
Lalu lalang mahasiswa jurusan design terlihat memenuhi kantin sore iti, ann menatap sekelilimg, beberapa wajah yang dikenalnya terlihat disudut kantin tengah menikmati makanan yang terlihat mengugah selera...ann melambaikan tangannya menyapa teman teman satu jurusannya...dave ...pikir ann...akhirnya ann menemukan sosok uang dicarinya...ann berjalan cepat menyusuri meja meh kantin yang berjejer rapi dan dipenuhi mahasiswa yang tengah menikmati makanan dipiringnya...."tunggu aku ann, kita cari bukunya sama sama ya.." ucap suara dave diantara hiruk pikuk keramaian....ann mengangguk...gadis bodoh....bagaimana mungkin ia meninggalkan kampusnya hanya karena perasaan aneh di hatinya...kakek dan ajushi sudah membayar mahal untuk biaya sekolahnya dan semua fasilitas yang di sediakan untuknya...akan sangat memalukan kalau ia tidak mendapatkan nilai yang bagus setidaknya ajushi tidak akan memanggilnya gadis bodoh lagi...selama ini ia sudah sangat bersabar dengan semua ejekkan ajushi...apalagi direstoran malam itu...andaikan ia bisa mengetahui arti dari kalimat yang tertera di buku menu ajushi tidak akan membuatnya kelaparan...dengus ann kembali merasa kesal dengan kejadian beberapa waktu lalu, bahkan ia harus tidur dengan perut lapar....ajushi menyebalkan...aku akan membalasnya suatu saat nanti....
Ann tertawa terbahak....dave selalu berhasil membuatnya tertawa....tidak seperti ajushi yang selalu membuatnya kesal..."kami bahkan harus menunduk selama jam kuliah...kau tahu...berdoa agar prof tidak memanggilku untuk mengerjakan soal itu didepan kelas...!" ucap dave menceritkan tentang dosen killer yang bdrhasil membuat suasana kelas menjadi mencekam....ternyata olehnya bagaimana keadaan teman teman nya saat itu...ann kembali terawa, senyum diwajahnya kembali menghiasi sore itu...."kau terlihat kembali seperti dulu ann....seminggu kemaren wajahmu sangat mirip dengan ibuku saat ayahku sedang melakukan perjalanan bisnisnya...."celoteh dave sambil memainkan kunci mobil ditangannya..., ann mendelikkan matanya...bukankah perjalanan bisnis...untuk bekerja...? Apa yang dikhawatirkan ibumu...??" tanya ann penuh selidik....apakah semua perempuan akan merasakan yang sama saat suami mereka tidak pulang untuk perjalanan bisnis...?? Ayolah ann...kau bahkan tidak berhak untuk mereasakan perasaan aneh itu...kau bukan istri ajushi yang sebenarnya....tawa hatinya mengingatkan....ann menelan ludahmya yang terasa sulit ditelannya...."kau tahu dari mana aku mendapatkan wajah tampan ku ini...tentunya turunan gen tampan dari ayahku...jawab dave sambil memamerkan wajah tampan nya dengan membuat kotak frame dengan jari jarinya disekeliling wajahnya...ann mneghemtikan langkahnya dan menyiapkan tangannya untuk menyadarkan sosok yang kini terlihat begitu bangga dengan wajah tampannya...dave berbalik cepat dan melangkah mundur, berhadapan dengan wajahnya..."ayolah ann....kau harus mengakui kalau wajahku diatas rata rata...kau harus merasa senang bisa berjalan disisiku ...." ejek dave lagi membuat ann terbahak dengan cepat dan melayangkan buku tebal ditangannya untuk mendarat di lengan dave..disambut dengan rawa dave yang menggelegar..."serius ibuku selalu merasa khawatir karena banyak wanita cantik diluar sana yang akan dengan senang hati mengejar ayahku dengan semua nilai plus di wajahnya...kau tahu...dengan latar belakang pendidikan, keluarga dan posisi finansial yang ayah miliki....ibuku berhasil menyingkirkan 100 wanita yang berusaha mendapatkan ayahku..."tawa dave kembali terdengar menggelegar, berlari kecil saat ann melayangkan pukulan ke lengannya....
