
Tawa ann menghiasi wajahnya...dilihatnya teman temannya yang tengah asyik bercengkrama...
setidaknya di kampus ia masih bisa merasa senang...menghabiskan waktunya hanya berada dirumah itu hampir membuatnya merasa bosan... " Seharusnya aku kembali ke perkebunan bersama kakek...dan panti ...bagaimana kabar semua penghuni panti asuhan...apakah suster marry merindukanku...?" pikir ann sambil menatap kosong kearah keramaian cafe sore itu..." enak...?" tanya suara dihadapannya menyadarkan lamunan ann...ann mengangguk cepat...suasana cafe siang ini terasa berbeda...sejujurnya ia merasa bodoh karena tidak mengingat hari ulangtahunnya sendiri...tapi pesta kejutan dave cukup membuatnya merasa senang..."makanannya enak.." Ucap ann memuji rasa masakan sang koki yang cukup terkenal menurut dave...cafe bernuansa biru muda dan abu abu yang siang ini dipenuhi oleh beberapa orang teman kampusnya...sejujurnya ia hanya mengenal beberapa diantaranya...ia tidak punya banyak waktu untuk menghabiskan waktu dengan teman temannya...ia harus segera pulang setelah kelas selesai karena mobil jemputannya yang menunggunya dan ia merasa tidak enak pada supir keluarga ethan...tidak...ia tidak ingin teman temannya mengetahui terlalu banyak tentang kehidupan pribadinya apalagi pernikahannya....
"Jadi yang mana yang ulang tahun hari ini..." ucap suara lain terdengar tidak asing ditelinga ann, menyadarkan lamunan ann untuk kesekian kalinya.memyodorkan tangannya dengan cepat membalas sodoran tangan pria muda dihadapannya...diliriknya dave yang memamerkan senyum manis di wajah tampannya...dilihatnya dave menarik tangan pria muda itu sambil tertawa..."ayolah om...berhentilah menggodaku...dan tolong jangan katakan apapun pada mama...seperti biasanya...!" bisik dave kembali memamerkan senyum dengan lirikan matanya yang seakan memberi kode khusus kepada pria yang langsung melepaskan jabatan tangan nya dengan enggan tawanya kembali menghiasi wajahnya "oh ayolah berhentilah menggoda ann om harus bertanggung jawab jika Ann marah padaku, dan kita tidak ingin itu terjadi kan ann" ucap dave sambil menyodorkan minuman ke tangan Ann, sepertinya dave dekat dengan pria yang dipanggilnya om " Baiklah aku tidak akan mengganggu kalian berdua selamat bersenang-senang dan sekali lagi selamat ulang tahun ann" ucap pria itu sambil melambaikan tangannya dan kembali kemejanya, Ann melirik cepat ke arah dave seakan memberi isyarat agar dave menjelaskan tentang pria muda yang baru saja memberikan ucapan selamat ulang tahun kepadanya, "Jadi pria itu adalah...??" ucap ann sengaja membiarkan kalimatnya terhenti menggantung... "Om ku, dia terlalu muda untuk menjadi om ku bukan...??" sebenarnya perbedaan usia Om dan mama sangat jauh jadi dia lebih seperti kakakku dibandingkan hubungan om dan keponakan dan kami sangat dekat, oh ya apakah aku sudah mengatakan padamu kalau om pemilik cafe ini...?" ucap dave panjang lebar memberitahukan hubungannya dengan pria muda yang terlihat cukup tampan...ann menggeleng...
" Sepertinya aku sudah pernah melihat pria muda itu...entah dimana..." pikir ann berusaha mengingat tentang sosok yang baru saja diperkenalkan Dave padanya sore itu ..
"Sialan .." maki ethan sambil meneguk minumannya dilihatnya wajah ann kembali dihiasi senyuman entah untuk yang ke berapa kalinya...
gadis berkaki pendek itu terlihat bersenang senang dengan teman temannya...tidak lebih tepatnya dengan pemuda berkaos hitam disebelahnya..."Ayolah ethan...jangan bilang kalau kau cemburu..." ucap suara aneh di telinganya...
Ethan mendengus kesal untuk kesekian kalinya, menyeruput cairan berwarna hitam di gelasnya...
tidak..Tentu tidak...pemuda itu sama sekali
bukan tandingannya, " Tentu saja, dari berbagai aspek aku lebih unggul, wajah tampanku..." ucap hatinya, latar belakang pendidikan,dan keluarga, pekerjaan yang lumayan hebat untuk pria seusianya, ceo bukan pekerjaan yang mudah bahkan ia harus selalu waspada ...musuhnya akan dengan senang hati mencuri kursi singgasananya...kecuali satu hal..." pemuda itu pasti seumuran dengan ann..." pikir ethan lagi sambil mengepalkan tinjunya...gadis kecil itu kembali tertawa..." ann ...cantik..." pikir ethan mengawasi setiap perubahan diwajah gadis berkaki pendek itu dengan seksama...
