
Udara sore hari ini membuat ann hampir saja tertidur dikelas terakhirnya...ann melangkahkan kakinya dengan enggan...ajushi tidak pulang sejak kemarin...seperti biasanya mungkin hanya perjalanan bisnis nya...atau...ann menggeleng...tidak...ajushi tidak menghindarinya kan...?? Atau mungkin ajushi...ann berbalik cepat saat suara memanggil namanya terdengar dari belakang...dave panggil ann sambil tersenyum...bagaimana jika kita ketempat biasa...ayolah ann... bantu aku menyelesaikan tugasku...pinta sosok itu memelas dengan tatapan matanya ...ann menggeleng...hari ini aku sangat lelah...aku ingin langsung pulang...ucap ann tidak menghiraukan rengekkan dave yang meminta nya untuk membantunya...ann menggeleng sambil melambaikan tangannya...melangkah masuk kedalam mobil yang telah menunggunya diparkiran biasanya...tubuhnya terasa lemas...Entahlah...ia tidak merasa bersemangat seperti biasanya...
Azuma tersenyum sambil menyodorlan potongan buah ke bibirnya...ann membuka mulutnya dengan malas...jadi ethan tidak akan pulang malam ini...paling tidak kalimat itu berhasil di cernanya diantara kalimat kalimat lain yang meluncur dari mulut azuma saat makan malam...ann menoleh nafasnya berat...ajushi sibuk seperti biasanya...disaat seperti ini ia begitu merindukan saat saat ajushi meledeknya seperti biasa...ejekkan yang selalu membuatnya merasa menjadi gadis kecil yang bodoh...tentu saja...dari nilai akademis pasti ajushi memiliki nilai yang bagus...ia pernah melihat berbagai macam piala penghargaan dan piagam yang berjejer rapih di ruangan kerja kakek di perkebunan...walaupun kakek selaku memarahi ethan saat mereka bertemu tapi ann yakin kalau kakek sangat bangga dengan kepintaran cucu satu satunya itu.. Kepintarannya berbanding lurus dengan semua kenakalan ethan sejak kecil...sama seperti yang diceritakan kakek kepadanya...
Udara malam menjilati tubuh ann yang masih asyik terdiam dalam lamunannya....entah sudah berapa lama ia hanya menatap kosong kearah
Rimbunnya mawar putih di taman belakang miliknya...bunga mawar putih itu sudah ada sejak pertama kali ia menginjakkan kakinya kerumah besar bercat putih ini..hampir 4 tahun pikir ann...apa yang sudah kulakukan...tanya ann pada hatinya sendiri...usianya masih 15 tahun saat pertama kali menatap gerbang putih yang tingginya hampir setinggi tubuhnya...sore itu ia baru saja melalui bulan madu yang lebih seperti liburan pertama kalinya yang ia habiskan dengan bersenang senang ...tanpa ibu panti, dan adik adik angkatnya ditempat ia dibesarkan...sejak harii itu kehidupannya tidak banyak berubah...menyelesaikan sma nya seperti biasa tanpa ada yang mengetahui statusnya srbagai istri dari salah satu CEO perusahaan besar seperti KL kecuali kalau ia sekarang sudah tidak lagi ann anak panti yang selalu kekurangan...ethan bahkan memberikan mobil untuk mengantar dan menjemputnya kesekolah...mungkin lebih karena tidak ingin ia nyasar karena tidak tahu arah...tawa hati ann...sesekali ia mengunjungi panti atau suster marry yang datang untuk menemaninya...itulah satu satunya hari yang membahagiakan bagi ann...mendengarkan cerita suster marry tentang panti...selebihnya hanya hari hari sepi yang datang mengulang ...berusaha menyenangkan dirinya dengan coklat dan es krim kesukaannya ...tentu saja hanya itu yang membuat ann bertahan dirumah putih itu...azuma adalah hal lainnya...peri penyelamatnya yang selalu memasakkan makanan enak untuknya dan menjadi teman bicaranya selain bapak suci yang ia temui setiap hari...suami nya tentu saja sibuk dengan urusan kantornya juga kesibukkan lainnya...ajushi selalu pulang larut malam dan kembali bekerja di pagi hari..masih tetap sama seperti sekarang...satu hal yang tidak berubah sejak hari pernikahannya...kecuali saat kakek datang mengunjunginya...sudah banyak perubahan dalam hubungan mereka Sejak setahun yang lalu saat kakek mendapatkan serang jantung untuk pertama kalinya...
