
"tidak...kakek tidak bisa mengambil ann dariku...secara hukum ann adalah istriku...resmi dan legal...kakek tidak bisa begitu saja mengambil ann dariku..." Ucap Ethan sambil mengancingkan gerahamnya menahan amarah di dadanya...bagaimana mungkin...kakek yang memintaku...tidak...kakek yang memaksaku untuk menikahi gadis kecil berkaki pendek itu dan sekarang...kakek meminta nya untuk melepaskan ann hanya karena kehadiran sosok yang mengaku sebagai teman masa kecil ann..."mungkin aku melakukan kesalahan...dan aku menyesalinya...lepaskan ann...biarkan gadis itu mendapatkan kebahagiaan nya sendiri...ucap sosok yang sangat dihormatinya dan sudah menjadi panutannya seumur hidupnya...Ethan menggeleng cepat...tidak akan...tidak akan pernah...jangan berharap aku akan melepaskan ann begitu saja, dengan alasan apapun...sampai kapan pun...
Ethan meneguk minuman di gelasnya...kepalanya terasa pusing...entah sudah berapa banyak yang ia minum malam ini...tapi pikiran ann akan meninggalkan sisinya benar benar membuatnya menemukan jalan buntu...apa yang harus ku lakukan...bagaimana jika ann memilih untuk bersama dengan Mark, kekasih masa kecilnya...ayolah...bukankah itu sudah berakhir sejak lama... bagaimana mungkin ann masih menyimpan perasaan itu...apakah kakek sudah memberitahukan hal ini pada ann...?? Apa yang harus kulakukan...?" Tanya hatinya...terbayang olehnya saat saat yang membuatnya merasa kalau posisi ann sudah bukan hanya seorang gadis kecil yang dititipkan kakek kepadanya sebagai istrinya tapi lebih dari itu ..ia tidak yakin kapan perasaan ini mulai pelan pelan memasuki hatinya...gadis itu telah membuatnya berubah dalam banyak hal..membuatnya melakukan hal hal gila yang tidak pernah dilakukannya...
membuatnya merasakan perasaan yang berbeda...ann memang bukan gadis biasa... Ia berbeda dari kebanyakkan gadis gadis lainnya...
Ann menahan tawanya...Mark memang sosok yang sangat menyenangkan, ia tidak terlalu mengingat sosok Mark yang dulu...tapi Mark yang sekarang memang seorang pemuda yang bisa membuatnya tertawa lepas dengan candaannya...usianya pasti baru sekitar 7 tahun saat Mark diadopsi oleh sebuah keluarga kaya raya yang baru saja kehilangan anak semata wayangnya karena penyakit jantung yang merenggut nya ...dan memang mereka sangat dekat, mungkin karena perbedaan usia yang tidak terlalu jauh, sekitar 5 tahun...hari itu mereka berjanji untuk tidak akan melupakan satu sama lain dan Mark akan kembali untuk mencari nya saat ia sudah lebih dewasa...dan Mark benar benar memenuhi janjinya...pemuda yang kini berada dihadapannya benar bena mengagumkan...bagaimana mungkin janji yang di buat dimasa anak anak mereka di pegang teguh oleh Mark yang berusaha untuk menemukan keberadaannya setelah sekian lama..." "Ann ...apa yang kau pikirkan...apakah ada yang ingin kau bicarakan denganku...??" Tanya sosok itu...ann menggeleng perlahan...aku pasti bermimpi...bagaimana mungkin...aku sendiri sudah hampir melupakannya...ayolah ann...itu hanya ucapan seorang anak kecil yang bahkan belum mengetahui banyak hal...aku bahkan tidak terlalu mengingat wajah sosok yang kini berdiri di hadapannya...walaupun aku mengingatnya pasti akan ada banyak perubahan di wajah Mark yang dikenalnya dulu...tubuh anak laki laki pendek yang berusia 12 tahun itu sekarang sudah menjulang tinggi hampir mencapai ....ann mengulum senyumnya...pasti akan tersundul pintu panti...tawa hatinya...lesung Pipit yang ada di wajah Mark saat kecil masih terlihat, tapi selain itu tidak banyak yang diingatnya...ann tersenyum untuk kesekian kalinya...sangat aneh...situasi yang di alaminya sekarang ini seperti Dejavu...
