love village girls

love village girls
pengakuan



***


**setelah mendapatkan maunya hyuji dan jungwoo ingin lekas pulang tapi karena kenak kanakan hyuji dia ingin keliling mall dulu


"aku ingin itu"memelas hyuji pada jungwoo


mereka berdua seperti pasangan yang sedang kasmaran jungwoo yang mau mau saja membuat suasana begitu indah


hyuji mau ini dan itu tanpa henti ia mencicipi apa saja yang dia lewati jungwoo melihatnya seperti tak ingin memalingkan tatapannya dari wajah manis hyuji.


hingga tiba saatnya untuk pulang karena memang jungwoo ada janji.


sampai dirumah saat jungwoo ingin ke kamar


"ee hey terima kasih untuk hari ini,aku mungkin tidak akan bisa untuk membalas kebaikanmu"ungkap tulus hyuji pada jungwoo


"ikut denganku malam ini dan kamu tidak perlu membalasnya"


hyuji mengangguk tersenyum karena jungwoo begitu baik padanya hari ini


sambil naik menuju kamarnya jungwoo menelpon seseorang


"apa semua sudah siap? "tak lama setelah ada balasan dari balik telpon jungwoo segera menutup dan masuk ke kamarnya


waktu yang ditunggu tiba


hyuji sudah dalam persiapan menggunakan gaun putih yang sudah disiapkan dia juga sudah berdandan karena tadi jungwoo bilang harus tampil cantik dan anggun tapi karena memang hyuji sudah cantik dari lahir dia tidak perlu makeup terlalu menor.hyuji turun dari tangga yang membuat jungwoo terpana karena baru ini dia melihat hyuji tampil cantik di depannya


"waahh coba kalau setiap hari seperti ini mungkin aku tidak akan keluar rumah lagi"menggoda hyuji yang tampak malu malu


"tapi mana heels mu?"menatap kaki hyuji yang belum menggunakan alas kaki.


"aku tidak tau menggunakannya jadi aku tidak memakainya"celoteh hyuji pada jungwoo


"ooh ayolah sayang hanya pakai terus jalan apa susahnya"pasrah jungwoo pada hyuji


karena melihat hyuji memang tidak mau menggunakannya jungwoo mencoba membujuknya dengan merayunya


"lihat aku,hari ini kamu sangat cantik gaun ini sangat cocok ditubuhmu tapi kalau kamu tidak memakai heels semua ini akan kelihatan tidak sempurna.aku akan mengajari mu ambil heelsnya kemari."


hyuji berkali kali jatuh memakai sepatu tinggi itu hingga beberapa lama hyuji mulai menyeimbangkan badannya mereka berdua akhirnya siap untuk pergi


mobil berhenti pelan dan sudah banyak orang disana ternyata itu sebuah pesta.jungwoo keluar terlebih dulu untuk membukakan pintu buat hyuji.


kemudian menyodorkan tangannya untuk digandeng hyuji dengan malu malu hyuji menggandengnya dan masuk ke tempat dilaksanakannya pesta.


begitu dipintu masuk banyak orang memperhatikan hyuji dan jungwoo yang baru datang


"bukankah itu kim jungwoo? dia membawa seorang gadis"bisik seseorang


"waahh cantiknya"terkagum


"siapa itu?"seru salah satu tamu saat melihat jungwoo dan hyuji


hyuji sangat gugup karena dia belum pernah pergi ke acara yang sangat sakral itu Terlebih banyak orang orang penting disitu.


"aku sangat gugup"tatap hyuji pada jungwoo dengan sedikit berbisik


"ini tidak akan lama, bersabarlah"berusaha menenangkan hyuji.


"kakak"panggil seorang yang tak lain adalah jinwa


"wah kaka ipar sangat cantik,ternyata ini sebabnya kaka buru buru nikah?"goda jinwa pada jungwoo


"pergilah dengan jinwa dulu aku ingin melakukan sesuatu"pamit jungwoo


"tapi aku___"belum selesai hyuji berbicara jinwa sudah menarik tangannya


"ayo kaka ipar"jinwa ingin memperkenalkan hyuji pada teman temannya karena bahagia kakanya akan menikah


"guys lihatlah siapa ini"


para gadis melihat pada hyuji dan jinwa mereka dengan sombong menatap hyuji


"siapa dia"


"calon istri kakaku,hyuji"jinwa dengan semangat mengenalkan calon kaka iparnya itu


"dia beda jauh sekali denganku,hey gadis tengil apa kau berasal dari desa?sahut wanita itu


"iyah"senyum hyuji yang polosnya


"hahahahaha kau tidak cocok berada disini,dan apa yang kau pakai ini? sungguh tidak cocok berada ditubuhmu yang tengil itu"wanita itu langsung menarik lengan baju hyuji hingga lengan bajunya sedikit terturun ke bawah.


"tenanglah shinyu"terdengar suara dari belakang gadis itu


"apa kau yang di bawa jungwoo kasini"tanya sinis wanita itu


karena merasa buruk jinwa ingin membawa pergi hyuji dari gadis itu


"wuuuu jangan dulu pergi"menginjak bawah gaun hyuji hingga terdengar suara robekan.


"hey,perkenalkan aku choi jihyo tunangan jungwoo"mengulurkan tanganya


"aku hyuji"yang menerima tangan itu dengan terpaksa


"kamu,coba menggoda tunanganku dengan wajah seperti itu(menapik kasar wajah hyuji)kamu juga berani menggandeng tanganya(memegang gaun hyuji dari belakang)dan kau berani muncul didepan ku seakan akan kau yang lebih menarik?? "jihyo menarik baju hyuji hingga robek ia mendorong hyuji kelantai dan menjambak rambutnya


hyuji tak bisa melawan karena yang dia tau itu tunangan jungwoo dan wajar jika dia marah.hyuji sudah menangis tersedu hingga tepat didepannnya tiba tiba jihyo berhenti karena tarikan dari seseorang dan dia langsung berbalik dan PRAKKK.pipi jihyo serasa panas karena tamparan hebat dari jungwoo


"TIDAK ADA YANG BOLEH MENYENTUH CALON ISTRIKU APALAGI MENGKASARINYAA"teriak jungwoo pada jihyo yang didengar semua orang


jungwoo langsung berlutut menutupi pundak hyuji karena robekan gaunnya


"jangan dengarkan dia,aku hanyak akan jadi milikmu dan aku hanya akan selalu mencintai dirimu saja"seru jungwoo yang refleks mengatakan apapun yang ada dipikirannya tak sadar dengan apa yang hyuji dengar dia hanya bisa menatap jungwoo tak percaya**.....