My Ajushi

My Ajushi
chapter 1



Ethan menandatangani secarik kertas yang disodorkan pengacaranya sambil memperhatikan perubahan di wajah kecil yang hampir seukuran telapak tangannya ...gadis itu bahkan tidak mengedipkan matanya..dilihatnya gadis itu meraih pulpen dari atas meja dan menandatanganinya dengan cepat... Melangkah perlahan mundur dari tempatnya dan kembali menyembunyikan wajahnya dengan menundukkan kepalanya...Ethan menggangguk memberikan isyarat agar


pengacaranya segera menyelesaikan proses pernikahannya agar menjadi legal secara hukum...


"Ajushi..." Panggil Ann sambil menarik wajah besar di pangkuannya agar segera sadar dari mabuknya..."ayolah...kakek akan segera sampai...ajushi...kau mendengar ku...?" Tanya Ann untuk kesekian kalinya, menggoyangkan tubuh besar yang masih tertelungkup tidak sadarkan diri...ayolah Ann...pikirkan sesuatu...ajushi akan berada dalam masalah besar jika kakek mengetahui keadaannya sekarang...dan tentu saja kemurkaan kakeknya adalah hal terakhir yang ingin dilihatnya...ditatapnya wajah tampan ethan...suamiku sangat tampan...bahkan saat ini Ethan terlihat seksi dengan garis wajah yang menegaskan kalau sosok yang telah menjadi suaminya 3 tahun ini adalah seorang pria dewasa dan bukan remaja yang ditemuinya di kampus...


ajushi terlihat...benar benar tampan...pikir ann lagi tersenyum tanpa disadarinya....


Ann membuka piyamanya, menyembunyikannya dibalik punggungnya dan merebahkan kepalanya cepat...tunggu... Ann mengecheck keadaan sekali lagi...ditariknya kerah kemeja Ethan dengan sekuat tenaga, mencoba menarik tubuh ethan agar sejajar dengan tubuhnya ..menyandarkan


kepala Ethan di bahunya dan menarik selimut...


tidak .. pikir Ann, ada sesuatu yang kurang...Ann melirik cepat...membuka kancing


kemeja biru muda dari tubuh si empunya dan menarik selimutnya kembali menutupi tubuhnya... sempurna...


Wajah Ann bersemu merah untuk sesaat...tubuh besar itu kini menggeliat membalikkan badan tepat di atas tubuhnya...detak jantungnya berlari cepat...aroma parfum Ethan dan hangat suhu tubuh Ethan membuatnya mulai merasakan sesuatu yang aneh... Ann menggigit bibir bawahnya dengan keras, berusaha menjaga akal sehatnya tetap terjaga...gadis bodoh...maki hatinya... bagaimana mungkin ... seharusnya aku memikirkan cara lain...terjebak dalam posisi aneh ini membuatnya mulai berpikir yang tidak tidak...


Ann mencoba bangkit dari posisinya, menyingkirkan tubuh besar itu dari atas tubuhnya...aroma alkohol tercium saat wajah Ethan berada beberapa cm dari wajahnya...apa yang terjadi...kenapa Ethan mabuk...apakah ada masalah di kantor ...atau ...kepalanya mulai berusaha mencari jawaban atas rasa ingin tahunya...sadarlah Ann...untuk saat ini kau hanya harus berusaha untuk mencari jawaban atas masalah yang harus dihadapi nya sekarang...


bagaimana menggeser tubuh Ethan yang mulai membuatnya kehabisan nafas...dan kakek...kakek pasti akan curiga jika ia keluar dari kamar sekarang...


Ethan membuka matanya yang terasa berat...


kamar...apa yang kulakukan dikamar ini...?" Pikir Ethan berusaha mencari tahu dimana si pemilik kamar, ia mengenali dekorasi kamar ini...kamar Ann ..." idiot...apa yang sudah kulakukan..??"