Ann melirik sekeliling...hanya beberapa orang dimeja besar ini yang dikenalnya dengan baik terutama dave...dan pesta kejutan ini...dave pasti sengaja mengadakan pesta ini untuk nya...ajushi pasti tidak tahu kalau hari ini hari ulangtahunnya...
" tentu saja...ajushi selalu terlihat sibuk " pikir ann, pasti ajushi masih di kantornya...beberapa hari belakang ini ajushi selalu pulang terlambat...
seharusnya aku pulang secepatnya...bagaimana jika ajushi sudah pulang? Ann menggeleng cepat...tidak...bukankah dave sudah berbaik hati mengadakan pesta ini untukku...hari ini hari spesial untuk ku...pikir ann mengukir senyumannya, mengangkat gelas berisi minuman soda favoritnya...setidaknya...ia tidak akan merasa terlalu kesepian di hari ulangtahunnya...
Ethan menunduk cepat...tidak..Ann pasti tidak
akan menyadari keberadaannya dan memang bukan seharusnya ia berada disini...seharusnya ia berada di kantornya mengecheck persiapan rapat dewan direksi minggu depan...bodoh...maki hatinya...apa yang kulakukan disini...bahkan akan sangat memalukan seandainya ann menemukannya disini..." Dave...manusia menyebalkan itu ..." ia harus membuat perhitungan dengan sahabatnya itu...dave membuatnya terpancing untuk meninggalkan kantornya lebih awal dan mengendarai Porsche nya dengan tidak bertanggung jawab hanya dengan satu kalimat...sepertinya istri muda yang cantik tengah bersenang senang di cafe ku..." kalimat itu terngiang kembali di otaknya...ethan mengutuk godaan setan yang berhasil membuatnya seperti orang idiot yang cemburu membabi buta seolah memergoki istrinya sedang berselingkuh...tidak... Tunggu..istri...ethan tersenyum...idiot...makinya lagi...senyumnya terbentuk di ujung bibirnya...memalukan...maki otaknya berusaha menyadarkan senyum bodoh di wajahnya...
Ann berjalan perlahan, setengah berjinjit...
Sepertinya sudah aman...azuma pasti sudah tidur...dibukanya pintu kamarnya...ia merasa enggan bila harus melewati kamar ajushi...apakah ajushi sudah pulang atau mungkin sudah tertidur...? Ann mendekatkan telinganya ke pintu pemisah antara kamarnya dan kamar ajushi...
tidak terdengar suara apapun... Ann kembali berjalan menuju tempat tidurnya dan mendaratkan tubuhnya yang terasa lelah, dirabanya rantai yang melilit di lehernya...
Ajushi..?.tanya ann hampir seperti berbisik...
dilihatnya azuma menggeleng "Sepertinya tuan ethan tidak pulang semalam " ucap wanita paruh baya itu sambil mengoleskan selai coklat favorite ann..."semalam aku tertidur begitu nyenyak sampai tidak menyadarinya...ucap ann berusaha menjawab sorotan mata azuma yang seakan mencurigainya, ann mengangguk tanpa disadarinya..." kemana ajushi...pasti ajushi sibuk dengan urusan kantornya...apakah ada masalah dikantor...? " Ann menelan potongan kecil roti yang disodorkan azuma dengan setengah malas...
Suasana riuh kembali terdengar...ann mengalihkan pandangannya dengan pikiran yang sama tetap di kepalanya...apa yang terjadi...apakah ajushi baik baik saja...ia belum mendengar sedikitpun berita tentang suaminya itu...diliriknya mobil Cadillac hitam yang terparkir di sudut belakang parkiran...masih tetap disana...pasti tidak ada apa apa...ann tersentak kaget saat bahunya terasa disentuh dengan sangat lembut...senyumnya merekah cepat..."apa yang ada dipikiran mu ann...?"tanya suara itu lebih seperti alunan musik pengiring tidur...suara ajushi berbeda..
lebih terdengar berat dan ...tidak ajushi lebih ...ann mengigit bibirnya cepat...gadis bodoh...
" Ayolah...apa yang dilakukan salah satu ceo tersibuk di dunia ini di cafe ku...sudah lewat jam makan siang...kau tidak kembali kekantor...?" tanya dave sambil menarik bangku dihadapannya dan duduk tanpa menunggu persetujuan darinya, ethan menggeleng malas...Entahlah...ia merasa sangat ...malas untuk melakukan apapun... "Ada apa...?" tanya suara itu lagi tidak menghiraukan respon darinya...ethan menggeleng perlahan...
senyum itu..masih teringat jelas di ingatannya..
.gadis berkaki pendek itu tersenyum untuk orang lain...bukan kakek, azuma ataupun orang yang bekerja dirumahnya...ann pasti sangat senang dengan pesta kejutan yang disiapkan oleh...
dave...nama pemuda itu dave...seharusnya sama sekali bukan urusannya ... Ethan meneguk kopinya dengan cepat..." aku pergi dulu...!" ucap ethan meraih kunci mobilnya dan berjalan cepat setengah berlari...
Langkah ann terhenti dan berbalik cepat...
menyipitkan matanya yang terasa silau dengan matahari sore yang menghiasi langit...dave...pikir ann tersenyum dan melambaikan tangannya...