Azuma...aku masih di kantor, tolong temani ann...tolong siapkan makan malam kesukaannya...beberapa hari ini aku masih harus di NY ...pastikan ann mendapatkancsemua kebutuhannya...ucap ethan sambil memainkan pena dijarinya...apa yang sedang dilakukan gadiscitu sekarang...apakah ann menyadari ketidakberadaan ku...? Apakah ann merindukanku...mungkin gadis bodoh itu sedang merayakan kebebasannya...mrnghabiskan waktunya diluar bersama pemuda menyebalkan itu...ethan menggemgam penanya dengan kencang menyalurkan amarahnya...sudah hampir 1 minggu ini ia tertahan di NY...melebihi rencananya yang hanya 2 hari...syitt...maki ethan...
Azuma menggangguk cepat tanpa disadarinya...lawan bicaranya tidak berada dihadapannya...hanya panggilan telp ethan...apakah aku harus melaporkan tentang nona ann...bagaimana jika mengganggu tuan mudanya yang sedang sibuk dengan urusan bisnis nya..."apakah kau sudah berbicara langsung dengan nona ann...?"ucap azuma memberanikan dirinya...mereka terlihat lebih dekat belakangan ini...pikir azuma sambil memasukkan sebotol madu kedalam lemari es..."aku sangat sibuk azuma...tolong temani ann..."uap suara ethan terdengar dari speaker telephonenya...apakah mereka baik baik saja...bukankah mereka lebih dekat sekarang...?? Mata tuanya pasti tidak salah...ia sudah menemani tuan mudanya sejak berusia 5 tahun...sejak kecelakaan yang membuat ethan menjadi yatim piatu, sejak saat itu ethan sudah seperti anak kandungnya sendiri...tuan grey tidak menikah lagi sejak istri yang dicintainya meninggal dunia sehingga tidak ada yang membantunya membesarkan cucu satu satunya...ia menemani setiap moment penting kehidupan ethan...setiap kebahagiaan dan kesedihan putra angkatnya....dan ia jelas melihat binar mata ethan belakangan ini...
Ann menggeleng...."aku masih merasa kenyang azuma..." ucap ann sambil memberi isyarat kalau ia tidak menginginkan makan malamnya...ann meraih potongan buah di piring yang berwarna biru berhiaskan bunga bunga kecil...saat ini ia merasa begitu malas bahkan untuk membuka mulutnya. Ann menghentikan langkahnya saat azuma memberikan isyarat untuk menyentuh dahinya...ann tersenyum cepat..."aku baik baik saja...aku akan nengambil makanan nanti saat aku merasa lapar..."ucap ann lagi kembali melanjutkan langkahnya...apakah ethan sudah makan malam..."apakah ethan sudah menelp..."? Tanya ann berbalik cepat...biasanya ethan akan menelp azuma ...dilihatnya azuma menggeleng perlahan...ann mengangguk dan memasukkan potongan apel kedalam mulutnya...ethan pasti sangat sibuk...apakah ada masalah dikantor...? Ethan pasti bisa menyelesaikannya...ann menggigit bibirnya cepat...ethan tidak pernah menelp nya ...tentu saja ia sama sekali tidak berarti hingga ethan harus menghubunginya...ethan lebih senang menghubungi supirnya untuk memberitahukan kedatangan kakek sehingga harus menjemputnya lebih awal di kampus atau azuma untuk menyiapkan makan malamnya...ann mendengus kesal...dan tentu saja ethan tidak pernah absen mengejek kebodohannya...menyebalkan....
Tidak ada lagian laen dimatanya...ethan tertawa kecil...gadis itu baru menyadari kehadirannya saat sendokkan terakhir es cream nya habis...tentu saja jangan berfikir untuk meminta bagian sekecil apapun...ia pernah mencobanya...ann bahkan tidak menghiraukan permintaannya...bahkan tidak berhenti dengan suara kerasnya...gadis itu...apakah es cream lebih penting dari pria tampan yang sempurna seperti dirinya...tawanya meledak seketika...ethan menoleh cepat kesekliling....tidak ada siapapun dirumahnya saat ini...untunglah...pikir ethan...saham perusahaan nya bisa langsung anjlok dipasar bursa kalau ada yang melihat kegilaannya barusan...idiot...maki ethan pada dirinya sendiri..menyadari kebodohannya...akan terjafi kehebohan pada duni perbankan jika ada yang mengkonfirmasi salah satu CEO yang gila...tawa ethan lagi...kali ini lebih menggema di ruangan kantornya...tidak ada siapapun...hanya dirinya dan cctv...tentu saja menghapus cctv bukanlah hal yang sulit...ia sudah terlalu hapal bagaimana melakukannya...tentu saja...setiap kali ia membawa wanita cantik kantornya untuk menemaninya ia akan melakukan hal yang sama...gadis bodoh itu....gadis bodoh itu berbeda....ethan mengepalkan tangannya cepat...