Ethan bergerak cepat...apa yang terjadi...kenapa wajah ann terlihat...pasti ann berusaha untuk mengenali sosok pemuda tampan yang kini berdiri dihadapannya...gadis bodoh itu pasti sangat senang karen kemunculan pangeran berkuda putihnya...Ethan memasukkan tinjunya kedalam saku celananya... bagaimana mungkin ...terlalu kekanakan...siapa yang akan mengingat Janji pernikahan yang dibuat saat berusia 12 tahun...hanya anak kecil yang bahkan belum bisa merasakan cinta...dan sekarang sosok itu berusaha untuk mengambil ann dari sisinya hanya karena perjanjian yang dibuat oleh sepasang anak kecil...pasti dia tidak bisa menemukan wanita cantik seumur hidupnya hingga masih menunggu teman masa kecilnya...bagaimana jika ann berubah menjadi babi gendut yang penuh dengan jerawat di wajahnya...apa sosok itu masih mau menikahinya...?? Ethan menendangkan kakinya kelantai...sial...gadis kecil itu tumbuh menjadi gadis cantik yang menggemaskan...
Ann menggangguk cepat...Mark mengingat saat mereka melarikan diri dari suster kepala saat kecil dulu...Mark bahkan masih mengingat detil yang hampir dilupakannya...bahkan luka yang kini membekas di pergelangan tangannya...saat itu mereka memanjat keatas pohon kelapa karena ingin merasakan segarnya air kelapa hijau yang berada di belakang panti
...ann menyentuh bekas luka di pergelangan tangannya yang terlihat meninggalkan bekas luka parut yang sudah memudar pucat kehitaman...pemuda tampan di hadapannya pernah menjadi pelindungnya saat melewati masa masa sulit di perkebunan... Menghiburnya saat anak anak lain menghinanya karena tidak mempunyai orangtua seperti anak anak lain seusianya yang merasakan kemewahan dan kasih sayang... "Aku akan menjagamu ann...sama seperti dulu saat kita kecil..." Ucap pemuda itu meraih tangannya dengan lembut ..
Ethan berlari cepat...tidak...ann milikku...dia tidak bisa begitu saja muncul, datang kehadapan ann dan mengambil ann dari sisiku...aku tidak akan membiarkannya... Dalam sekejap langkahnya sudah membawanya menuruti anak tangga terakhir...berjalan diantara kerumunan pesta dan dengan cepat dan meraih tangan ann yang terlihat terkejut dengan kehadirannya...tanpa mengatakan apapun Ethan menarik tangan ann yang masih berada didalam genggaman pemuda yang juga terlihat terperangah dengan kelakuannya...Ethan melangkah melewati kerumunan tamu dengan menarik gadis kecilnya...kakek tidak bisa mengaturku lagi...teriak hatinya...sudah cukup...aku tidak akan melepaskan ann apapun taruhannya...kakek tidak bisa menakuti ku dengan apapun lagi...inikah alasan kakek memintaku membawa ann...kalau tau akan seperti ini aku tidak akan membawa ann ...kakek sudah menjebak ku...pikir Ethan...dan aku akan membalasnya...pekik hatinya penuh kemarahan....