Ethan terdiam berusaha mengingat apa yang terjadi semalam..." tidak...jangan jangan...apa yang sudah kulakukan...??" rasa panik mulai mengisi kepalanya...tangannya menyentuh sesuatu yang terasa lembut dan hangat... Ann...matanya terbelalak cepat...gadis itu... Ethan menggeleng cepat...berusaha keras mengingat apa yang sudah  terjadi saat alkohol mengambil alih kendali  otaknya..." aku  masih mengenakan pakaian yang kupakai kekantor pagi tadi " pikir otaknya lagi, kecuali... kemejanya yang ...entah dimana... Ethan menutup matanya yang masih terasa berat dan kepalanya... kepalanya terasa pusing...entah berapa botol minuman yang di tenggaknya semalam...seharusnya aku tidak


yang membelit tubuhnya dan menghalanginya bangkit dari tidurnya... Ethan terdiam, dijatuhkannya selimut ditangannya dan merebahkan tubuhnya kembali ke posisi awal saat mata gadis itu  membuka perlahan...


"Aaaa..." jeritan Ann tertahan... Ethan...Ann memakai piyamanya dengan terburu buru, gadis bodoh.. apa yang sudah kulakukan...? Maki hatinya untuk kesekian kalinya..diliriknya jam dinding dikamar nya...jam 4 pagi...aku pasti tertidur...pikir ann lagi...diliriknya Ethan yang masih tertidur ... hampir saja...pasti sangat memalukan kalau sampai ethan menemukan ku tertidur disisinya...pikir ann lagi, apa yang harus ku katakan nanti...bagaimana jika Ethan ....


tapi...aku hanya berusaha untuk menyelamatkan Ethan...kakek...aku melakukannya karena kakek...Ethan pasti mengerti kenapa aku harus membuka kemejanya...dan sepertinya kakek percaya..bahkan azuma langsung menutup pintunya...ann...apa yang harus kulakukan nanti...ann membekap mulutnya cepat saat tubuh Ethan menggeliat...Ethan...wajah Ethan...ann memberanikan dirinya menatap wajah suaminya...berada sedekat ini dengan Ethan sepertinya baru kali pertama nya...wajah Ethan terlihat sempurna dari dekat ...hidung yang sempurna...dan bulu mata yang terlihat ...


Ethan membuka matanya cepat...gadis itu berani menyentuh bulu matanya...dan sekarang...ethan terbahak cepat...ann pasti kaget saat ia membuka matanya...wajah ann terlihat lucu...seperti maling yang tertangkap tangan dirumah korbannya...


"Ethan menutupi dadanya dengan menyilang kan kedua tangannya dan mendorong wajah ann dengan telunjuknya di dahi gadis itu..." Kau tidak akan mengambil kesempatan saat aku sedang mabuk semalam kan...?" Ucap Ethan dengan tatapan mengejek...tawanya kembali pecah saat gadis kecil itu terbelalak dan meracau dengan alasan aneh...


‌Ann menarik nafas lega saat mendengarkan jawaban dari azuma yang menyampaikan salam dari kakek angkatnya..."Mr grey harus mengikuti meeting dewan direksi pagi ini, beliau memintaku untuk memasakkan obat herbal ini untuk nyonya...ucap azuma menuangkan segelas herbal dari panci tembikar yang terlihat panas dan menyodorkan pada ann, Ethan tersenyum saat ann mengernyitkan alisnya seketika "Yuck..." ucap ann tanpa sadar...aroma rempah tercium semerbak memenuhi hidungnya..." Ku harap kita akan segera memiliki seorang putra dengan wajah tampan seperti aku...goda Ethan terbahak...wajah ann saat ini sangat...menggemaskan..." Kenapa aku yang harus meminumnya...?"ucap ann setengah berbisik sesaat setelah azuma meninggalkan dapur...Ethan mengangkat tangan dan memberi isyarat ann untuk mendekatkan telinganya ke wajahnya..." Apa kau ingin aku yang hamil...?" Ejek Ethan lagi ...ann mendelik cepat...menyebalkan...


ajushi menyebalkan...dengus ann...dijawab tawa Ethan yang memenuhi dapur pagi itu...


