
Ann membeku dengan kedua telapak tangannya menutupi mulutnya..."OMG...ajushi..."pikir ann...
pria itu terlihat santai dengan sweater merah dan celana santai warna kakinya dan menyandarkan tubuhnya di pintu Cadillac hitamnya...terlihat seperti papan black board yang mengiklankan mobil mewah dengan model sempurna...
mengagumkan ... tepat seperti reaksi teman temannya yang baru saja keluar dari pintu kelasnya...bahkan dari Lt 2 terdengar teriakan-teriakan histeris dari gadis gadis mahasiswi management yang mengagumi pemandangan diparkiran bawah...ann membetulkan tas ranselnya yang melorot ke bahunya...oppa...teriak ann...gawat kalo teman temannya tahu tentang statusnya...apalagi ttg CEO tampan yg menjadi suaminya...pasti akan sangat merepotkan...pikir ann...ann berjalan cepat dan menyandarkan tubuhnya di kursi depan sesaat setelah membuka pintu mobil, di lambaikannya tangannya kearah teman teman sekelasnya...ajushi....panggil ann...ayolah...ku mohon ...sudah cukup kehebohan malam ini...
pinta ann memelas...senyumnya merekah cepat saat Ethan melenggang memasuki mobil...
Ethan tersenyum sambil berjalan perlahan, menyandarkan tubuhnya ke kursi kemudi...
diliriknya ann yang tengah mengisyaratkan agar mereka segera pergi keluar pintu gerbang..."apa yang ajushi lakukan di kampusku...?" Tanya ann setelah ia menginjak pedal gas dan memutar stir meninggalkan area parkir..."ajushi pasti merasa bosan dirumah...iya kan...? Jangan bilang kalau kau kesepian tanpa aku dirumah...?" Tanya gadis itu lagi, ethan menggeleng...kakek akan datang besok pagi...kau tau akan jadi masalah kalau kau tidak ada dirumah..." Ucap Ethan asal..bodoh...
idiot...seharusnya aku memikirkan alasan yang lebih baik...ethan idiot...!!! Dan gadis itu...
bagaimana mungkin gadis itu menebak dengan benar isi kepalanya...?
Beberapa jam sebelumnya...
"Ann...ann... panggil Ethan kencang...dimana mahluk itu...biasanya gadis itu akan menyambutnya di pintu masuk...rumah ini terlihat aneh..."ann...ann..." Panggil Ethan untuk kesekian kalinya...diliriknya sekeliling...ruang tamu dan ruang keluarga yang dilalui nya tidak terlihat tanda tanda gadis itu...seorang wanita paruh baya muncul dari arah dapur lengkap dengan celemek yang melingkari pinggangnya..." Nyonya bilang kalau anda sudah mengijinkannya untuk menginap dirumah temannya.. ada kelas malam hari ini..." Ucap wanita itu lagi...makan malam akan segera siap sebentar lagi...anda ingin makan diruang kerja atau ..." Ucap wanita itu sengaja tidak meneruskan kalimatnya...ethan menggeleng...saat ini ia sama sekali tidak merasa lapar...Ethan menggeleng untuk kesekian kalinya saat wanita itu menawarkan untuk menyantap makan malam di ruang makan..." Aku masih kenyang..." Ucap Ethan cepat, melangkahkan kakinya menuju kamarnya...rumah besar ini terasa sepi...pikir Ethan...biasanya ann akan menyambutnya di depan pintu dan mengikutinya sambil menanyakan tentang berbagai hal...dan sekarang...saat ini tiba tiba ia merasa kosong...
Ethan melemparkan tasnya di atas tempat tidur...gadis itu biasanya mengikutinya dengan patuh...seperti kucing kecil...ia tidak terlalu mempermasalahkan apapun yang dilakukan gadis kecil itu sebelumnya...tentu saja... mungkin bagi ann pernikahan mereka seperti yang telah dituliskan nya dalam perjanjian pranikah...hanya diatas kertas yang berarti... mungkin ann hanya menganggapnya seperti...ajushi...? Ethan menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal...apakah ann...aku pasti seperti ayah baginya...ia bahkan tidak merasa takut berada ditempat tidurnya...dan sejujurnya...sebelum malam itu...ia sama sekali tidak pernah mengganggap ann sebagai seorang wanita...
hanya gadis kecil...gadis kecil yang...Ethan menggeleng cepat...ditariknya dasi yang masih terikat dilehernya...melepaskannya cepat dan melemparkannya asal...
Ethan menyandarkan tubuhnya diatas tempat tidur...malam ini terlalu sepi...bahkan jam didinding seakan enggan bergerak...diliriknya jam berbentuk bulat keemasan itu untuk kesekian kali...bahkan jam baru menunjukkan jam 7 malam...aku pasti sudah gila...pikir Ethan menarik laptop dari meja disisi tempat tidur...dibukanya laptop hitam miliknya untuk beberapa saat dan menutupnya lagi dalam hitungan detik...ayolah Ethan...apa yang kau pikirkan...gadis itu...
menyebalkan...maki Ethan...bangkit dari tidurnya dan menyambar kunci mobilnya, berlari cepat...
