
**saat berada dikamar hyuji merasa rumah kelihatan sepi jadi dia turun kebawah dia mencari orang rumah tapi tidak ketemu dia berusaha kabur tapi dia tidak menemukan jalan keluar maklumlah rumah itu tempat privasi jungwoo jadi hanya jungwoo dan binsen yang mengetahui seluk beluk rumah itu karena putus asa hyuji memutuskan kembali ke kamar untuk istirahat
*****
disisi lain jungwoo tengah asik party di salah satu diskotik sampai dia hilang akal akhirnya binsen membawanya pulang takut akan terjadi hal seperti kemarin
hyuji yang dirumah merasa lapar karena pas jungwoo menawarinya makan dia tidak sempat makan karena ada jinwa jadi dia turun ke bawah rumah sangat sepi jadi dia melakukan apapun yang dia suka tanpa dia sadari binsen membawa masuk jungwoo yang sudah hilang akal
"astaga apa yang terjadi pak"panik hyuji
"tuan muda mabuk nona saya akan membawanya istirahat"
"binsen, oo binsen kamu pulang lah aku ingin menghabiskan waktu dengan istriku,pergiiiii"usir jungwoo yang sedang mabuk itu
"eehh(menbopong jungwoo) pak pulang saja aku akan mengurusnya"
"baik nona"
perlahan hyuji membawa jungwoo ke kamarnya dan merebahkan jungwoo ditempat tidur kemudian dia turun untuk mengambil air setelah sampai dia membangunkan jungwoo dan membantu jungwoo untuk minum.
"minumlah sedikit"
"kamu sangat cantik istriku, ha ha ha ha kamu cantik, "
"tidur saja tuan anda perlu beristirahat"
"jangan panggil aku tuan"marah jungwoo
"jadi aku harus memanggil apa"
"sayang jungwoo"tertawa mabuk
"baiklah baik sayang jungwoo tidurlah agar besok kamu tidak kecapean"
pas mau berdiri tangan hyuji ditahan jungwoo
"sayang layani aku"sambil setengah tertidur
"aku tidak bisa, lepaskan"hyuji berlari keluar tanpa dia sadari jungwoo yang ingin mengejarnya terjatuh kelantai dan terkena pecahan gelas yang tak sengaja ia senggol tadi,hyuji berbalik setelah dia melihat darah dia kembali menolong jungwoo
"tolong jangan tinggalkan aku"jungwoo menatap mata hyuji begitu dalam seakan jungwoo melihat orang lain
hyuji yang heran kemudian membantu jungwoo ke tempat tidur
"tolong"jungwoo kembali memohon dan itu membuat hyuji luluh dia menemani jungwoo sampai tidur sambil memegang tangan jungwoo karena sedari tadi jungwoo tidak mau melepaskan tangannya.
******
jungwoo terbangun lebih dulu dia melihat hyuji yang tertidur disampingnya sambil menggenggam tangannya dengan lembut
senyum terukir diwajahnya tapi cepat cepat dia buang jauh dan membangunkan hyuji
"hey bangun,apa yang kamu lakukan dikamarku!"tegur jungwoo
hyuji langsung bangun dan mengumpulkan semua energinya setelah bangun tidur
"KELUAR"
sebelum jungwoo tambah marah hyuji buru buru keluar
jungwoo berpikir apa yang terjadi semalam setelah itu dia mandi untuk menyegarkan pikirannya dan langsung turun
dilantai bawah dia tidak mendapati hyuji jadi dia memanggil binsen, tapi binsen tidak menjawab jadi dia berteriak memanggil hyuji
setelah hyuji keluar dia bertanya mana binsen hyuji mengatakan bahwa binsen pulang semalam dan belum kembali.
hyuji yang melihat jungwoo memegang kepalanya karena masih pusing menarik jungwoo untuk duduk dan segera mempersiapkan bubur untuknya
"aku tidak suka bubur"hindar jungwoo
"makanlah sedikit tuan enak kok"
"aku bilang tidak yah tidak"menghempas tangan hyuji yang membuat jatuhnya bubur di paha hyuji dan itu mengakibatkan luka bakar..
"aaahhh panas,kalau tidak suka yah tidak apa apa jangan gituh kamu pikir memanen padi nggak susah apa,kalian orang kayak hanya tau beli mengeluarkan uang,para petani sawah dengan susah payah menanamnya dan kau brengsek beraninya mebuang beras seperti ini"ketus hyuji yang tak sanggup menahan amarahnya
jungwoo yang dari tadi melihat hyuji ngomel merasa lucu dan berdiri mendekati hyuji
"karena hari ini kamu lucu aku tidak akan menyakitimu"lalu dia langsung mencumbu bibir hyuji,hyuji langsung menapik
"kamu bilang tidak akan menyakitiku tapi merusakkuu kan"hyuji mulai lari
jungwoo mengejarnya dan mereka berakhir berlari lari di dalam rumah besar itu tak terasa senyum lebar dan hangat terpancar diwajah jungwoo yang selama ini kelihatan jahat,cuek,dan kasar itu.
"larinya jika sampai aku mendapatkanmu jangan salahkan aku jika kau segera hamil"
jungwoo yang sementara mengejar hyuji
dan akhirnya hyuji terhempas di sofa ruang tamu karena kesandung tangga jungwoo langsung menindihnya hyuji tidak berhenti tertawa begitupun jungwoo
sampai akhirnya mereka saling tatap tatapan
jungwoo kemudian membelai rambut berantakan hyuji,hyuji tidak melawab sepertinya dia mulai terbiasa dengan jungwoo
akhirnya bibir mereka berdua bertemu tapi kali ini tidak ada paksaan karena hyuji tampak sudah menikmatinya
mereka bersilat lidah ditempat terbuka itu cukup lama.
"aku akan mengunci pintu dulu"kecup jungwoo dipipi hyuji.
setelah ia mengunci pintu dia menelfon binsen
"halo binsen,berjagalah dipintu gerbang dan jangan biarkan siapapun masuk,dan satu lagi jangan menggangguku"
dia mematikan ponselnya
dan langsung menggendong hyuji ke kamar di membantingkan hyuji ditempat tidur
kemudian mereka**....