love village girls

love village girls
melepas rindu



saat ingin meninggalkan kantor hyuji jinwa dan jungwoo dikagetkan dengan sihwa yang membuat onar


"lepaskan aku,aku ingin mati sajaaaaa"berontak sihwa saat beberapa petugas keamanan membawanya pergi karena dari tadi dia terus mengganggu ayah jungwoo sebab dia tidak dengan keputusan bahwa dia harus merelakan jungwoo.


"biarkan saja ayo kita pulang"menggandeng hyuji


"hey apa kaka sudah melupakanku?"cemberut jinwa


jadi jungwoo pergi membujuknya


"kaka ingin buatkan ponakan mengertilah untuk saat ini"bisik jungwoo


"oohh gituh"tanda setuju jinwa mengangkat keningnya


"buat yang kembar"bisik jinwa


"bagaimana caranya"


"tembak didalam kemudian tembak lagi hahahahahahaha"berlalu


"apa yang kalian bicarakan?"tanya hyuji


"katanya kita harus menghabiskan waktu bersama"


"membuat anak yang banyak"bisik jungwoo


mereka tertawa bersama masuk kemobil


dalam perjalanan hyuji dan jungwoo becanda mulu mereka ingin saling mengenal lebih jauh


hyuji dan jungwoo saling melemparkan pertanyaan


"cinta pertama"


"sihwa"


"ishh bukan aku,tau ah"hyuji ngambek karena mendengar kalau dia bukan cinta pertama jungwoo


"sihwa memang cinta pertamaku tapi kamu cinta selamaku"kecup jungwoo dikening hyuji


"uuuhhh aku mencintaimu"


"aku lebih mencintaimu"


"aku yang sangat mencintaimu"balas hyuji tak mau kalah


"aku sangattt banyak menyukaimu"


"aku yang lebih banyak"hyuji tetap tak mau kalah


"baiklah aku akan mengalah jika kamu menciumku"ketus jungwoo


"tidak mau"


"berarti aku yang lebih mencintaimu"


"aku pokoknya aku"marah dan teriak hyuji


"hahahahahaha iyah iyah kamu"menarik hyuji dan menaruhnya dipangkuannya


"kamu lebih mencintaiku"mengecup punggung hyuji lehernya telinga hyuji sambil tangannya mulai aktif di rumah woo kecil


baru saja bergairah


"tuan sudah sampai rumah"ganggu binsen saat melihat tuannya sedang sibuk mental


"mengganggu saja,binsen jangan biarkan orang masuk okee"


"baik tuan"


jungwoo menggendong hyuji masuk lanjut ke kamar sampai dikamar gairahnya sudah naik


tak perlu waktu hyuji sudah telanjang dan menanti tubuh jungwoo memuaskannya


"haaaa aku merindukan bau ini"mencium dada hyuji juga mencium payudaranya dia sangat menikmati bermain di gunung kesayangannya itu


"sayangg ahhhh"hyuji sudah mulai mendesah


"sabar dulu"pinta jungwoo karena woo kecil belum masuk kerumahnya...


"aku akan segera memasukkannya tatap aku"jungwoo ingin melihat reaksi bahagia hyuji


"sayang lihat aku"pinta jungwoo lagi


hyuji melihatnya dengan tatapan penuh gairah


"ahhh aahhh jungwoo"desah hyuji


"iyah sayang"


kali ini hyuji yang mengecup bibir jungwoo dluan dia sepertinya sudah terbiasa dengan permainan jungwoo jadi sudah mengenal bahwa jika dia akan kluar jungwoo mencoba menenangkan dengan mencium bibirnya jadi dia menenangkan dirinya dengan mencium jungwoo


sampai waktu berlalu lama mereka masih melakukan aksinya


terhitung sudah 3 kali jungwoo mencurahkan cairannya dirahim hyuji entah sampai kapan akan berhenti intinya mereka sedang melampiaskan kerinduan masing masing karena sudah lama tak bercinta


"aku nggak kuat lagi"dengan napas yang sudah ngos ngosan mengatakan pada jungwoo


"tapi sayang"jungwoo masih saja ingin lagi lagi dan lagi


karena melihat hyuji yang sudah sangat capek jungwoo menyudahi permainannya.


dia memeluk hyuji sembari meremas payudarnya sampai mereka tertidur.