Ann mengelus perutnya...aku pasti melewatkan jam makan malam...dan masakan lezat azuma...
pikir ann, dirasakannya cacing cacing di dalam perut nya tengah unjuk rasa karena kelaparan...
diliriknya ajushi yang tegah terlihat serius dengan stir ditangannya...apa yang ajushi lakukan...ajushi bisa saja mengirimkan supir untuk menjemputnya atau menyuruhnya pulang melalui telp...apakah ada masalah...apakah kakek mengetahui
sesuatu...ann menggeleng...kemarahan kakek sangat menakutkan...bagaimana jika kakek ...
terbayang tamparan kakek ke pipi mulus ajushi saat mengetahui ajushi meninggalkannya di hotel sendirian saat bulan madu mereka...walaupun...
tentu saja tidak ada yang terjadi...mereka memang tidur sekamar...di ranjang yang berbeda.
Ethan terbahak cepat...aku bisa mendengarnya... gadis bodoh... Ucap Ethan disela tawanya...ann...
wajah gadis itu terlihat aneh...mata bulatnya terlihat semakin membesar dan lesung Pipit di pipinya, ann mengigit bibirnya ...sangat ...
menggemaskan...gadis itu...ann pasti malu karena aku mendengar bunyi aneh dari perutnya...
"apakah kau belum makan ?" Tanya Ethan melirik kearah gadis kecil yang masih terlihat menggemaskan dengan mimik mukanya... dilihatnya ann menggeleng..."apakah azuma memasak sesuatu yang lezat...ajushi...apa menu makan malam hari ini...?" Tambah gadis itu lagi sambil menatapnya dengan mata bulatnya...Ethan menggeleng...entahlah...ia bahkan tidak memperdulikan nya tadi...tapi sekarang...
sejujurnya ia juga merasa lapar...setelah makan siang yang terlewatkan dan hanya diisi dengan secangkir kopi...di liriknya kaca spion dan memutar mobilnya cepat...
kuharap ajushi tidak akan menyesal..." Ancam ann saat menu ditangannya terbuka...ditatapnya wajah ajushi yang tengah menatapnya, menunggu menu pesanannya ..." Apakah ...ini enak..." Tanya ann sambil memainkan jemarinya diatas buku menu berwana merah, tidak ada satupun yang bisa dimengerti nya...restoran mewah itu membuat daftar menu yang sangat panjang tanpa ada satupun yang dimengerti nya...ann mendelik cepat...wajah itu...ajushi pasti menertawakan kebodohannya..." Bagaimana jika kita makan mie di mini market...dan es krim..." Pinta ann setengah memelas...tawa ajushi terdengar untuk kesekian kalinya...ayolah...berhenti menertawakan ku...apa yang akan ajushi makan...aku pesan yang sama..." Pikir ann tanpa pikir panjang...dilihatnya ajushi mengangguk dan memanggil pelayan dengan hentikan jemarinya...ann meneguk air putih di gelasnya ...bersabarlah ann...ajushi memang kadang menyebalkan...ucap hatinya berusaha menenangkan amarahnya melihat ajushi menatapnya sambil tertawa...
Ann menengadah cepat...ditatapnya wajah dihadapannya sambil mendengus kesal...
"ajushi...Ayolah..." teriak ann sambil kembali membesarkan kedua kornea matanya menahan amarahnya...ditatapnya piring berisi hidangan dengan nama menakjubkan dan hanya berisi...
potongan sayuran dan saus putih diatasnya...
senyum lawan bicaranya seakan membuat amarah di dadanya semakin memuncak...
menyebalkan...seharusnya ia tidak berharap banyak dari pria tampan yang sudah menjadi suaminya 3 tahun ini... ajushi terlalu menyebalkan...ia bisa memaafkan semuanya kecuali saat perutnya lapar...ann menarik tas dan lembaran buklet tugas kuliahnya...menyebalkan...
maki hati nya lagi...tidak dihiraukannya teriakkan ajushi yang memanggil namanya disela tawanya yang terdengar terbahak...dasar...
Ethan berusaha menahan tawanya yang tersendat di mulutnya, "ann...ann...!" panggil ethan sambil berusaha berdiri dari mejanya dan meraih jaketnya mengeluarkan beberapa lembaran uang keatas meja lobby kedua matanya berusaha mengikuti langkah istrinya yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya, bergerak cepat tanpa menghiraukan ucapan kasir yang memintanya untuk menunggu uang kembalian...gadis kecil itu...tawanya meledak cepat saat menemukan sosok yang dicarinya duduk jongkok didepan mobilnya yang terparkir di area parkiran...ditutup mulutnya cepat dengan kedua belah tangannya ...