Ethan menahan langkahnya....ann berada beberapa meter dihadapannya tengah asyik bercengkrama dengan pemuda bodoh itu lagi...ditatapnya tawa yang tidak lepas dari wajah ann...gadis kecil itu terlihat ....ethan terdiam...pemandangan yang seharusnya sangat biasa...ia juga mengalami saat saat seperti itu dulu...dan ia masih ingat perasaanya waktu itu...gadis gadis cnatik dari semua jurusan dengan semangat memanggil namanya saat melepaskan bola ke ring atau saat gank mereka makan di kantin atau berjalan di parkiran seusai kuliah....pemuda bodoh itu pasti merasakan hal yang sama...gadis secantik ann berada disisinya mendengarkan ceritanya....bukankah itu adalah cerita biasa di kampus...tapi kenapa pemandnagan itu membuatnya merasa kesal...tidak ia marah...amarah di hatinya membuatnya mengepalkan tinjunya...pemuda bodoh itu sama sekali bukan lawannya...tubuhnya lebih besar dan tinggi...tentu saja...tubuhnya lebih kekar dari pemuda itu...akan sangat mudah menjatuhkan anak ingat itu ke lantai parkiran....dengus ethan...berbalik dan masuk kedalam cadilac putih miliknya....
Ann menyusuri deretan rak buku di toko buku dengan teliti...mencari dengan cermat judul buku yang dibutuhkan untik menyelesaikan tugas dari prof killer yang menyebalkan itu...ann melemaskan lehernya yang terasa kaku...dialihkan matanya dari tumpukan buku tang mulai membuatnya merasa pusing...beberapa pasang remaja seumurannya yang tengah asyik menikmati fastfood yang lumayan terkenal....ann menelan ludahnya...perutnya belum terasa lapar...tapi pancake coklat buat gerai toko itu sangat menggoda, ann menggeleng cepat....tidak ann....kau alan menjadi babi gendut kalau tidak bisa menahan rasa lapar diperutnya...matanya sesaat terasa membiusnya....sosok yang berjalan disamping gerai minuman jus diseberang tempatnya berdiri...direstoran yang terlihat berkelas itu membuat ann menghentikan pandangannya...sosok itu....sosok yang sangat dikenalnya...
Ethan mengunyah daging steak medium kesukaannya dengan cepat....pikirannya masih dipenuhi dengan ann dan pemuda menyebalkan yang dilihatnya tadi...untung saja cliare menelp nya, menyadarkannya utnuk tidak melakukan apapun yang sempat melintas di otaknya...pasti akan sangat memalukan kalau headline semua berita memajang wajahnya yang tengah berkelahi seperti anak kecil memperebutkan gadis bodoh itu....ann...kau pasti sibuk saat ini...maki hatinya....potongan berikutnya kembali meluncur tanpa halangan kedalam mulutnya....mungkin aku harus memperlihatkan kepada mahluk menyebalkan itu siapa yang berhak atas ann....aku suaminya...bahkan tercatat secara legal menurut hukum ....ethan kembali mendengus kesal untuk kesekian kalinya..."ethan ...kau mendengarku..."suara clara kembali membuat ethan tersentak..."kau tahu...kepalaku masih jetlag karena 10 jam di pesawat....jadi tolong bisa kah kita bicarakan pekerjaan di jam kantor besok..."pinta ethan malas menjawab pertanyaan yang kembali keluar dari wanita cantik yang duduk diseberang mejanya..."maafkan aku...aku benar benar lelah..." pinta ethan menyadari kesalahannya...mr. Mark adalah salah satu memegang saham di salah satu perusahaan yang dikepalainya dan clara adalah putri semata wayangnya....walaupun mereka sudah saling mengenal sejak kecil....tapi tetap saja saat ini masih hari kerja dan jam kerja....sial...maki ethan lagi kepada kebodohannya...gadis idiot itu telah membuatnya kehilangan kesabarannya...bagaimana mungkin kerja kerasnya menjadi no ke dua setelah gadis itu...tidak pernah terjadi sebelumnya...pernikahan pertama dan keduanya selaku menjadi nomor kesekian setelah kakek...sekarang...bahkan perusahaam yang menjadi prioritas utamanya menjadi tidak terlalu berarti...."kau pulang kemana hari ini, kemana aku harus mengantarmu...?" tanya ethan smabil menyelesaikan potongan terakhir di piringnya...saat ini ia hanya ingin mendaratkan tubuhnya di tempat tidur....kemarin ia melakukan perjalanan gila setelah beberapa hari ini mengecheck, menyusun laporan dan juga beberapa file yang memerlukan tandatangannya dan meeting penting dengan para klientnya...memutuskan untuk kembali secepatnya ke seoul dengan penerbangan pertama untuk menjemput gadis bodoh itu dikampusnya...dan sekarang....ethan...kau pasti sudah gila!!
