
**saat jungwoo dan hyuji main masak masakan didapur ada suara ketukan pintu
jungwoo terpaksa membukanya karena memang binsen sedang sakit jadi tidak pelayan Dirumahnya
dengan tepung dan kenopi didadanya jungwok membuka pintu tapi masih menampakan senyum hangatnya
tapi tiba tiba semua berubah datar saat dia tau siapa dibalik pintu itu
"aku akan keluar sebentar"pamit jungwoo pada hyuji dan langsung menarik orang itu
"apa yang kamu lakukan disini"tanya dingin jungwoo saat sudah membawa orang itu ketempat sepi
"aku ingin menemuimu,apa merindukanmu"lalu dipeluknya jungwoo tapi tak dibalas jungwoo tidak ditolak juga
orang itu adalah choi sihwa cinta pertama jungwoo dia meninggalkan jungwoo karena harus tinggal di amerika mengikuti orang taunya
sampai saat ini jungwoo belum melupakannya mungkin masih mencintainya(trus gimana hyuji)
flashback****
saat ibu jungwoo meninggal dia kehilangan semangat hidup tak mau kesekolah,jarang makan dan selalu mengurung diri dikamar
teman sekolahnya sihwa,aery,jungsok,dan kungso menemaninya tapi tak pernah bisa menghibur jungwoo
3 temannya menyerah tapi sihwa selalu setia kerumah jungwoo mengecek kesehatannya memberi makan dan menemani jungwoo setiap saat.
itu yang membuat jungwoo nyaman pada sihwa sampai mereka SMA jungwoo dan sihwa pacaran,mereka menghabiskan waktu bersama dan sudah berencana menikah kemudian hari
ayah jungwoo juga akrab dengan sihwa
kebahagian yang dulu surut telah bersemi kembali di wajah jungwoo karena sihwa
sampai akhirnya sihwa harus pindah karena alasan ikut orang tua yang membuat jungwoo kembali seperti semula tak punya harapan hidup tapi kali ini lebih parah
jungwoo mabuk mabukkan,beberapa kali keluar masuk kantor polisi,dan bermain wanita sampai dia bertemu hyuji
FLASHBACK OFF
"apa kamu melupakanku? "sedih sihwa
"tidak"seru jungwoo yang tak henti menahan rindu
"aku ingin mengulang kembali denganmu sayang,aku sudah disini aku akan tetap disisi mu..."peluk sihwa yang meluluhkan hati jungwoo
memang jungwoo akui dia tidak bisa melupakan sihwa cinta pertamanya walaupun dia mulai menyerahkan semua pada hyuji
karena merasa suami sudah lama dan makanan sudah mulai dingin hyuji menyusul mencari jungwoo diluar tapi keduluan jungwoo sudah masuk kembali kerumah
"kamu dari mana saja? makanan sudah siap? siapa yang kamu temui?"tanya hyuji tanpa tau siapa yang ditemui jungwoo.
jungwoo tidak menjawab langsung berlalu meninggalkan hyuji
"kamu kenapa? ayo makan dulu"
"aku tidak lapar" ketus jungwoo
"tapi kamu belum makan"tahan hyuji
"AKU SUDAH BILANG TIDAK LAPAR"teriak jungwoo pada hyuji yang membuat hyuji seakan tak percaya mendengar suaminya membentaknya
"apa dia ada masalah? " gumam hyuji berusaha agar berpikir positif
"aku akan selalu disisimu sekarang"kata kata sihwa terus menerus mengganggu pikirannya apa yang harus dia lakukan dia sudah punya hyuji tapi dia tidak bisa menolak sihwa.....
tak lama ponsel jungwoo berdering
"temani aku makan"jungwoo kenal sekali suara itu yah itu suara sihwa
batin jungwoo ingin menolaknya tapi dia tidak bisa membohongi hatinya
"iyah aku akan kesana"balas jungwoo
dia kemudian berganti siap siap menemani sihwa makan....
jungwoo turun tanpa menghiraukan kehadiran hyuji yang dari tadi bertanya tanya kenapa suaminya bisa berubah secepat itu....
"kamu akan kemana?"tanya hyuji melihat jungwoo akan pergi dan berdiri menghampiri jungwoo
"apa ada masalah? "tanya hyuji lagi yang tidak dijawab jungwoo
"hey"hyuji kesal dan menahan lengan jungwoo
"Kenapa?"tanya hyuji lagi
tapi jungwoo tetap tidak menjawab malah mendorong hyuji dan tersungkur dengan keras di lantai
jungwoo pergi mengabaikan hyuji seakan akan hyuji tidak ada
"ada apa dengannya? apa aku membuat kesalahan?batin hyuji merontak rontak serasa dadanya sesak karena perlakuan jungwoo tadi yang sangat tak menghiraukan dirinya
sementara dibalik itu
jungwoo terlihat bahagia berbincang dengan sihwa dia sangat ceria mereka membicarakan banyak hal sampai lupa waktu
jungwoo menghabiskan waktu dengan sihwa mereka menonton dengan posisi sihwa berada dalam dekapan jungwoo
"aku sangat merindukanmu"kata sihwa sembari masih menonton TV dan tanganya sudah mengelus elus dada jungwoo
"aku juga sayang, aku sangat merindukanmu"kecup jungwoo dikening sihwa tanpa peduli bahwa dirumah ada istri yang menunggunya
hyuji yang menunggu jungwoo pulang bolak balik karena jungwoo tak kunjung pulang dia tidak tahu bahwa suami yang sedang ditunggu menghabiskan waktu bersama wanita lain.
hyuji sangat khawatir waktu sudah menunjukkan waktu 23:46 tapi jungwoo belum juga pulang
jadi dia turun kebawah lagi untuk mengecek apa jungwoo ada dibawah pas sampai di meja tamu hyuji bolak balik lagi karena tidak mendapati jungwoo dia gelisah karena jungwoo
baru ingin melangkah kembali ke kamar suara pintu dibuka dia langsung berlari berharap itu jungwoo
"kamu dari mana saja? aku khawatir padamu"resah hyuji membantu membukakan jeket jungwoo
"lepaskan"menampik tangan hyuji keras keras
baru hyuji ingin bertanya dia terhenti karena bau suaminya seperti asing dihidungnya
"kenapa bau jeketnya seperti lavender? ini kan bau perempuan"gumam hyuji
"kamu dari mana?"tanya hyuji lagi
"bisakah kamu diam? aku capek"bentak jungwoo dan berlalu ke kamarnya**.....