Ann menggigit bibirnya...diliriknya jam ditangannya...jam 11 malam...gadis bodoh...
seharusnya ia memberanikan diri untuk menyetop taxi dan meninggalkan ajushi, tapi...sejujurnya ia tidak pernah berada di luar selarut ini di kota...
tentu saja akan berbeda seandainya aku berada diperkebunan...aku tau benar dimana harus pulang atau bersembunyi di panti atau dirumah ibu panti atau dirumah pohon tempat persembunyiannya...ann menengadahkan wajahnya keatas kearah langit...gadis bodoh...aku begitu merindukan perkebunan...hidupnya terasa sempurna disana...kakek...tangis hatinya...disini ia sama sekali kesepian...
Ethan berjalan perlahan dengan kedua tangannya berada didalam saku jaketnya...gadis itu...tawa hatinya...gadis bodoh...apa yang dilakukannya diparkiran...ann pasti marah sekarang...tentu saja ia memesan makanan lain seandainya saja gadis pemarah itu bisa sebentar saja menunggunya ...
memuaskan rasa isengnya... Digigitnya bibirnya sesaat setelah berada beberapa langkah dari gadis kecil yang terlihat...ann...menangis...?
Ethan menyandarkan lengannya diatas stir...gadis itu masih belum mengatakan apapun...sepanjang jalan ia hanya melihat kepala gadis kecil yang menghadap ke jendela..." Ayolah ...Ann tidak
akan semarah itukan...? " Ethan melemparkan pandangannya kearah jendela ...ia bisa melihat bayangan gadis itu..masih tidak memperdulikan keberadaannya...bahkan ajakannya untuk berhenti di restoran lain..."aku mau pulang..." ucap gadis itu sambil membuka pintu mobil dan menjatuhkan tubuhnya cepat sebangku penumpang disamping kursi kemudi...ethan memejamkan matanya yang bahkan tidak merasa mengantuk...apakah ann benar benar marah padaku...? Ayolah...aku hanya ingin menggodanya...ethan mengepalkan jemarinya meninju stir dengan keras...gadis itu...gadis itu bahkan tidak bergerak menanggapi aksinya...apa ann benar benar marah padaku...??
Ann berjalan keluar dari mobil tepat sesaat setelah ethan memarkirkan mobilnya di garasi, berjalan cepat melintasi ruang tamu dan ia bisa merasakan ethan berjalan perlahan di belakangnya...saat ini ...aku pasti akan langsung melemparkan tamparan ke wajah mahluk menyebalkan itu seandainya ethan berani mengatakan apapun...apapun...seharusnya tadi aku mengisi perutku dengan cepat saat dave mengajaknya makan...menyebalkan...gadis bodoh ...seharusnya ia mengiyakan ajakan dave dan bukan sebaliknya berusaha menyelesaikan tugasnya dengan cepat hanya untuk kembali pulang kerumah besar dengan mahluk menyebalkan itu didalam nya...ann menghentakkan kakinya saat langkahnya terhenti didepan pintu Kamarnya...
Suasana sepi kembali terasa saat pagi datang...
ann menarik kaus hitam yang membalut tubuhnya...ia bahkan tidak mengganti bajunya semalam...rasa laparnya sudah tidak mengganggunya lagi...hanya amarah di dadanya..
ajushi pasti sudah pergi kerja...pikir ann sambil menarik bangku di meja makan...dilihatnya sekeliling...tidak ada siapapun...azuma pasti sedang berada sesuatu tempat...kakek...dimana kakek...bukankah semalam ajushi bilang kalau kakek akan datang dan itulah alasan ajushi menjemputnya dari kampusnya...? Apakah kakek ikut kekantor...? Atau...ann berjalan perlahan...lihat saja...aku akan membuat ajushi membayar kejadian semalam...
"Jadi kakek tidak datang...? Tapi ajushi bilang kalau kakek akan datang...? " Tanya ann sambil memasukkan potongan buah ke mulutnya...
dilihatnya azuma menggeleng cepat dan menyodorkan piring berisi pasta kearahnya...
"Apakah ajushi sudah berangkat ke kantor...?" Tanya ann lagi, "manis ..." pikir ann memasukkan potongan apel kedalam mulutnya... Dirabanya perutnya yang masih terasa kosong...pasti karena semalam ia tidak makan...ditariknya garpunya dan memasukan pasta yang digulungnya kedalam mulutnya..." Tuan pergi kerja sangat awal hari ini...wajahnya tidak setampan biasanya...
sepertinya ia tidak cukup tidur..." ucap azuma dengan kedipan di matanya...ann terkekeh cepat...azuma selalu menggodanya seakan itu adalah kesalahannya...tawanya terkulum cepat...bukan karena pikiran aneh yang melintasi otaknya beberapa detik setelah mendengarkan godaan azuma tapi karena kalimat terakhirnya...
"ajushi tidak tidur...?"