
****
**setelah mendengar tuturan dari jungwoo atas perlakuannya hyuji mulai sedikit memahami apa yang sebenarnya terjadi.
"sejak kecil orang tuaku mengajarkan agar tidak mendendam,kamu tenang saja aku sudah memaafkanmu".senyum manis terpancar dibibir hyuji
jungwoo sebenarnya pria yang baik tapi karena memang lingkungan dan pengaruh pergaulan membuatnya menjadi bringas,dan tak bermoral.
"aku lapar,buatkan sarapan"seketika jungwoo berubah dingin kembali(hedeh sih bambang mood boster banget dah😪)
dan hyuji yang meratapi perginya jungwoo ke kamar.
"astaga,aku kan nggak pernah masak"
menggelengkan kepala frustasi
dengan sekuat tenaga hyuji memotong sayuran mencincangnya seakan akan itu adalah musuhnya
"maafkan aku yah ikan,maaf"
hyuji mengocok telur dan mengambil garam tapi tanpa disadarinya itu bukanlah garam tapi gula karena memang tak tau cara memasak dia tak tau takaran garam yang harus dimasukan.
tak lama
"JUNGWOOOO SARAPAN SUDAH SIAP"teriak hyuji dari lantai bawah
melihat jungwoo sudah turun hyuji langsung mempersilahkan jungwoo untuk makan
jungwoo melihat makanan yang ada didepannya
"apa kau ingin memberi makan ****?"
"kenapa jelek sekali"imbuh jungwoo
"aku tidak tau memasak jadi aku hanya memasak yang terlintas dipikiranku saja hehe"
jungwoo hanya menundukan kepala tidak habis pikir dia lalu dengan ragu ragu mencicipi makanan itu.
"apakah enak?"tanya hyuji yang cenge ngesan
jungwoo hanya menganggukan kepalanya pertanda jawaban iya dan terus makan
hyuji penasaran dengan rasanya lalu mencoba mencicipinya
"apaan nih, mueeewwweekk nggak enak banget,"membersihkan lidahnya
"kamu ngga ngerasa apa apa yah?kenapa makan terus"terpaku heran karena jungwoo terus makan makanannya meski itu tidak enak.
jungwoo berdiri mendekati hyuji
"karena aku kasihan kamu sudah memasaknya tapi tidak memakannya"
lalu jungwoo senyum tipis meninggalkan hyuji.
hyuji terdiam kenapa bisa jungwoo sebaik itu?"apa dia sedang sakit? kenapa bisa perhatian gitu?"gumamnya dalam hati
hyuji menyusul jungwoo yang ternyata mau mandi bajunya sudah terbuka dan menampakan perut ABS nya. karena merasa kehadiran hyuji jungwoo langsung duduk di sofa sambil merentangkan tangannya
hyuji yang kaget melihat itu langsung berputar membelakangi jungwoo karena malu melihatnya.
"apa yang kamu lakukan?"sambil menatap hyuji yang malu
"kenapa kamu sembarangan buka baju begitu?apa kamu tidak tau tempat yah?"ngomel pada jungwoo yang sembarang membuka baju
"ini kamarku kenapa aku yang salah? kamu yang sembarang masuk"senyum angkuh jungwoo karena melihat hyuji yang salah tingkah karena melihat dia setengah telanjang
"bukankah kamu sudah melihatku seutuhnya? kenapa harus malu? imbuh jungwoo lagi
"itu kan tanpa sadar aku juga tidak terlalu memperhatikan waktu itu"balas tegas hyuji
jungwoo langsung berdiri dan menarik hyuji ke kamar mandi
sesampainya dikamar mandi hyuji bingung apa yang dia lakukan
sementara jungwoo melepas celananya dan sisa celana dalamnya saja ditubuh kekar pria itu.
wajah hyuji memerah karena malu akan hal itu"apa dia gila?kenapa dia harus begini sih"gumam hyuji dalam hati
"sabuni tubuhku dengan lembut"pinta jungwoo yang sedang menikmati air yang jatuh dari shower
hyuji yang menurut dan mensabuni belakang jungwoo dan sesekali ia menutup mata karena harus melihat yang tidak sewajarnya
"yang dibawah lagi"sambung jungwoo
"kamu saja aku nggak bisa"tolak hyuji
"lakukan kalau nggak mau dihukum"
hyuji yang mendongkol dalam hati menuruti mau jungwoo kemudian berjongkok dan menyabuni kaki jungwoo.
dengan lembut tangan hyuji menyentuh kaki jungwoo hingga ke paha yang membuat jungwoo te**ngsang
"kedepanku dan berlulut sekarang"dengan nada yang sedikit keras
hyuji kaget dan bingung apakah ia melakukan kesalahan?
"ada apa?apa aku salah"tanya hyuji yang langsung berdiri
"lakukan"bentak jungwoo
hyuji melakukannya dengan kesal
setelah di depan jungwoo hyuji berjongkok menyamping karena dia tidak mau langsung berhadapan dengan woo kecil.jungwoo melihat ke arah hyuji yang dibawahnya
"minta maaf padanya sekarang"ketus jungwoo
"minta maaf pada siapa? apa yang kulakukan?
"kamu membangunkan punyaku sekarang aku menderita menahannya"
hyuji yang melihat jungwoo diatasnya kaget dan menelan ludah sembari menurunkan pandangannya pada woo kecil
(padahal aku hanya menyentuh pahanya dan dia langsung bangkit,aku harus bagaimana?)
"eehh nak,mohon tenanglah jangan seperti itu sebaiknya kau tidur kembali yah"berbicara pada punya jungwoo dengan cenge ngesan
jungwoo yang mendengar itu tersenyum tipis karena merasa gadis ini terlalu polos hingga seperti itu
"dia tidak mau tau kau harus bertanggung jawab"sinis jungwoo
"tapiii"hyuji bingung dia tidak tau harus bagaimana untuk menenangkan hasrat jungwoo
jungwoo tidak menjawab dan berbungkuk untuk mengeluarkan celana dalamnya
maka dengan leluasanya punya jungwoo tegak dan mengagetkan hyuji yang ada didepannya sampai hyuji terduduk mundur
"tenangi dia"dingin jungwoo
"bagaimana caranya, aku tidak tau"heran sekaligus malu akan dirinya saat itu harus terlibat dengan situasi yang memalukan.
jungwoo yang tak menjawab menarik tangan hyuji dan melekatkan pada punyanya yang sudah menegang
tangan hyuji gemetar dan terkulai lemas tapi tidak melepaskan dari woo kecil
"puaskan dia"bisik jungwoo ditelinga hyuji.
hyuji hanya terdiam dan tidak berkedip melihat punya jungwoo yang sudah sangat panjang didepannya.karena merasa tidak terjadi apapun di bawah sana jungwoo berteriak"CEPATTT"dan hyuji kaget yang langsung meremas punya jungwoo**...