"How is it...?" tanya salah satu temannya sambil mengangkat gelas berisi wine ditangannya...ethan mengangguk tersenyum..."great...as always...its been a long time ...nice crowd..."ucap ethan tersenyum menyeringai ...tentu saja...hiburan malam di NY lebih terasa glamour dibandingkan di seoul...ethan mengecap wine digelasnya dengan perlahan...diliriknya jam keluaran terbaru dari sebuah brand ternama yang melingkar dipergelangan tangannya...ann pasti sudah tertidur...gadis bodoh itu pasti sudah terlelap diantara mimpi indahnya...meraba dadanya dengan tangannya yang bebas...GILA...keramaian ini bahkan sudah mulai tidak membuatnya tidak bersemangat...sesuatu yang dulu sangat dinikmatinya...bebas dari pengamatan kakeknya...bersenang senang dengan kedok menemani klient...apakah ann...ethan menepis dengan lembut pelukan dilengannya oleh gadis cantik yang terlihat berusia sana dengan ann..."how you doing...good music right..."ucap ethan sambil memberi isyarat untuk wanita disampingnya berdiri menikmati house music yang menghentak telinganya...."l needcto go now...see you around" bisik ethan, berbalik cepat dan melangkah setengah berlari diantara keramaian malam itu...aku pasti sudah gila...ann kau harus bertanggung jawab !!" maki ethan sambil merogoh saku nya... "Iam licin man...got to do something..." ucap ethan pada lawan bicaranya...tawa mengejek lawan bicaranya terdengar memekakkan telinganya...bersaing dengan dentuman music yang masih terdengar dibelakangnya..."have fun man....enjoy your night..." tambah suara itu lagi...ethan menggeleng tertawa..." l got to feed my pet" jawab ethan sebelum mematikan panggilan telp nya...meraih kunci mobilnya dan berlari ke pelataran parkir...
Aku pasti sudah benar benar gila....pikir ethan sambil mengecheck hp nya..."maaf...bisa kah kita lebih cepat..."pinta ethan pada supir yang membawanya pulang kerumah malam ini...jam 2 malam...ia masih bisa melihat gadis kecilnya untuk beberapa saat..."apakah tiket untuk ku sudah ada...? Tolong atur meeting kita ...aku sudah menyiapkan beberapa berkas di mejaku...tolong siapkan semunya...aku akan kembali secepatnya..."perintah ethan pada sekretarisnya...dimatikannya hp nya...ia tidak ingin membangunkan orang orang dirumahnya...terutama gadis kecil itu...
Ann menggeliat dalam tidurnya...udara dingin terasa menyentuh kulitnya yang tersingkap ...dingin...pikir ann..."dingin...? Gadis bodoh...kau bisa mematikannya ac nya sebelum tidur..." ejekkan itu terdengar akrab mengalun ditelinganya...ann membuka matanya perlahan...ethan...pikir ann...aku pasti bermimpi...aku pasti sangat merindukan suara ejekkan yang mulai terdengar menjadi hiburan tersendiri baginya...tentu saja...ann meraih jemari yang kini sibuk memainkan anak rambu di dahinya..."masih sakit ann..."ucap suara itu lagi...ann mengangguk...memasukkan gemgamannya kedadanya ..terasa lebih hangat pikir ann...twrsenyum dalam tidurnya..."aku merindukan mu ann..." bisik suara itu lagi...ann mengangguk tersenyum...mimpi yang indah....pasti karena aku terlalu memikirkan ethan...ann membuka matanya...ethan terlihat tampan bahkan dalam mimpinya...ann kembali memejamkan matanya...menarik nafasnya perlahan....aroma yang dirindukannya...aroma yang sangat dikenalnya...memanjakan indera penciumannya...
Ethan menggigit bibirnya cepat...apakah gadis bodoh ini tidak menyadari kedatangannya...bajkan sedekat ini...ethan berusaha mengatur nafasnya yang tercekat saat ann menarik tangannya kedalam dekapannya...gadis bodoh...apa yang kau lakukan ann...kuasai dirimu ethan...kau tidak bisa menyalahkan beberapa teguk wine yang kau minum tadi...