Ethan meneguk kopi paginya masih dengan senyuman di bibirnya...gadis kecil itu...ann merasa ia berhutang karena telah menyelamatkan hidupnya semalam...bodoh...gadis itu pasti berpikir kalau aku akan tidur dengan tenang seandainya aku tidak berada dibawah pengaruh kadar alkohol yang lumayan cukup tinggi...entah bagaimana ia bisa pulang semalam...apakah Dave sengaja membawanya ke kamar itu...atau ann terlalu bodoh untuk berfikir aku tidak akan berbuat macam macam... dirabanya dada nya dengan telapak tangannya...aku pasti sudah gila...gadis kecil itu...seharusnya aku tidak melepaskan selimut pink bergambar strawberry itu kembali secepatnya...pemandangan yang cukup indah...pikir Ethan dengan senyum aneh diwajahnya...ditatapnya cincin yang melingkari jari manisnya...tiga tahun...dan untuk kesekian kalinya ia harus bertarung dengan insting nya...


Dave terbahak tanpa henti...istrimu terlihat kaget semalam...aku bilang kalau kau sedikit mabuk karena acara pesta ulangtahun dan ia langsung memintaku menggendong mu keatas tempat tidur..." Ucap Dave diantara tawanya.. sejujurnya aku harus mengakui kalau istrimu cukup cantik...


ayolah...kau pasti tau itu iya kan...? atau kau sudah tidak menyukai perempuan...?" Tanya sahabatnya sambil menatap tajam ke matanya...


Ethan menggeleng..."ayolah...ann akan menjadi anakku kalau aku mempunyai anak di pernikahan pertamaku..." Jawab Ethan sambil meneguk kopinya dan melemparkan pandangannya cepat dari tatapan mata sahabatnya yang seakan berusaha mencari tahu tentang perasaannya...


Dave benar... Ann bukan lagi gadis kecil dengan tubuh kurus dan dandanan kampung seperti tiga tahun yang lalu.. gadis itu sudah terlihat lebih baik...semalam ia menyadarinya...ann bukan lagi sosok yang sama seperti sosok yang menandatangani surat perjanjian pranikah dengannya tiga tahun yang lalu...gadis itu masih tetap ceria dan... rajin...tawa Ethan...hanya saja...


"Apakah terjadi sesuatu semalam...ajushi terlihat kacau...ucap ann sambil tertawa...dibiarkannya suaminya itu melemparkan kaus kakinya kearah pojok ruangan...nasib yang sama terjadi pada dasinya...dasar tuan muda manja...ann menggeleng sambil melirik tajam kearah suaminya,  Ethan terdiam...dilihatnya gadis itu memungut kaus kakinya jg dasinya dan menaruhnya di kotak baju kotor disampingnya lemarinya..."ajushi...aku harus mengikuti perkuliahan malam besok dan beberapa tugas yang harus ku selesaikan bersama teman temanku..apakah aku boleh menginap dirumah Irena...?" Ucap ann hati hati...ajushi pasti sudah merasa lelah...tentu saja perusahaan itu bukan perusahaan biasa... KL salah satu perusahaan besar yang mempunyai beberapa anak perusahaan dan salah satu perusahaan raksasa di Korea...pasti tidak mudah mengurusnya...tentu saja kakek masih menjadi presdir tapi dengan kondisi kesehatan kakek sekarang...ajushi pasti sangat sibuk...ann menarik tas kerja Ethan dari sisi tempat tidur dengan hati hati...tidak ingin membangunkan suaminya yang tertidur setelah bekerja seharian...diliriknya jam di tangannya...jam 10...