"bagaimana jika kita ke cafe kemarin...ayolah bantu aku menyelesaikan tugasku...akan aku traktir cake coklat kemarin..?" ucap dave, ann menggeleng..aku harus pulang...ajushi pasti sudah akan pulang sebentar lagi..."ayolah ku mohon" pinta dave setengah memelas...ann mengangguk...mungkin ajushi akan pulang sebentar lagi...dave sudah sangat baik padanya dan menjadi teman satu satunya sejak ia memutuskan kuliah disini..teman teman wanitanya tidak pernah perduli dengan kehadirannya, tentu saja ia bukan salah satu dari bagian gadis gadis cantik yang sibuk dengan penampilan mereka dan mereka berbeda...ann tidak pernah bisa mengerti mengapa gadis gadis cantik itu masih saja menghabiskan berjam jam di salon atau shopping di mall...mereka sudah seperti patung manekin...ann mengangguk...
"baiklah...tunggu aku sebentar..." ucap ann berlari cepat menuju toilet...
Ethan mengurungkan niatnya untuk keluar dari mobilnya...ann...dan pemuda itu lagi...mereka pasti cukup dekat...sudah berapa lama ann mengambil kuliah di tempat ini...setengah tahun...jadi..mereka pasti sangat dekat...
dipandanginya ann yang berjalan disamping dave...cukup jelas terlihat wajah ann yang dihiasi senyuman dari tempatnya memarkir mobilnya, gadis itu terlihat menikmati waktunya di kampus...
sialan...maki ethan, sejujurnya ia hanya ingin menjauhkan gadis itu dari sisinya dengan membuat kesibukan untuk ann...tapi sepertinya ann tidak merasa tersingkir...sebaliknya...gadis itu menikmati waktunya diluar...dicengkeramnya handle pintu mobilnya dan bersiap untuk untuk melangkah namun diurungkannya niatnya mengejar ann saat hp nya berbunyi..." aku mengerti...tolong tetap awasi dia..." ucap ethan menjawab suara dari speaker hp nya..."owh ya...bilang kalau hyung akan menunggunya di parkiran seperti biasa..."tambah ethan, menginjakkan kakinya di pedal gas dan meluncur keluar area parkiran...
Ethan menelusuri laporan yang diserahkan sekretarisnya dengan seksama dan menandatangani lembaran yang bertuliskan namanya..."apakah ada yang bisa kulakukan sebelum aku pulang?" tanya sekretarisnya sambil menutup file yang baru saja ditandatanganinya, Ethan menggeleng..."tidak, terimakasih, sampai ketemu besok ucap ethan memperlihatkan senyumannya....jam sudah menunjukkan pukul 5.30 saat sekretarisnya menutup pintu ruang kerjanya...rehan menyandarkan kepalanya di kursi kulit berwarna hitam yang dipilihnya sendiri 3 tahun yang lalu...dan tertidur...
Sepiring pasta lengkap dengan potongan daging atasnya tersaji dalam beberapa saat...ann melirik jam tangannya...jadi ajushi semalam juga tidak pulang...dan sekarang...bahkan jam sudah menunjukkan pukul 7.30 malam dan ajushi masih belum kembali..."tuan ethan sudah memintaku untuk menyiapkan makan malam untuk nona...ia memintaku untuk menyampaikan pesan pada nona...ada beberapa urusan yang harus ditanganinya dan meminta nona untuk tidak usah menunggunya makan malam...ucap azuma, menuangkan segelas jus orange dari lemari es dan menyodorkannya kearah ann...ann mengangguk...jadi malam ini ajushi juga tidak akan tidur di kamarnya...ann menelan pasta di mulutnya dengan perlahan...rumah ini terasa sepi...tidak...memang sudah biasa sepi seperti ini...tapi rumah besar ini terasa kosong tanpa sosok besar bertubuh tegap yang selalu membuatnya kehilangan jarak pandangnya saat memasuki ruang makan...ann menghirup jus orange di bibirnya...Entahlah...ia merasa kehilangan sesuatu...
"Ada apa...??" tanya hatinya..."Ayolah...kau sudah mulai terbiasa dengan kehadirannya...tawanya...
tingkah bodohnya..." Ethan meneguk minumannya melayangkan pandangannya keluar jendela...
apartemen yang sudah lama ditinggalinya sekarang terasa senyap...sejak pernikahannya ia hanya sesekali menghabiskan waktunya di apartemen yang dibelinya agar bisa dekat dengan kantornya...kakek akan membunuhku jika tau aku lebih memilih untuk tinggal disini sejak pernikahannya, dan terus terang ia mulai merasakan kalau makan malamnya akan lebih enak jika ia ditemani, begitu juga kopi pagi dan sarapannya...rasa lapar diperutnya membuat ethan tanpa sadar mengelus perutnya yang semakin rata...ann pasti sedang makan malam sekarang... Di langkahkan kakinya menuju kamar tidurnya...semuanya masih tertata rapi..." apa ann sudah tertidur...??"