksa dulu"
"Vitamin apa selalu minum?tanya Satria.
Carla mengangguk.
"Kalau susu?tanya Satria.
"Minum mas.Tapi bi Sri gak enak buat,ujar Carla,kemudian menutup mulutnya karena keceplosan"( biasanya jus mangga dan susu ,Satria selalu buat untuk Carla).
Satria tersenyum.Lalu membaringkan Carla.
Karena carla memakai dres,Satria menutupi sebagian dengan selimut,jadi hanya bagian perut yang bisa dilihat Nathan.
"Satria memegang perut Carla,perut Carla tidak ada keram dan kontraksi....
,normal.
Satria memeriksa semua ok.
"Car....besok kita cek di rumah sakit yah,dengan alat USG ujar Satria."
"Gak .....aku gak mau,ujar Carla.Wanita mu kan disana ujar Carla".
"Apa alat nya ,mas buat aja disini?gak usah di rumah sakit?paman sudah membelikannya buat kamu,ujar Satria."
"Alat gitu mahal mas?ujar Carla."
""hmmm....paling terbaru lagi.Paman sangat menyayangi mas dari kecil,karena paman lama tinggal bareng papa,lama menikahnya.Anak paman masih sekolah,ujar Satria,makanya begitu mas menikahimu,mama Maria,papa dan paman sangat bahagia.Mereka pikir,gitu mas patah hati,mas gak akan menikah lagi.Mereka berpikir ,mas meniru paman,sampai berumur ,baru menikah.Sifat paman juga identik dengan mas,ujar Satria.
"Istri paman masih muda lo Car,selisih 20an tahun gitu dengan paman.
Anak paman ada 3,satu laki laki yang paling tua SMA kalau ukuran sekolahan di bali,dan 2 perempuan yang masih ukuran bali smp gitu Car."Satria menjelaskan pada Carla.
"Paman pandai,pilih daun muda,ujar Carla sambil tersenyum".
"Padahal paman sudah usia 55 lebih kan?ujar Carla."
"Sebenarnya wanita itu, di jual papanya buat bayar hutang pada sahabat paman ,paman kasihan menebus nya dari sahabat paman,karena sahabat paman sangat suka menikahi beberapa wanita.Istrinya saja saat itu ada 5,kalau ditamba ini jadi 6,walau berduit,tapi kan kasihan ,perasaan para istrinya gimana.Mereka bertemu sewaktu di bandara."
"Dan paman menebus nya."
"Paman membawa pulang,menyambung kuliahnya,dan dia mengambil kuliah kedokteran karena memang pintar.Dokter anak."
Paman gak sentuh sama sekali.Tugasnya hanya memasak,bersih bersih apartemen Paman.
"Karena sering ketemu di rumah dan di rumah sakit,paman menjadi jatuh cinta,wanita itu pun mencintai paman secara diam diam.Walaupun masih kuliah,paman mempekerjakannya menjadi perawat di rumah sakit.
"Mereka menikah kala masih kuliah,mana anak mereka sangat rapat jaraknya,tapi berkat dukungan paman,gelar kedokteran selesai juga,dan sampai sekarang jadi dokter hebat ,di rumah sakit paman.
Aku panggil nya sista,karena maunya gitu.Umurnya sekitar 37 gitu saat ini,ujar Satria.
Namanya Tyfani.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
jangan lupa like dan koment nya yah.
makasih😘