Ann memegang seat beltnya dengan sekuat tenaga...ajushi terlalu kencang melarikan mobilnya...bagaimana jika terjadi sesuatu...anne nggigit bibirnya ...sejak meninggalkan gedung tadi ajushi tidak mengatakan apapun...tapi sepertinya ada sesuatu yang membuatnya kehilangan kontrol emosinya...apakah aku membuat kesalahan...?? Apakah kehadiranku membuat ajushi bertengkar dengan kakek...? Ajushi tidak pernah membawanya ke luar untuk acara apapun...keluar untuk dibawa ketempat umum tempat ajushi biasa bersosialisasi...ann mencoba mengurutkan langkahnya sejak memasuki gedung, mencoba mengingat kembali apa yang sudah dilakukan dan dikatakannya...ia tidak berbicara banyak sejak datang ke pesta itu, beberapa lelaki kekar langsung meminta ajushi untuk menemui kakek...kakek...kakek tidak menyapanya seperti biasa...apakah aku membuat kakek marah...sepertinya pertemuan mereka terakhir kali berjalan normal seperti biasanya...apakah ajushi membuat kesalahan dengan membawanya kesini...itukah masalahnya...??
Ethan menengok tajam kearah spion mobilnya...orang orang suruhan kakek tidak terlihat mengikutinya sekarang, tapi bagaimanapun juga ia harus memastikan tidak ada yang mengetahui posisi mereka...kakek bisa menggerakkan kekuasaannya untuk melakukan apapun..."aku tahu apa yang kau lakukan...tidak perlu memperlihatkan kemesraan kalian ...' Ethan bodoh... Apakah kakek mengetahuinya...apakah ...kepalanya terasa pusing sekarang...idiot Ethan...seharusnya kau tidak membiarkan emosimu mempengaruhi otakmu....pikirkan cara untuk membuat semuanya ...tidak...tidak ada yang lebih penting sekarang...ann...hanya ann...aku akan melepaskan semuanya...kakek boleh mengambil semuanya...tapi tidak ann...gadis itu milikku...hanya milikku...tegas hatinya...Ethan semakin menginjak gas mobilnya ...aku harus melarikan diri dari kakek...tidak...ann...aku harus menyembunyikan ann...
Ethan menundukkan kepalanya diatas stir...tubuhnya terasa lelah...seharian ini ia telah melalui beberapa meeting secara maraton, merasa sedikit terhibur saat mendengar kalau kakek membawa ann ke acara greeting di kantor nya...ia sama sekali tidak berharap kalau acara utama pesta itu adalah memperkenal ann pada teman masa kecilnya...kakek benar benar selalu bertindak semaunya...ajushi...suara itu terdengar menyadarkan lamunan Ethan...dibukanya matanya yang sempat terpejam untuk beberapa saat..."maafkan aku ann...biarkan aku beristirahat sebentar...pinta Ethan, menyandarkan tubuhnya ke kursi kemudi...bahunya terasa panas....hari yang melelahkan....pikir Ethan ...diliriknya layar GPS di mobilnya...ia sudah mengendarai mobilnya ke jalan tol lingkar luar kota...bodoh...apa yang ada dipikiran mu Ethan...Ethan memaki dirinya sendiri...ann pasti akan berpikir macam macam tentang dirinya sekarang...berpikirlah Ethan...oana tujuan mu malam ini...tidak mungkin untuk pulang sekarang...kakek pasti akan berusaha untuk memisahkannya dengan ann, dengan berbagai alasan....kebahagiaan ann....?? Bagaimana dengan kebahagiaanku kakek....??
Tidak ada kamar kosong lagi...tidurlah ann....aku akan mencari tempat yang lebih baik besok....tapi malam ini aku benar benar lelah...ucap Ethan sambil melepaskan dasinya dan melemparnya kelantai, menjatuhkan tubuhnya ke satu satunya tempat tidur di kamar yang tidak terlalu besar ukurannya...tentu saja...jauh lebih kecil dari kamarnya...diliriknya ann yang masih berdiri mematung di jendela...setidaknya ann ada di sisiku...pikir ethan...dan tertidur beberapa saat kemudian...rasa penat setelah mengemudi selama 4 jam membuatnya benar benar tidak bisa mengendalikan tubuhnya...