"Apakah dilantai atas juga berisi mall ...?" tanya ann memberi isyarat dengna telunjuknya menunjuk ke atas...ajushi baru saja memasuki lift, masih bersama wanita cantik dengan rambut hitam legam yang terlihat kontras dengan kulit putihnya....bahkan wanita itu terlihat semakin cantik dan elegant dengan dress berwarna cream yang membalut tubuh rampingnya...apakah salah satu teman ajushi...atau mungkin klient pentingnya...Bukankah wajar untuk makan siang bersama ...sama sepertinya biasa dilakukan nya dengan dave....tidak...wanita itu terlihat begitu dekat dengan ajushi...ann menggeleng cepat...."mall hanya sampai lantai 7...selebihnya apartement dan juga hotel...ada apa ann...?? Tanya dave penasaran...ann kembali menggeleng cepat....aku lelah...bisakah kita pulang sekarang....pinta ann berbalik menyembunyikan kesedihan di matanya....
"Ann tidak ada dikamar....sepertinya nona belum pulang, tempat tidurnya masih sangat rapih..." ucap azuma sambil melihat sekeliling dan mennutup pintu kamar tuan mudanya dengan cepat...."apakah am belum menelp azuma...?" tanya suara ethan diujung telp....azuma menggeleng...biasanya ann akan pulang sekitar jam 6 dengan wajah laparnya memohon untuk makan malam secepatnya...tapi sejak tadi ia tidak melihat ann...gadis kecil itu biasanya akan berlari menuju dapur untuk mengambil makanan karena kelaparan sebelum jam makan malam datang...."aku akan mengecheck supir ann untuk memastikan keberadaan ann..." ucap azuma menjawab kebisuan yang terjadi...ethan pasti sangat khawatir pikir azuma...
Ann menutup matanya yang terasa pedih oleh airmatanya....kenapa aku harus bersedih...Bukankah salah satu pasal yang diajukan ajushi adalah tentang kehidupan pribadinya...tentu saja ajushi adalah pria dewasa yang bebas untuk bersama siapa saja...ingat ann..pernikahanmu hanya untuk menyenangkan kakek sama sekali bukan keingjnan ajushi...ucap hatinya membangunkan ann dari mimpi indahnya....tentu saja ajushi akan lebih tertarik dengan wanita dewasa dengan tubuh indah seperti itu..untuk apa menghabiskan waktu bersama ku...kaki panjang dan mulus wanita tadi pasti lebih menggoda dibandingkan dengan kaki pendeknya ...ann menghentakkan kakinya kesal...perutnya terasa lapar...sudah waktunya makan malam...pikir ann...tapi amarah dihatinya membuat rasa laparnya menjadi tidak terlalu terasa...ajushi pasti sedang bersenang senang dengan wanita itu...senyum di wajah wanita itu membuat ann kembali merasakan amarah di hatinya...pasti ajushi bersikap sangat manis dengan wanita cantik disampingnya...apakah ajushi ....ann menggeleng cepat...tidak...sadarlah ann...kau sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan wanita cantik itu...ann menggigit bibirnya dengan keras menahan tangisnya...airmatanya bercucuran dengan cepat...bulir bulir airmata yang terasa hangat dipipinya yang mulai terasa dingjn karena angin malam yang mulai memeluk tubuhnya....ann mendekap tubuhnya lebih erat....ann...sadarlah...maki hatinya....kau tidak boleh berharap lebih dari ini...adik adik kecilmu dipanti sudah aman...kakek berjanji akan menjaga mereka, dan itu yang paling penting dari apapun...