
Keadaan di kampus sangatlah ramai kebisingan di mana mana, Melia mencari cari Chelsea yang katanya sudah sampai di kampus terlebih dahulu
" Ini Chelsea di mana sih?! udah ke kelas,ke perpustakaan dan ke taman ga ketemu lama lama laper gue mana ini udah hampir menuju jam makan siang lagi. gue telpon aja kali ya?(Melia mengambil ponsel milik nya dari Tod bag miliknya)
...****************...
*calling Chelsea
tuuutttt tuttttt tuttttt
halo Lo di mana sih?
^^^haa?? apa sih Lia? ga^^^
^^^kedengaran disini ribut^^^
halo ini dah kedengaran
ga?
^^^udah udah kedengaran^^^
^^^kok^^^
Lo di mana?
gue dari tadi cariin Lo
^^^ini gue lagi di kantin^^^
^^^Lo dah nyampe kampus?^^^
udah
bentar gue ke situ
pesennin gue makanan ya
gue laper nyariin lo
^^^oke siap*^^^
(telpon itu di matikan langsung oleh Melia)
melia mendatangi Chelsea di kantin sesampainya di sana ia bertemu dengan Chelsea dan mejanya yang sudah di penuhi makanan
" lama banget Lo nyampenya".
"gue dah nyampe dari tadi Lo nya aja ga tau di mana
tadi gue sempat ke kelas, ke perpustakaan, ketaman buat nyariin lo
padahal Lo nya di kantin enak enakan makan".
" ya maap lagian Lo sih telat nelpon nya , dah ahk makan nih tadi katanya laper".
"hmmm".
sementara dari kejauhan Anya dan kawan kawannya memerhatikan melia dan Chelsea, kali ini tidak hanya ada Rosa dan biangka tapi juga ada Gio,,Bram dan Tino
" Lo liat kan cewe yang disana". kata Anya
" Kenapa? dia cantik, manis". jawab gio
" Dia memang cantik gi ga salah ngomong loh". Kata Bram ceplas ceplos di depan Anya yang membuat Anya marah
" Apaan sih orang kampung gitu di bilang cantik".
" Tau tuh cantikan juga Anya". ucap Rosa
"Iya bener". sambung biangka
" Bilang aja Lo pada iri kan". Kata Bram membuat suasana hari Anya semakin panas
" Lo bisa ga sih diam, gue lem juga nih lama lama mulut Lo". ucap Rosa menggeram Bram pun diam tak berani bicara lagi mendengar ancaman rosa
"Lo mau ga main main sama tu cewe?( tawar Anya)
" Maksud Lo apaan?
" Gioo Lo kan bilang kalo Lo itu cowo paling keren di kampus ini plus Lo banyak di sukai sama cewe cewe tunjukkin dong buktinya jangan hanya ngomong doang yang ketinggian
" Ya emang gue keren,
emang banyak ko cewe yang mau sama gue tapi gue ga mau di manfaatin sama Lo
" yakin ga mau??".
gini dehh, gue bakal bilang sama papa gue agar menambah investasinya di perusahaan papa Lo, kalo Lo bisa pacarin tu cewe".
"Lo punya dendam apa sih sama cewe itu sampe Lo nyuruh gio?". tanya Tino yang dari tadi diam
" Gak punya dendam apa apa sih cuman gue kesal aja cowok yang gue suka Deket sama dia,"
sementara gio berpikir sejenak, ya kalo perusahaan ayahnya makin maju pasti bakal banyak untungnya untuk keluarga mereka terutama buat gio sendiri.
" Hanya pacarin doang kan? gampang itu mah".
" Itu sih terserah Lo yah mau hanya pacarin atau apa kek yang penting Lo bisa buat dia jauh dari Agra!".
" Ngapain pake data diri? mau daftar olimpiade ya?". Kata Bram
" Heee!!!.. Lo bisa ga sih nyimak dikit, maksudnya data diri itu hanya sekedar perkenalan doang sama tu cewe". kata biangka dengan rasa kesal)
" gue tau namanya tapi ga tau no hpnya,
nanti gue cari tau dan kasih ke Lo".
Tidak sengaja pembicaraan Anya dan teman teman nya di dengar oleh David sahabat Agra, setelah selesai makan siang David langsung bergegas untuk menemui Agra dan Kevin untuk menceritakan semua apa yang ia dengar barusan di kantin, ia menemui Agra dan Kevin di perpustakaan genius university
" Gra ,vin ikut gue sebentar". David menarik kedua tangan sahabatnya itu menuju luar perpustakaan
" Lo kenapa sih?".tanya Kevin
" Tadi di kantin gue ga sengaja dengar Anya buat rencana sama kawan kawannya termasuk gio".
" Truss? kan emang mereka sering membuat rencana emang apa salahnya?".
" Yang salah adalah mereka bukan membuat rencana untuk kampus atau organisasi mereka atau apa lah. Anya dan kawan kawannya buat rencanain untuk mempermainkan salah satu adik angkatan bawah kita".
