
saat sampai di kantor ayah jungwoo
sihwa memberikan anggrek itu pertanda bahwa dia yang memenangkan babak pertama ayah jungwoo menerima dengan senang hati karena yang dia harapkan seperti itu tapi alangkah terkejutnya dia saat hyuji mengeluarkan cap keluarga KIM dan memberikannya pada ayah hyuji
"siapa yang memberikanmu ini?"kaget ayah jungwoo tak percaya karena walaupun sihwa yang mendapatkan anggreknya tapi hyuji yang mendapatkan restu nenek
flashback
saat malam hari sebelum babak pertama
ayah jungwoo menelpon nenek jungwoo
"ibu besok akan datang calonnya jungwoo untuk minta restu aku akan memberikan mereka tantangan tapi itu hanya untuk menutupi agar mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah jebakan siapa yang benar benar tulus mencintai jungwoo yah bu"telpon ayah jungwoo
jadi neneknya setuju tapi pemenangnya akan membawa cap keluarga KIM dan bunga anggreknya tapi keadaan mengatakan sebaliknya sihwa yang memenangkan pertandingan tapi sebenarnya hyuji lah yang memenangkannya karena dia yang mendapatkan cap keluarga KIM
FALSHBACK OFF
"baiklah ayah akan umumkan klu kedua besok kalian pulanglah tapi hyuji kau tetap disini ayah ingin bicara denganmu"
jungwoo jinwa dan sihwa heran tadi nenek yang ingin bicara sekarang ayah jungwoo
"aku akan menunggu diluar pulang denganku"sambil mengecup pipi hyuji yang membuat sihwa sangat geram
"liat saja aku akan membalasmu wanita licik"
geram sihwa
mereka keluar membiarkan hyuji dan ayah jungwoo bicara
keadaan diruangan sangat canggung ayah jungwoo masih tak percaya hyuji yang mendapatkan capnya
"bagaimana kamu mendapatkan ini dari nenek"tanya ayah jungwoo dengan tidak suka
"aku tidak melakukan apa apa aku hanya menjawab semua pertanyaan nenek dengan apa adanya"tunduk hyuji
"lantas mengapa sihwa yang memenangkan anggreknya? "
"sebenarnya aku menjawab pertanyaannya salah tuan karena aku tidak tau membaca tapi nenek memberikanku kesempatan satu kali dia yang membacakannya"
"apakah harus dia yang menjadi menantuku? "sembari memegang pelipis matanya karena tidak sanggup dengan kenyataan.
"baiklah karena nenek sudah menyetujuimu aku akan coba menerima keluarlah dan tunggu klu untuk besok"
"terima kasih tuan"
laku hyuji menghampiri jungwoo yang memang sudah menunggunya dia berlari tersenyum memeluk jungwoo
"hah ada apa mengapa kamu sangat bahagia"membalas pelukan hyuji karena memang dia sangat rindu belyan dari hyuji
"itu rahasia sampai aku benar benar memenangkan semua ini"belum juga melepaskan pelukannya
"haha iyah iyah lepaskan dulu dan lanjutkan dirumah aku ingin menciummu"dan melepaskan pelukan hyuji
"cih aku belum memaafkanmu"dengan muka cemberut memasuki mobil
jungwoo hanya tersenyum dia tau istrinya sudah memaafkannya tapi gengsi untuk mengungkapkan langsung.