*****


disisi lain sihwa masih tidak terima dengan keputusan ayah jungwoo


"halo,kamu bisa membantuku? "telpon sihwa pada seseorang


dia ingin balas dendam pada hyuji beraninya dia merebut kebahagiaan sihwa dan jungwoo


kini cinta yang ada hati sihwa berubah dengan amarah yang dia pikirkan bagaimana untuk menyingkirkan hyuji dari jungwoo..


"aku kesepian,kaka dan kaka ipar sedang bersama aku dengan siapa? " terdengar jinwa menggerutu karena tidak ada hyuji.


semenjak hyuji dan jungwoo bertengkar dia selalu bermain bersama hyuji becanda bersama dia serasa mempunyai kaka perempuan.


jinwa gadis yang pintar cantik pula tapi dia jarang didekati laki laki karena memang dia belum mau untuk mengenal cinta


prinsip jinwa adalah"nikmati masa muda karena hidup tak akan datang dua kali"


jadi dia enggan untuk mengenal cinta dan tersakiti untuk kedua kalinya saat dia kehilangan ibunya.


kembali ke hyuji


karena dia haus jadi bangun untuk mengambil minum turun kebawah


menggunakan baju mandi perlahan turun karena masih lelah.


saat ingin kembali ke kamar suara pintu mengetuk.tapi dia tidak mau membukanya karena jungwoo tadi bilang pada binsen untuk tidak membolehkan siapapun masuk saat ini.


lama orang itu mengetuk karena tidak ada jawaban orang itu memukul keras pintu rumah sampai hyuji ketakutan dan berlari kembali ke kamar.disaat yang bertepatan jungwoo juga ingin turun


"ada apa? "panik jungwoo saat melihat rawut muka hyuji takut


"ada orang yang mengetok pintu"takut hyuji


"tenanglah dan tunggu dikamar kunci pintunya sembunyi dilemari ok"sepertinya jungwoo sudah memprediksi ini akan terjadi tapi tidak mengatakan pada hyuji.


"kamu mau kemana ayo ikut aku saja"takut hyuji akan keadaan jungwoo.


jungwoo mencoba menyakinkan hyuji bahwa dia tidak akan kenapa kenapa dan menyuruh hyuji bersembunyi.saat hyuji sudah masuk kamar dia keluar dan melihat bahwa binsen dan bodyguardnya sudah terkapar kesakitan habis dipukuli tapi siapa?


"apa yang terjadi"tanya jungwoo pada binsen yang setengah sadar.


"tuan mereka datang tuan"kemudian pingsan jungwoo menelpon jinwa agar membawa sebagian bodyguard dirumahnya dan mengobati bodyguardnya.


"ini tidak bisa dibiarkan kalau sampai dia tau tentang hyuji.hyuji pasti dalam bahaya"gumam jungwoo


tapi yang dimaksud "dia" itu siapa?


jungwoo kembali kekamar untuk mengecek hyuji saat jinwa sudah datang dengan bantuan.


"aku akan melihat hyuji sebentar mohon bantuannya"


"baik kaka"jinwa yang sedang sibuk memerban binsen yang terluka.


"sayang apa kamu didalam?buka pintunya"ketuk jungwoo karena hyuji memang sudah mengunci pintu takut


"sayang ini aku"tapi karena tidak mendapat jawaban jungwoo panik


"hyuji apa kamu didalam"


"hyuji buka pintunya"


jungwoo tetap tidak mendapat jawaban jadi dia memutuskan untuk mendobrak pintu


tapi hyuji tiba tiba membuka pintunya dan jungwoo yang terkapar dilantai karena jatuh saat ingin mendobrak pintu.