" Kan emang dah biasa gio berbuat gitu, ya mana nya juga play boy". kaga Kevin lagi
" Emang siapa sih yang mau di mainin sama gio sampe Lo lapor ke kita".ucap Agra
" gue ga tau pasti siapa orangnya tapi yang jelas itu anak organisasi kita yang satu kelompok sama Lo gra,kalo ga salah namanya mereka tu Chelsea dan Melia tapi gue ga bisa pastiin yang bakal jadi target gio dan kawan kawannya siapa"
" Kita harus mencegah itu terjadi apalagi mereka berdua sasaran gio, Lo berdua tau kan kalo gio itu cowo brengsek yang hampir setiap harinya Gonta ganti pasangan, gue ga mau Melia dan Chelsea jadi sasaran nya". ucap Agra
mendengar itu kedua teman Agra menatapnya heran, bagaimana tidak pasalnya baru kali ini Agra peduli terhadap seorang wanita sampai membuat kalimat seperti itu Agra cukup terkenal karna ketidakpeduliannya terhadap seorang wanita, mungkin satu satunya wanita yang di pedulikan oleh Agra adalah Ratna mama Agra. tetapi kali ini benar benar berbeda Agra peduli terhadap kedua wanita yang notabennya akan menjadi korban kebrengsekan gio dan kawan kawannya,
" Gra?? tumben banget Lo peduli sama cewe? biasanya kalo Lo mendengar hal hal seperti itu Lo ga peduli sama sekali". ucap Kevin yang sangat terlihat heran
* aaaa... ga
gu__gue ada pesan dari nyokap gue, bahwasanya kita harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar kita termasuk juga masalah kek gini, jadi tu kalo gio di biarin gitu aja makin merajalela nanti ga bisa di biarin itu". ucap Agra gelagapan dan asal ngomong
"OOO gitu kirain ada yang spesial dari Melia dan juga Chelsea".kata David asal
" Gg_gaa ga ada ko spesial apaan".wajah Agra yang putih seketika berubah sedikit menjadi merah
...----------------...
Di kantor pusat ada rapat yang di adakan oleh para Agra, di sana ada Agra dan boy serta beberapa sekertaris dan staf lainnya, rapat berlangsung lama tetapi sepertinya agra terlihat tidak begitu fokus kadang dia meminta beberapa kali kepada staf yang mempresentasikan rancangan-rancangan nya untuk mengulangi silde yang di tampilkan dan kembali di jelaskan oleh staf, Prasetyo dan boy memerhatikan sikap Agra yang tidak begitu biasa, agar adalah seorang yang cepat tangkap jadi jarang sekali ia meminta ulang slide kepada staf yang bertugas, tapi kali ini malah kabalikannya,
setelah rapat selesai Agra di minta Prasetyo untuk tinggal di tempat dan tidak beranjak begitu juga dengan boy
" Agra kamu punya masalah apa? cerita sama papa dan Abang mu sekarang". kata Prasetyo
" Ga pa Agra ga punya masalah apa apa". jawab Agra
" Ga usah bohong kali gra sikap Lo yang berbeda kita bisa tau ada Yang salah sama Lo".
" Ga ada bang gue ga bohong gue ga ada masalah apa apa kok, cuman...
" Cuman apa?". kata boy dengan tatapan yang begitu serius
" Ga usah serius gitu kali mukanya".
" Ya udah makanya cepat ceritain".
" Gini, papa tau kan Melia yang kmaren numpahin minuman ke baju mama".
(Prasetyo hanya mengangguk)
" Kok gue ga tau yah???(kata boy)
" Diem dulu gue mau cerita
jadi tadi teman Agra dengar kalo dia bakal jadi korban gio, Agra ga tau tujuan gio apa yang jelas ntah kenapa Agra ga suka aja dengar kalo Melia bakal jadi korban".
" Itu Gio yang kita jumpai di cafe kmaren? yang bawa 2 cewe sekali Gus?". ucap boy, mereka sempat melihat gio ada di cafe yang sama dengan mereka dan Agra bercerita sedikit tentang gio yang suka Ganti ganti pasangan
" iya, gio yang itu
" saran papa sih, kamu jaga Melia dengan baik kan kamu tau sendiri mama sedikit percaya bahwa Melia adalah anak teman nya
yaaa kalo emang Melia adalah anaknya papa pastiin mama bakal sangat banget sama Melia".
" iya pa pikiran Agra juga begitu".
" kalo bisa nih gra Lo 24 jam tuh ngawalin Melia".
" yaelah bang ga gitu juga kali".
" boy boy ". kata Prasetyo sambil menggelengkan kepalanya
" oiya Agra kamu lain kali lebih fokus ya nak jangan sampai kejadian tadi terulang lagi untuk kedepannya".
" iya pa Agra minta maaf".
" yaudah papa pergi dulu mau siap siap jumpa klien di bawah".
" gue juga".
" Agra juga mau ke kantor cabang bentar kami berdua pamit ya yah".
" iya iya hati hati yah".