sampai dirumah
"binsen pesankan tempat di restaurant****nanti malam jam 8 dan jangan biarkan orang masuk siapa pun itu untuk saat ini"perintah jungwoo karena dia ingin mencurahkan semua kerinduannya sekarang
hyuji yang masih membuka mantelnya dipeluk jungwoo dari belakangan dan memegang bagian bawah baju hyuji siap untuk membukanya
"aku sangat merindukan tempat woo kecil"goda jungwoo ditelinga hyuji yang membuat hyuji sedikit bergairah
"aku akan menghukummu saat ini tidak ada layanan untukmu"ketus hyuji tertawa kecil karena tiba tiba muka jungwoo berubah cemberut
"aaaahhh sayang aku kebelet nih woo kecil sangat kangen padamu"rengek jungwoo
"tidak mau"masuk kamar
"ayolah sayang sebentar saja"rengek jungwoo lagi mencoba membujuk hyuji
"baiklah aku akan mengambilnya sendiri"jungwoo menangkap hyuji membantingnya di kasur
mencium bibir hyuji melumatnya turun ke leher tapi pas akan sampai didada hyuji melepaskan genggaman jungwoo
"jangan dulu aku bisa hamil dluan jika kamu melakukannya sekarang sementara kamu masih terikat dengan sihwa"cemberut hyuji
"baiklah jika kamu belum mau..tapi apa kamu sudah memaafkanku? memelas jungwoo sembari mengeluarkan wajah imutnya
"hahaha nggak"hyuji pergi kekamar mandi untuk membersihkan badannya tapi jungwoo juga langsung masuk mereka berakhir dengan mandi bareng walau hyuji bilang belum memafkan jungwoo
"binsen aku tidak jadi memesannya malam ini aku akan makan makanan istriku"kata jungwoo membatalkan pesanannya
*****
PAGINYA
dringgg ponsel jungwoo berdering membangunkannya tapi hyuji sudah tidak ada
"halo"suara khas bangun tidur
"kamu dimana tantangan kedua sudah mulai hyuji dan jinwa juga sudah ada disini"tanya sihwa karena khawatir jungwoo belum juga datang
"baiklah aku akan kesana"
"dasar kamu licik tidak membangunkan karena ingin menang"gumam jungwoo tapi dia senang bahwa hyuji bersungguh sungguh ingin mendapatkannya
tantangan hari ini dapatkan hati para investor
"kali ini akan ada rapat dengan para investor kalian akan ikut juga dan siapapun yang paling banyak perhatian akan menang"tutur ayah jungwoo
mereka masuk ruangan dengan sudah dipenuhi oleh para orang penting jungwoo dan sihwa duduk disebelah kanan dan hyuji dam jinwa disebelah kiri
"kaka tenang saja aku bisa menajemen perkantoran kok walau aku lulusan kedokteran"
"iyah kamu yang terhebat"senyum hyuji...
mereka terlihat sangat dekat
"cih liat saja hari ini aku akan mengalahkanmu"lirik syirik sihwa
"okeee kita akan mulai rapat"
"saat ini perusahaan terhentak karena harga barang dipasaran tiba tiba menurun krisis keuangan tak bisa dihindari bagaimana tanggapan anda nona hyuji?"
"ha"hyuji tidak mengerti dengan hal itu jadi dia bingung ingin menjawab apa di melirik jungwoo sebentar dan jungwoo memberi semangat lewat batinnya
menarik panjang napas"bagaimana kalau kita gunakan cara sederhana?masyarakat mungkin suka dengan cara PDBB aku menggunakan sistem ini didesa dan respon warga desa sangat bagus karena kita harus melakukan pendekatan terlebih dahulu agar konsumen juga bisa langsung merasakan manfaatnya konsumen yang puas lebih bisa memengaruhi yang lainnya"diakhiri dengan senyum manis hyuji lumayan mendapat perhatian para investor
"nona sihwa?"
"aku akan mencoba untuk kembali meningkatkan kualitas barang dan melimited Edition agar langsung habis dan bisa fokus pada yang lain"
"hanya itu?"
"iyah"
walaupun sihwa anak orang kaya tapi dia selalu dimanja dia tidak pernah mau untuk belajar mengenal sekitar karena menurutnya apapun bisa dibeli dengan uang
"baiklah kami sudah memutuskan kami memilih saran dari nona hyuji karena lebih ramah dan akan membawa aura positif bagi konsumen dan produsen terima kasih rapat hari ini selesai"tutur ayah jungwoo yang otomatis membuat hyuji menang telak
"kaka kita menang"girang jinwa dan memeluk hyuji
jungwoo yang berada disisi lain lari dan mencium kening hyuji tak sangka walaupun hyuji tidak sekolah tapi wawasannya sungguh luas.
"hyuji ayah menerimamu sebagai menantu ayah"senyum ayah jungwoo
"terima kasih tuan"
"kaka dia ayah jungwoo berarti ayah kaka juga"tawa mereka bersama karena sikap polos hyuji......