Ann menatap kearah gelapnya malam...semalam semuanya masih baik baik saja...ia tidur di kamarnya setelah makan malam dan berbincang dengan ajushi seperti biasanya...ann mendengus kesal...tidak...lebih tepatnya mendengarkan ajushi mengejeknya...tapi itu sama sekali bukan yang pertama kali....jadi lupakanlah ann...kau harus lebih pintar untuk bisa mengalahkan ajushi...tapi sekarang...ajushi ada ditempat tidur terlihat begitu pulas...ajushi pasti sangat lelah...setidaknya setelah menyetir selama 4 jam...apalagi setelah bekerja seharian dikantor...ann mengalihkan pandangannya kearah sosok yang terlihat telah terlelap dalam mimpinya...apa yang terjadi...ia masih tidak bisa menemukan alasan dibalik kejadian beberapa jam yang lalu....tidak lebih dari sejam sejak ia menginkakkan kakinya di aula gedung pesta...ia bahkan tidak tau pesta apa yang telah dihadiri ya kecuali salah seorang anak buah kakek yang menjemputnya dan mengatakan kalau kakek dan ajushi menunggunya...
Ann melangkahkan kakinya mendekati tempat tidur...tempat tidur itu terlihat cukup besar...tapi dengan adanya ajushi ditempat tidur itu sudah memakan 3/4 tempat tidur...tidak ada sofa...hanya 2 bangku kecil dengan meja bulat dan sebuah lemari kecil...sepertinya ini adalah satu satunya penginapan yang tersedia dan bisa ditemukan ajushi...tentu saja...ditengah malam seperti sekarang pasti susah untuk memilih tempat...ann berjalan dengan sangat hati hati...ia tidak ingin membangunkan ajushi saat ini...menyandarkan tubuhnya yang lelah di atas kursi yang tidak terlalu nyaman untuknya...ann meraba tulang punggungnya..bahkan setelah 4 jam di kursi mobil ia membutuhkan satu tempat untuk meluruskan tulangnya...diliriknya ajushi ditempat tidur yang begitu menggoda...ann menggeleng cepat...bukan...tempat tidur...pikir ann menyadarkan perasaan aneh yang muncul dihatinya...aku pasti terlalu banyak menonton drama romantis...tawa hatinya...kenapa ia sekarang merasa seperti rubah kecil yang ingin mengambil kehangatan dari beruang besar yang bisa saja menyantapnya untuk cemilan tengah malam...tawa nya terbahak cepat dan menutup mulutnya detik berikutnya...
Ann melangkah setengah berjinjit...mendaratkan tubuhnya dengan sangat perlahan ditempat tidur..mengambil jarak yang tersisa dari sosok besar yang tertelungkup memeluk guling berwarna biru laut...ann menatap langit langit kamar penginapan untuk mengalihkan pandangannya saat ajushi membalikkan tubuhnya, menahan nafasnya untuk beberapa detik...gadis bodoh...bagaimana jika ajushi ...ann menutup matanya cepat...sesuatu mendarat didekatnya...degup jantungnya berdetak sangat cepat hampir membuatnya merasa tercekat...bukan pertama kalinya mereka berada disatu tempat tidur yang sama..beberapa kali mungkin...terutama kalau kakek tiba tiba saja datang...tentu saja hal ini berbeda...ajushi hanya akan berpura pura tertidur dan ia bisa melarikan diri kembali ketempat tidurnya setelah pintu kamar tertutup...atau saat ajushi membantunya dengan tugas kuliahnya...tapi saat ini berbeda... Ann memeluk guling ya cepat dan menyelinap dibawah selimut yang menggulung tubuhnya... sepertinya ajushi sama sekali tidak memiliki pikiran aneh seperti yang melintasi otaknya tadi...gadis bodoh maki hatinya...apakah kau berfikir ajushi tertarik dengan tubuh yang tidak masuk kategori seksi seperti miliknya..ann menggigit bibirnya...ajushi...