
Setelah mengudara akhirnya aku sampai di Jakarta pada hari Senin.
Hari Senin adalah hari baru bagiku dimana aku berada di tempat yang berbeda , dan yaa hari ini tidak ada lagi ayah yang selalu serapan pagi bersama ku. Hari ini adalah hari pertama ku berada di asrama class scholarship yaa itu adalah salah satu nama asrama bagi mahasiswa baru genius university yang masuk melalui jalur beasiswa dimana setiap kamar di isi oleh 2 mahasiswa baru, Fasilitas yang diberikan sangat baik mulai dari 2 tempat tidur, 2 tempat belajar dan Berbagi fasilitas fasilitas lainnya seperti kulkas, lemari pakaian dan lain-lain
Teman satu kamar ku bernama Chelsea dia berasal dari Singapura
dia cantik, manis dan baik terhadap ku . Di asrama kami di bimbing untuk bisa mandiri seperti memasak, mencuci dan lain lain, aku dan Chelsea berbagai tugas dalam hal itu biasanya untuk memasak adalah bagian ku dan untuk menyuci adalah bagian Chelsea, dalam seminggu kami menjalankan rutinitas kami masing masing selama di asrama, kedekatan ku dengan Chelsea semakin akrab kami selalu berbagi cerita satu sama lain. beberapa hari mereka di buat menjalin komunikasi yang baik terhadap sesamanya yang tinggal satu kamar dengannya.
Tibalah keesokan harinya, seluruh mahasiswa baru di undang untuk pertama kalinya memasuki gedung utama genius university, dan mulai pengenalan terhadap lingkungan sekitar genius university.
"woaahhh"
itu lah yang pertama terucap dari mulut beberapa siswa yang baru memasuki gedung utamanya tersebut,
"ini sangatlah megah dan luas".ucap Chelsea
Bagaimana tidak ruangan itu Memeng sangatlah megah dekorasi dan pernak pernik yang menghiasi ruangan tersebut ditambah lagi lampu hias besar nanmewah memperindah ruangan tersebut
*kringggg kringg kringgg*
bunyi itu terdengar dengan sangat jelas di telinga mahasiswa baru kami segera membentuk barisan sesuai dengan yang sudah di intruksi para panitia panitia.
Setelah kami di barisakan dan di berikan arahan tentang pakaian yang akan kami kenakan pada setiap harinya. sampai arahan arahan lainnya tersampaikan. Chelsea membisikkan sesuatu pada ku
"ssssstttt ssssttt oi liaaa".panggil Chelsea
"haaa apaaaa???".jawabku
"lo sadar ga kalo Lo sesekali di lirik sama kating yang satu itu"
"haaa? serius??"
"untuk apa coba?" kata ku tidak percaya lagi
" ya mana gue tau tapi nii yah biasanya pada saat seperti ini para kating tuh cari mangsa untuk bisa di bully/ yang bakal di suruh suruh gitu". kata Chelsea menakuti melia wajahku yang terlihat panik membuat Chelsea tertawa geli
"xixixi gue bercanda kali ga usah panik gitu".
" ihhh apaan sih ga lucu tau gaa".
"hehe ya udah maaf maaf".
Setelah barisakan di bubarkan kami di perbolehkan untuk berkeliling untuk melihat beberapa gedung fakultas fakultas yang ada. sehabis mengelilingi beberapa fakultas-fakultas yang ada ,aku dan Chelsea pergi ke taman umum milik genius university. Taman itu sangat lah memukau, setiap bunga di susun dengan rapi dengan berbagai jenis bunga, di tambah suasana air mancur yang ada di tengah-tengah taman dapat memperindah taman tersebut. suasana di kampus ini sangatlah ramai mungkin bila aku terpisah dengan Chelsea pasti akan sulit mencarinya di suasana ramai dan tempat yang begitu luas ini.
sesekali aku memfoto tempat tempat yang ku jalani bersama dengan Chelsea seperti taman dan mengirimnya kepada ayah. Tibalah saatnya kami di panggil kembali berbaris sesuai dengan no urut pendaftaran, tujuan baris kali ini ada lah pembagian seragam (kerap sering disebut dengan almamater) almamater itu berwarna kuning cerah. sebagian dari mahasiswa baru yang menerima almamater tersebut langsung memakainya,termasuk aku dan Chelsea seragam itu terlihat sangat pas di tubuh ku dan aku akan merawatnya.
sepulang dari gedung genius university, aku dan Chelsea langsung kembali ke asrama. Kami berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang kami yang akan kami butuhkan selama proses pembelajaran di kampus, karena besok pembelajaran itu akan segera dimulai. Melihat uang tabungan yang aku pegang semakin sedikit karena banyak kebutuhan yang ku penuhi aku berinisiatif untuk mencari pekerjaan sampingan karena tak mungkin ia membebani ayahnya dengan meminta uang yang cukup banyak untuk biayanya selama di genius university
"Chel sepertinya gue harus mencari pekerjaan"
"haa?? Lo serius? kan Lo harus belajar Lia".
"yaa gue serius. Tabungan yang gue punya semakin sedikit, gue ga mau membebani ayah gue"
" oke kalo gitu besok gue bakal temani Lo mencari pekerjaan okeyyy"
"makasih chel". aku memeluk Chelsea
aku sangat beruntung bertemu dengan Chelsea dan sekamar dengannya karna ia adalah orang yang baik dan sangat perhatian terhadap sesamanya, mungkin bisa dibilang selain ayah dan bibiku yang tinggal di kampung ia mungkin menjadi orang terdekat ku saat ini.