
pagi hari ini aku mulai pekerjaan ku sebagai OB/CS
yaa mungkin perkerjaan itu tidak begitu bagus tapi demi kelengkapan kebutuhan ku tanpa melibatkan ayah aku akan melakukan semuanya, setelah membereskan perlengkapan ku, aku dan Chelsea sama sama berangkat dari rumah , bedanya aku berangkat menggunakan bus sedang Chelsea jalan kaki karna jarak asrama ke kampus sangatlah dekat
"Lia nanti ingat ngabarin ya kalo ada apa apa telpon aja,dan bekal itu harus kosong Lo bawa pulang okee!!"
" iya iya bawel amat kek bapak gue".
"yaelah ngingetin doang emang ga boleh, eh satu lagi jangan melamun Mulu Lo".
"iya iya ga melamun lagi kok tenang aja"
"nooh bus Lo dah dateng"
* oh iya gue di Luan yah. byee".
"iya iya, hati hati lo". Chelsea menatap langkah Melia yang semakin menjauh dari pintu asrama, ia salut dengan Melia yang begitu gigih agar tidak terlalu membebani ayahnya.
sesampainya di perusahaan grup Dentara, ya itu adalah nama perusahaan tempat aku bekerja. aku mulai bekerja membersihkan segala yang kotor yang ada di lantai 2 dan 3 gedung tersebut sesekali aku di suruh mengantarkan beberapa berkas dan membuat minuman bagi para karyawan di kantor tersebut
pekerjaan ini tidak terlalu melelahkan bagiku palingan yang membuat kaki ku sakit adalah karena naik turun tangga, kalo kalian bertanya kenapa ga peke lift? secara itu adalah gedung yang besar dan tinggi, terkadang aku memakai nya tapi banyak juga karyawan yang naik turun dari lantai ke lantai jadi aku memilih untuk menggunakan tangga
cht Chelsea
...****************...
*Lia lo dah pulang??
^^^blm ini mau siap siap, kenapa?^^^
*gue agak lama pulang ya,karna
mau ngumpul organisasi,Lo bisa masak
sendiri dulukan? gue ga sempat masak
soalnya
^^^iya iya masak doang mah^^^
*DOANG YAHH
sekalian nyuci dongss😙
^^^yaelah ditambahi dong, oke deh gapapa^^^
*makaciii liaaa
^^^Y^^^
gila sok dingin aja ni anak(batin Chelsea)
Jam 3 sore aku pulang dari tempat kerja ku dan langsung menuju asrama, aku membereskan kamar kami, mencuci baju kotor, dan memasak setelah melakukan semuanya aku mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kampus,
Di lapangan yang cukup luas aku melihat Chelsea dan beberapa mahasiswa lainnya berkumpul,aku terlalu fokus melihat perkumpulan di tengah lapangan sehingga aku tak melihat jalan yang ada di depan ku dan berujung menabrak seorang yang berjalan berlawanan arah dengan ku beberapa buku yang ku pegang berjatuhan
"maaf-maaf maaf aku ga sengaja". kataku sambil mengambil buku buku ku yang berjatuhan tanpa melihat siapa yang ku tabrak
"jalan tuh liat kedepan,".
"punya mata tu di pake".
"liat apaan sih ni orang".
"maaf kak aku minta maaf". kata ku berkali-kali".
"guyss dari pada ngeladenin bocah kampungan yang satu ini mending kita cabut yukk ke kantin".
"yuksss".
kata kedua temannya dengan serentak
aku sangat bersyukur karna mereka tidak meladeninku untuk waktu yang lama, pukul 17:30 kelas ku pun di mulai, mendengarkan setiap omongan yang keluar dari mulut dosen dan mencoba memahaminya,itulah yang kulakukan selama kelas berlangsung.Akhir dari pertemuan pertama itu kami di beri tugas semacam membuat ppt, jam 8 malam kelas pun berakhir aku berjalan di di tengah tengah lapangan yang tadinya masih sangat ramai di penuhi oleh mahasiswa sekarang hanya tinggal beberapa
Di luar kampus aku melihat ada seorang pria yang tengah melirik lirik motor aku mendekati pria tersebut yang ternyata dia adalah si kades menyebalkan itu
"kenapa tuh".tanya ku
"bukan urusan Lo".
"oh yaudah".
kata ku hendak pergi,tapi niat ku itu terhentikan karena merasa iba dengannya.
"minggir biar gue coba perbaiki". aku sering sekali melihat ayah memperbaiki motornya dan sering membantunya dalam memperbaiki motor tersebut jadi mungkin aku bisa memperbaiki motor yang satu ini pikir ku sejenak.
"so tau lo jadi cewe".
*bisa diemmm ga sihhh!!!".
aku mencoba mengetahui apa yang salah dan mencoba memperbaiki motor itu dan akhirnya bisa, tetapi motor tersebut harus juga segera di bawa ke bengkel karna bagaimana pun aku belum paham sepenuhnya dalam memperbaiki motor.
"nihh bisa, tapi gue saranin besok motor ini di bawa ke bengkel karna pekerjaan tangan gue mungkin ada yang belum beres,
gue pergi dulu by".aku langsung pergi meninggalkan si kades itu tanpa memperdulikan apapun.
".wooooiii btw makasiihhhhhh". teriak si kades.
"aku hanya mengacungkan jempol ku ke atas dan terus berjalan".
Tiba di asrama Chelsea terkejut melihat tangan ku yang begitu kotor
"ini lo habis nge bengkel di kampus?".
"ga".
"jadi ko bisa kotor begitu?".
".si kades motornya mogok jadi gue bantu benerin tu motor".
" jadi idup atau mati motor nya?
lo ga kebawa emosi kan nengok muka ka Arga?
aman kan idup lo?".
".dah lah banyak amat pertanyaan Lo, pusing gue lama lama dah gitu pertanyaan aneh aneh pula".
"hehe baru aja tanya sedikit dah langsung pusing aja".
" tau ahk gue bersihin tangan gue dulu, baru ntar lo komat Kamit lagi okehh"
*hehe okey".