
**jungwoo serasa tak ingin melihat hyuji...
dia memilih untuk tidur di kamar tamu dia seperti menjaga jarak dengan hyuji
hyuji terus berpikir positif Mungkin saja jungwoo ada masalah dan tak ingin melampiaskan emosinya pada hyuji jadi dia Pindah ke kamar tamu
****
PAGINYA
hyuji hendak membangunkan jungwoo untuk sarapan tapi betapa terkejutnya dia saat masuk melihat tubuh jungwoo ada bekas bekas ciuman karena waktu itu jungwoo tidur membuka bajunya
"dia habis ngapain? siapa yang melakukan ini? "gumam hyuji dan berusaha untuk tetap berpikir positif
dia mengurungkan niatnya agar tidak membangunkan jungwoo tapi saat hendak keluar hyuji mendengar jungwoo mengigau memanggil"sayang"yang dipikirnya jungwoo memanggilnya jadi dia mendekati jungwoo memegang tangan jungwoo dan mengusap kepala jungwoo agar dia belum bangun dan tetap istirahat
"iyah aku disini"senyum hyuji
"sayang aku merindukanmu"masih mengigau
"rindu? "heran hyuji rindu pada siapa?
"sayang"panggil jungwoo lagi
"iyah"hyuji menjawab yang dia pikir adalah dia
"aku sangat merindukan mu sihwa"hyuji kaget siapa sihwa? apa hubungannya dengan jungwoo?apa sihwa yang melakukan ini?
hyuji perlahan melepaskan tanganya dan terdiam ditempat.
tak sadar jungwoo sudah bangun dan kaget melihat hyuji disampingnya
"ngapain kamu disini?"hyuji masih melamun
"hyuji"panggil jungwoo lagi
"ha? iyah? e.. eh aku hanya ingin memanggilmu sarapan!! keluarlah semua sudah siap"hyuji langsung bergegas pergi
jungwoo tak peduli tapi dia tiba tiba melihat dirinya sudah tak pakai baju dan melihat banyak bekas ciuman dia kaget "apa hyuji curiga"guman jungwoo
tak lama dia keluar tapi belum sampai di meja makan ponselnya sudah berdering
"sayang aku mau sarapan temani aku yah, aku tunggu diapartemen"ternyata itu sihwa
"iyah"singkat jungwoo dan menutup telpon dia melihat hyuji hanya menatapnya
"pergi saja"senyum paksa hyuji seakan bisa membaca pikiran jungwoo
jungwoo tidak menjawab dia diam sejenak tapi bukannya bertahan dan sarapan dengan istrinya dia lebih memilih untuk menemani sihwa sarapan dan meninggalkan istrinya sendiri
hyuji menundukan kepalanya setelah jungwoo pergi dia menahan tangis tapi tangisannya segera pecah saat mengingat jungwoo memanggil nama sihwa
siapa sihwa itu yang sedang dia pikirkan
sementara jungwoo dan sihwa sarapan dengan bahagia tanpa tau bahwa dibalik kebahagiaan mereka ada seseorang yang terluka....
karena rasa penasaran hyuji mencari binsen yang kebetulan ada di luar
"pak binsen"panggil ramah hyuji
binsen langsung berbalik
"pak binsen kan sudah lama bekerja dengan jungwoo,apa aku boleh bertanya?"
"silahkan nona"jawab binsen
"apa bapak kenal dengan orang yang bernama sihwa?"
binsen berpikir sejenak untuk mengingat
"iyah pak"siapa dia? dan apa hubungannya dengan tuan jungwoo
binsen tidak enak mengatakannya tapi kalau dia mengatakan hyuji pasti terluka
"itu nona nyoya sihwa adalah pacar tuan jungwoo"
"apah?"bisa kamu cerita sedikit"kaget hyuji dan menceritahu lebih dalam
"begini nona nyonya sihwa dan tuan muda hampir menikah waktu lulus SMA tapi karena nyonya sihwa mau pindah jadi mereka membatalkan pernikahannya"jelas binsen
dan tanpa membalas binsen hyuji pergi kembali masuk dengan mata yang akan menangis
wajar saja hyuji sudah mulai mencintai jungwoo tapi sepertinya dia hanya Pelampiasan saat sihwa tidak ada hati hyuji bagai disambar petir tatapannya kosong dan mengurung diri di kanar belakang yang jarang orang gunakan apalagi jungwoo
jungwoo pulang sore hari mukanya kelihatan ceria setelah menghabiskan waktu bersama sihwa entah apa yang telah mereka lakukan saat masuk jungwoo melihat makanan dimeja yang masih belum tersentuh dia juga agak sedikit mencari hyuji
dia kekamar harap harap hyuji dikamar tapi nihil dia mencari dalam rumah tapi tidak ada
bukannya mencari sampai dapat jungwoo malah bodo amat dan pergi untuk istirahat
jam 9 jungwoo terbangun lapar jadi dia kedapur tapi yang dia dapati makanan tadi pagi yang tidak dibereskan
"kemana hyuji?"bertanya dalam hati
jungwoo kembali mencari hyuji tapi tidak ada dikamarnya
"kemana perginya gadis itu?"
jungwoo menelpon binsen
"apa kamu melihat nona? tanya jungwoo
"tadi pagi nona masuk kerumah tuan setelah menanyakan tentang nyoya sihwa"
jungwoo kaget mendengarnya
"apa kamu memberitahunya"
"iyah tuan saya bilang bahwa tuan dan nyonya hampir menikah tapi gagal karena nyonya pindah"sanggah binsen lagi
jungwoo langsung mematikan hpnya
semalaman jungwoo memikirkan apa yang akan terjadi apa hyuji akan marah?
aku harus bagaimana apa yang akan kulakukan
apa aku harus mempertahankan hyuji tapi bagaimana dengan sihwa
kalau aku memilih sihwa hyuji akan aku apakan? pertanyaan menghantui pikiran jungwoo siapa yang akan dia pilih sihwa atau hyuji?
dia tidak bisa tidur sampai dini hari.....
*****
PAGINYA
jungwoo bangun jam 10 melihat ponselnya 13 panggilan tak terjawab dari sihwa
karena masih setengah sadar jungwoo memilih untuk keluar sarapan menemui hyuji tapi apa yang dilihatnya makanan kemarin pagi belum dibereskan dan tidak ada tanda tanda hyuji
jungwoo berlari kekamarnya tapi tidak menemukan hyuji
diwaktu yang bersamaan suara orang mengetuk pintu jungwoo membukanya yang ternyata itu sihwa
"aku menelponmu tadi tapi tidak dijawab jadi aku kemari saja"kata sihwa langsung masuk kerumah
"oh iyah aku masih tidur"alasan jungwoo**