
karena banyak orang yang memperhatikan hyuji yang dapat menahan malu.dia merasa memang tidak pantas berada di pesta itu.
jungwoo menggendong hyuji sambil menahan amarahnya karena memang dia tidak suka hyuji di pegang orang lain apalagi sampai mengkasarinya.karena hanya dia yang bisa menyentuh apalagi mengkasari hyuji.
"dengar semuanya,mulai hari ini gadis ini adalah calon istriku dan siapa saja yang berani menyakitinya apalagi merendahkannya aku tidak akan tinggal diam"geram jungwoo sambil menggendong hyuji pergi
mata hyuji yang sudah sembab karena tak henti menangis,hanya bisa mendekapkan kepalanya di dada jungwoo
"berhentilah menangis"tatap tulus jungwoo
"kenapa nasibku begini,bertemu denganmu dan disakitimu apakah tidak cukup? dan sekarang aku harus berkaitan dengan tunanganmu hiks hiks hiks"hyuji tak henti hentinya menangis.
karena melihat hyuji yang sangat sedih jungwoo menatapnya dan mencium bibir hyuji sehingga hyuji kaget dan berhenti menangis karena merasa hyuji sudah agak sedikit diam jungwoo menghentikan ciumannya
"dia bukan tunanganku,jadi berhenti merasa bersalah dan tenanglah."bisik pelan jungwoo ditelinga hyuji
karena nendengar itu hyuji agak sedikit diam dan termenung kenapa jungwoo jadi sedikit berbeda dari sebelumnya.
setelah agak sedikit lama jungwoo dan hyuji tiba dirumah tapi hyuji sudah terlelap tidur.jungwoo membopong hyuji masuk kamar dan mengganti baju hyuji lalu tidur disebelah hyuji dengan memeluknya dari samping.
*****
PAGINYA
hyuji bangun dengan mata bengkak habis menangis semalam dia melihat jungwoo berada disampingnya
"kamu tampan jika seperti ini,tapi kenapa kamu kasar padaku,sikapmu membuatku bingung."gerutu hyuji dalam hati.
sebenarnya jungwoo sudah bangun tapi dia masih menutup matanya
"apa kamu akan terus menatapku seperti itu"?kata jungwoo yang masih menutup matanya
hyuji kaget"aa aku tidak menatapmu" dan memalingkan badannya hendak bangun tapi jungwoo menariknya dan hyuji kembali dipelukan jungwoo
"jangan kemana mana dulu"
"aku mau bangun"sentak tangan hyuji pada dada jungwoo.
tapi jungwoo malah mempererat pelukannya
karena merasa hyuji sudah tidak melawan jungwoo mendekat di leher hyuji dan menarim napas dalam dalam
"berhenti,aku mau pulang kampung sekarang,aku rindu pada ibuku tak peduli kamu mengzinkan atau tidak aku tetap akan pulang"kemudia mendorong jungwoo kuat kuat setelah terlepas hyuji ke kamar mandi dan berdiam diri disana
"apa dia akan meninggalkanku setelah kejadian semalam,?dia tampak sangat marah!gumam jungwoo pada dirinya
kemudian mengambil ponsel
"binsen siapkan perlengkapan aku akan pergi kesuatu pulau dan cari tau semua tentang pulau tempat tinggal hyuji"tutup jungwoo
setelah lama hyuji tidak keluar jungwoo menghampirinya dan mengetuk pintu
"keluar, apa kau tidak ingin berangkat sekarang?"
"kemana?"tanya hyuji ketus
mertua? berarti rumah calon istrinya tapi siapa? bukankah dia bilang aku calon istrinya? "gumam hyuji dalam hati
"siapa?"menengokkan kepalanya dipintu bertanya pada jungwoo
"mungkin karena sudah cinta padaku dan kau lupa orang tuamu sendiri ha?"membungkuk mendekatkan dirinya pada hyuji
"kamu ingin ke rumahku?"ngapain?"tanya hyuji kaget karena ini sangat mendadak dia tadi hanya asal ngomong kalau ingin pulang
"cepat siap siap binsen sudah menunggu"pergi jungwoo
karena terlalu kaget atau heran hyuji tidak tau apa yang akan dia lakukan jadi tanpa menjawab perintah jungwoo tadi dia langsung siap siap dan menemui jungwoo dibawah.
"ayo pergi"tutur jungwoo saat melihat hyuji sepertinya sudah siap.
"kamu tau tempatnya?"heran hyuji karena dengan PD nya jungwoo tanpa bertanya main langsung pergi pergi saja
"jangan meremehkan kepintaranku,ayo cepat berangkat"tarik jungwoo karena hyuji tak henti hentinya bertanya.
dalam perjalanan hyuji dan jungwoo hanya sibuk sendiri sampai sampai hyuji tanpa sadar sudah tertidur di pelukan jungwoo
*****
setelah perjalanan 4 jam dengan mobil mereka berdua melanjutkan dengan menggunakan kapal pribadi jungwoo
siang menjelang sore hyuji sudah tiba dikampung halamannya betapa rindunya dia dengan desa kelahirannya itu
jungwoo senang melihat hyuji sudah kembali ceria setelah kejadian dari pesta itu
"aaayyyaahhhh"teriak hyuji memanggil ayahnya
ayah ibu dan hyuji saling berpelukan tanpa menghiraukan jungwoo dibelakang
"nakk kamu sehat?"bagaiman dikota apakah baik?"suara haru ibu hyuji melihat anaknya yang sudah pulang
"baik bu,aku baik dikota"kata bahagia hyuji
"dan siapa itu hyuji? "tanya ayahnya penasaran melihat sosok pria tampan di belakang hyuji dab beberapa bodyguard yang dibawa jungwoo
"oohh dia kim jungwoo yah,dia yang membantu hyuji dikota"memperkenalkan jungwoo pada orang tuanya
jungwoo kemudian mendekat dan memberi salam memperkenalkan dirinya
"perkenalkan saya jungwoo om calon suami hyuji"senyum jungwoo
hyuji ibu dan ayahnya saling bertatapan karena tidak percaya bukannya membawa uang untuk bayar hutang hyuji malah memberikan mereka menantu
"apa ibu tidak salah dengar"sambil menatap hyuji dan jungwoo saling bergantian
"kamu tidak sedang berisi kan nak"tanya ibu hyuji karena merasa aneh hyuji yang tidak bicara sama sekali
"hehehehe bu yah nanti aku jelasin ayo masuk dulu diluar dingin"cenge ngesan melihat orang tuanya yang bingung dan melotot melihat jungwoo yang sudah dari tadi senyum ceria melihat kelucuan keluarga kecil itu..... ****